PROBOLINGGO-JATIM|SUDUTPANDANG.ID – Koramil 0820-21/Maron bersama puluhan warga melaksanakan kerja bakti membangun jembatan darurat di Desa Satreyan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (23/1/2026). Jembatan tersebut merupakan akses jalan penghubung yang sebelumnya rusak akibat hujan deras disertai banjir.
Anggota Koramil 0820-21/Maron, Sertu Agus, mengatakan, jembatan darurat dibangun untuk memulihkan akses warga setelah jembatan lama putus diterjang banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa hari lalu.
“Jembatan yang ada sebelumnya putus akibat hujan deras disertai banjir yang melanda Desa Satreyan,” kata Agus.
Menurutnya, pembangunan jembatan darurat dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dengan menggunakan bahan dan peralatan seadanya. Meski bersifat sementara, jembatan tersebut dinilai sangat membantu mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Agus menambahkan, pembangunan jembatan darurat tidak hanya bertujuan memperlancar akses transportasi, tetapi juga untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan akibat terputusnya jalur penghubung antarwilayah.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam pembangunan jembatan ini. Alhamdulillah, jembatan sudah dapat dilewati dengan aman tanpa menimbulkan kekhawatiran bagi warga,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Satreyan yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan apresiasi kepada Koramil dan seluruh masyarakat yang terlibat dalam kerja bakti tersebut. Menurut dia, jembatan tersebut merupakan akses vital bagi warga desa.
“Jembatan ini sangat penting bagi kami. Harapannya, ke depan dapat dibangun jembatan permanen oleh pemerintah karena jembatan sementara ini masih terbuat dari bambu,” katanya.
Pembangunan jembatan darurat tersebut diharapkan dapat menjadi solusi sementara hingga adanya perbaikan permanen, sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat di wilayah tersebut.(ACZ/08)









