Daerah  

PWI Jaya Berbagi Santuni Yatim dan Warakawuri

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Kegiatan sosial PWI Jaya Berbagi kembali digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya sebagai wujud kepedulian insan pers terhadap masyarakat.

Dalam acara yang berlangsung pada Jumat (13/3) di Sekretariat PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya, Jakarta Pusat, puluhan anak yatim piatu, kaum dhuafa, dan warakawuri menerima santunan serta bingkisan Ramadan dari keluarga besar wartawan.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia didampingi sejumlah pengurus harian PWI Pusat seperti Sekretaris Jenderal Zulmansyah Sekedang, Marah Sakti Siregar, Kadirah, dan Musrifah.

Kehadiran pimpinan organisasi kewartawanan nasional itu menegaskan dukungan terhadap kegiatan sosial yang telah menjadi agenda rutin PWI Jaya setiap bulan Ramadan.

Sejak pagi, ruang utama Sekretariat PWI Jaya di lantai 9 Gedung Prasada Sasana Karya, Jalan Suryopranoto No.8, Jakarta Pusat, dipenuhi para penerima manfaat.

Mereka membaur dengan pengurus PWI Jaya, undangan, serta perwakilan berbagai mitra kerja organisasi tersebut. Suasana hangat dan kekeluargaan terasa sejak awal acara.

Dalam sambutannya, Akhmad Munir memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan PWI Jaya Berbagi.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian wartawan terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.

Menurutnya, profesi jurnalis tidak hanya berkaitan dengan peliputan peristiwa dan penyampaian informasi kepada publik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat.

BACA JUGA  Panpel Buka Pendaftaran "Fun Walk" HUT ke-62 IKWI Hingga 7 Juli 2023

“Ini membuktikan kepekaan sekaligus soliditas pengurus PWI Jaya. Wartawan memang harus selalu dekat dengan lingkungannya, peka dan sensitif terhadap kebutuhan masyarakat di sekitarnya,” kata Akhmad Munir di hadapan para peserta acara.

Ia juga berharap kegiatan serupa terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan skalanya pada tahun-tahun mendatang agar manfaatnya semakin luas.

Sementara itu, Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo menjelaskan bahwa PWI Jaya Berbagi merupakan wujud kepedulian insan pers terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.

Menurut Kesit, melalui kegiatan tersebut PWI Jaya ingin menunjukkan bahwa wartawan tidak hanya berperan sebagai penyampai berita, tetapi juga bagian dari masyarakat yang memiliki empati dan kepedulian sosial.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa profesi wartawan tidak hanya berkutat pada berita dan peristiwa, tetapi juga memiliki sisi kemanusiaan yang kuat,” ujar Kesit.

Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara para wartawan dengan keluarga rekan seprofesi yang telah meninggal dunia, khususnya para warakawuri.

Sepanjang acara, suasana haru dan kebahagiaan tampak menyelimuti ruangan. Anak-anak yatim piatu terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Mereka sesekali tertawa ketika berinteraksi dengan para wartawan yang hadir.

Di sisi lain, sejumlah warakawuri tidak mampu menyembunyikan rasa haru ketika menerima santunan serta perhatian dari rekan-rekan almarhum suami mereka yang pernah berprofesi sebagai wartawan.

BACA JUGA  Kanwil Kemenkumham Bali Gelar Rakernis Pemasyarakatan Sukseskan Pemilu 2024

Bagi para warakawuri, kegiatan ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga simbol bahwa keluarga besar wartawan tetap mengingat dan menghargai jasa para jurnalis yang telah berpulang.

Salah seorang warakawuri bahkan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh PWI Jaya.

“Kami merasa masih menjadi bagian dari keluarga besar wartawan. Perhatian seperti ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Kesit Budi Handoyo juga menegaskan bahwa kegiatan PWI Jaya Berbagi melibatkan partisipasi wartawan dari lima wilayah di DKI Jakarta.

Kehadiran mereka, menurutnya, mencerminkan semangat solidaritas yang kuat di kalangan insan pers.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga momentum memperkuat rasa kebersamaan antarwartawan sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah profesi yang dikenal penuh dinamika.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Akmal Marhali. Dalam doa tersebut, para peserta memohonkan ampunan dan tempat terbaik bagi para wartawan yang telah berpulang, sekaligus mendoakan agar anak-anak yatim dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta masa depan yang lebih baik.

Di tengah kesibukan dunia jurnalistik yang sering kali penuh tekanan, kegiatan seperti PWI Jaya Berbagi menjadi pengingat bahwa profesi wartawan tidak hanya identik dengan berita dan peristiwa, tetapi juga dengan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama.

BACA JUGA  PWI dan IKWI Pusat Berbagi Jelang Bulan Suci

Kegiatan sosial ini dapat terselenggara dengan penuh kehangatan berkat dukungan berbagai pihak.

Sejumlah mitra kerja yang turut mendukung antara lain Nendia Primarasa, Djarum Foundation, SUDUTPANDANG.ID, PLN UID Jakarta Raya, Polda Metro Jaya, Bank Jakarta, Tannur Muthmainnah Tour & Travel, Artha Graha Peduli, Bakrie Amanah, PAM Jaya, Pelindo, serta sejumlah pendukung lainnya.

Dukungan dari berbagai pihak tersebut menunjukkan bahwa semangat berbagi di bulan Ramadan tidak hanya datang dari kalangan wartawan, tetapi juga dari berbagai elemen masyarakat yang memiliki kepedulian yang sama terhadap sesama.