“Negeri ini memiliki banyak orang pintar, tetapi terlalu sedikit yang berakal. Profesor, doktor, dan teknokrat…
Kemal H Simanjuntak
Indonesia Menuju Era Lansia: Antara Berkah Umur Panjang dan Beban Baru Negara
“Sebagian besar lansia Indonesia belum terlindungi jaminan pensiun formal. Hanya sekitar 5 persen rumah tangga…
Pertumbuhan Tanpa Empati: Ketika Angka Tak Lagi Bicara Keadilan
“Pertumbuhan memang penting. Tapi empati lebih penting. Karena bangsa tidak akan runtuh karena angka minus,…
Keadilan Fiskal: Fondasi yang Tergerus
“Pentingnya hubungan fiskal yang adil dan proporsional antara pusat dan daerah. Jika prinsip ini diabaikan,…
Kemal H Simanjuntak: Jika Dunia Tak Lagi Percaya Dolar
“Dolar memang sedang diuji. Indeks DXY sempat menyentuh angka yang membuat analis gelisah dan para…
Kemal H Simanjuntak: Danantara dan Panggung Birokratik
“Danantara bisa jadi kendaraan menuju kemandirian ekonomi. Tapi jika disetir dengan ego elite dan minim…
Kemal H Simanjuntak: Belajar Cepat Bukan Sulap, Tapi Strategi
“Hollins tidak menjual mimpi basah para pemburu instan. Dia justru menggugat cara kita memandang belajar,…
Iran dan Indonesia: Embargo Mendidik, Utang Memanjakan
“Dari segi infrastruktur, Iran menunjukkan kemampuan luar biasa dalam membangun sistem MRT modern di Teheran…
Vonis Akal Sehat: Naik Gaji Hakim 280%, untuk Siapa Keadilan Ditegakkan?
“Dalam situasi defisit fiskal yang diperkirakan mencapai Rp586 triliun tahun ini, setiap kebijakan belanja besar…
Hilirisasi dan Empat Hambatan Kedunguan Kita
“Alih-alih membangun kemandirian industri, hilirisasi justru menambah luka ekologis dan memperdalam ketimpangan sosial. Hutan digunduli,…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.


