Tim Teqball Indonesia Matangkan Persiapan Jelang SEA Games 2025

Tim Teqball Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang SEA Games 2025 di Thailand pada Desember mendatang.

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Tim Teqball Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang SEA Games 2025 di Thailand pada Desember mendatang.

Sebanyak delapan atlet, terdiri dari empat atlet putra dan empat atlet putri, kini memasuki fase akhir pemusatan latihan dengan fokus pada peningkatan teknik, adaptasi kondisi, dan penguatan mental bertanding.

Latihan intensif tersebut dilaksanakan di GOR Pasar Minggu, Jakarta Selatan, hingga tanggal 7 Desember 2025, sebagai bagian dari penyesuaian terhadap kondisi cuaca yang diperkirakan mirip dengan tuan rumah pertandingan.

Sebelumnya, dari tanggal 15 Agustus 2025 timnas teqball sudah menjalani pemusatan latihan di GOR ISTC Icuk Sugiarto Training Camp, Sukabumi, yang memiliki suhu lebih sejuk dan kondisi lingkungan lebih tenang.

Pelatnas di Sukabumi dimanfaatkan untuk membangun fondasi fisik dan konsistensi teknik para atlet.

Namun memasuki tahap lanjutan persiapan, pemindahan lokasi ke Jakarta dinilai lebih ideal untuk membiasakan atlet menghadapi cuaca panas dan tingkat kelembapan yang tinggi seperti yang akan mereka temui saat berlaga di Thailand.

Manajer Tim Teqball Indonesia, Umar Aryo Seno Junior, menegaskan bahwa para atlet kini harus fokus pada strategi bermain yang lebih efektif dan efisien.

Ia mengingatkan seluruh pemain untuk menggunakan energi secara cerdas agar dapat tampil optimal sepanjang turnamen.

BACA JUGA  BNI 46 Tutup Laga Pamungkas Dengan Manis

“Kami meminta para atlet benar-benar memahami situasi pertandingan dan bermain dengan kecerdasan taktik. Di SEA Games, bukan hanya teknik yang diuji, tetapi juga kemampuan membaca permainan lawan dan menjaga stamina,” ujarnya.

Menurut Umar, adaptasi cuaca di Jakarta menjadi elemen penting dalam program latihan karena berpengaruh langsung terhadap ketahanan fisik.

Ia menekankan perlunya disiplin dalam menjaga kebugaran, pola makan, hingga kualitas tidur. Seluruh rangkaian latihan saat ini dirancang untuk mematangkan kesiapan atlet menghadapi jadwal pertandingan yang padat.

Sementara itu, pelatih asal Hungaria, Gabriella Kota, yang dipercaya menangani skuad Indonesia, mengungkapkan bahwa strategi permainan masih terus disempurnakan.

Gabriella menyebut proses pemantapan taktik berjalan positif, terutama pada pemahaman pola serangan dan pertahanan cepat yang menjadi karakter permainan teqball modern.

“Kami terus mengoreksi detail demi detail. Perkembangan atlet sangat baik. Mereka menunjukkan kemauan besar untuk belajar dan berkembang. Saya optimistis Indonesia dapat bersaing dan meraih hasil terbaik pada SEA Games 2025,” ujarnya.

Gabriella menilai para atlet menunjukkan progres signifikan dalam hal koordinasi, akurasi sentuhan bola, serta kemampuan mengambil keputusan cepat di lapangan.

Menurutnya, kombinasi antara atlet muda dan atlet berpengalaman menjadi modal kuat bagi Indonesia untuk tampil kompetitif di ajang terbesar Asia Tenggara tersebut.

BACA JUGA  Hamka Hamzah Berharap Menpora Upayakan Liga 2 Kembali Bergulir

Dalam ajang SEA Games 2025, Indonesia menargetkan satu medali emas, khususnya dari nomor tunggal putra yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama.

Target tersebut dianggap realistis berdasarkan evaluasi performa tim selama beberapa tahun terakhir, termasuk hasil positif di sejumlah turnamen internasional.

Selain nomor tunggal putra, Indonesia juga berharap dapat mencetak kejutan pada nomor beregu dan ganda campuran.

Umar menambahkan bahwa dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta pengurus federasi menjadi motivasi besar bagi atlet dan tim pelatih.

Kemenpora disebut terus memberikan dukungan fasilitas latihan, pendampingan sport science, hingga pemenuhan kebutuhan perlengkapan atlet.

“Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan federasi, para atlet semakin bersemangat. Kami ingin membuktikan bahwa teqball Indonesia mampu bersaing di level Asia Tenggara,” katanya.

Suasana latihan di GOR Pasar Minggu terlihat intens namun penuh antusiasme. Para atlet menjalani sesi latihan teknik, kombinasi, simulasi pertandingan, hingga evaluasi individu.

Sesekali tim pelatih memberikan koreksi langsung di tengah sesi latihan untuk memastikan setiap detail strategi dapat dipahami dan diterapkan dengan benar.

Para atlet juga mendapatkan program kebugaran tambahan untuk menjaga kekuatan otot dan kestabilan core sebagai elemen penting dalam permainan teqball.

BACA JUGA  RRQ Kazu Melaju ke Swiss Stage FFWS Global Finals 2025, EVOS Divine Terpuruk

Salah satu atlet putra yang menjadi andalan, meski enggan disebutkan namanya, menyampaikan bahwa tim sangat termotivasi untuk tampil maksimal.

Ia menilai seluruh pemain memiliki tanggung jawab besar untuk membawa pulang prestasi bagi Indonesia.

“Kami bekerja keras setiap hari. Target medali emas menjadi dorongan utama. Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia bisa menjadi kekuatan baru teqball di Asia Tenggara,” katanya.

Menjelang keberangkatan ke Thailand, tim akan menjalani uji coba internal dan laga simulasi untuk mengukur kesiapan akhir.

Evaluasi performa akan dilakukan secara berkala agar seluruh kelemahan bisa dibenahi sebelum menghadapi lawan sebenarnya.

Dengan persiapan yang semakin matang, dukungan penuh dari pemerintah, serta semangat tinggi para atlet, Tim Teqball Indonesia menatap SEA Games 2025 dengan optimisme besar.

Mereka berharap dapat membawa pulang prestasi terbaik dan mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga Asia Tenggara.