KUDUS – JATENG | SUDUTPANDANG.ID – Pelatih Timnas Putri U16 Indonesia, Timo Scheunemann, mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya setelah Garuda Pertiwi meraih kemenangan telak 7-0 atas Arab Saudi pada laga Grup A Srikandi Merdeka Cup 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat.
Kemenangan tersebut menjadi awal positif bagi Timnas Putri U16 Indonesia dalam turnamen yang berlangsung di Kudus. Selain mengamankan tiga poin, hasil tersebut juga memberi kesempatan kepada sejumlah pemain untuk menjalani debut dan merasakan atmosfer pertandingan internasional.
Timo mengapresiasi format turnamen yang memberikan ruang bagi tim untuk melakukan rotasi pemain. Menurutnya, kesempatan tersebut penting untuk memberikan pengalaman kepada para pemain muda yang masuk dalam skuad Garuda Pertiwi.
“Kami bersyukur dengan skor tadi sudah mengamankan kemenangan, apalagi ada peraturan khusus di turnamen ini boleh sampai delapan pemain pengganti,” ujar Timo dalam konferensi pers di Kudus, Jumat.
Menurut Timo, aturan tersebut memberikan keuntungan bagi timnya karena dapat memberikan kesempatan bermain kepada lebih banyak pemain. Ia menyebut sebanyak 13 pemain mendapatkan kesempatan menjalani debut pada pertandingan melawan Arab Saudi.
“Bagus banget, jadi kita bisa memberikan kesempatan debut untuk 13 pemain tadi. Luar biasa,” katanya.
Garuda Pertiwi tampil dominan sejak awal pertandingan. Indonesia berhasil mencetak tujuh gol melalui Keysa Arabela, Nafeeza Ayasha, Jazlyn Kayla yang mencetak dua gol, Shifana Rizka, Fadilla, serta satu gol bunuh diri pemain Arab Saudi, Dima Ahmed Hegazy.
Kemenangan dengan margin tujuh gol tersebut menunjukkan efektivitas permainan Timnas Putri U16 Indonesia. Namun, Timo menilai anak asuhnya masih memiliki sejumlah aspek yang harus diperbaiki, khususnya dalam menjaga konsistensi permainan sejak awal pertandingan.
Ia mengakui kemampuan para pemain sebenarnya masih dapat menunjukkan performa yang lebih baik. Menurut Timo, ketegangan pada babak pertama menjadi salah satu faktor yang membuat permainan Garuda Pertiwi belum sepenuhnya berkembang sesuai kemampuan mereka.
“Kalau dari segi kemampuan mereka, sebenarnya di atas itu (performa babak pertama). Tapi babak kedua sudah mulai keluar. Tentu saja babak pertama apalagi karena tegang ya, masih belum keluar,” jelasnya.
Meski demikian, Timo memberikan apresiasi terhadap kedisiplinan yang ditunjukkan para pemain. Menurutnya, organisasi permainan yang baik menjadi salah satu kunci keberhasilan Indonesia dalam meredam tekanan Arab Saudi.
Garuda Pertiwi mampu menjaga lini pertahanan tetap solid dan tidak memberikan banyak ruang kepada pemain lawan untuk mengembangkan serangan. Disiplin tersebut membuat Arab Saudi kesulitan menciptakan peluang berbahaya di depan gawang Indonesia.
Situasi semakin menguntungkan bagi Garuda Pertiwi setelah Arab Saudi harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-36. Kondisi tersebut membuat Indonesia memiliki ruang lebih besar untuk mengendalikan permainan dan meningkatkan intensitas serangan.
Timo menilai keunggulan jumlah pemain turut memengaruhi jalannya pertandingan. Namun, ia tetap menekankan pentingnya disiplin dan konsentrasi karena kemenangan besar tidak boleh membuat para pemain kehilangan fokus.
Bagi Timo, kemenangan atas Arab Saudi tidak hanya penting dari sisi hasil pertandingan. Ia berharap penampilan Garuda Pertiwi juga memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola putri di Indonesia.
Pelatih asal Jerman tersebut secara khusus mempersembahkan kemenangan itu kepada masyarakat Kudus yang telah memberikan dukungan kepada Timnas Putri U16 Indonesia selama pertandingan.
Menurut Timo, kehadiran masyarakat dan atmosfer pertandingan diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pemain muda Garuda Pertiwi.
“Memang harapan kami tadi menghibur warga Kudus dan selain itu juga, ingin menginspirasi anak-anak kecil cewek di seluruh Indonesia yang menonton—semoga banyak yang menonton—supaya mereka ingin main bola juga,” ujar Timo.
Ia berharap semakin banyak anak perempuan Indonesia yang tertarik menekuni sepak bola. Menurutnya, keberadaan kompetisi dan tim nasional kelompok usia menjadi bagian penting dalam membuka jalan bagi lahirnya generasi baru pesepak bola putri Indonesia.
Kemenangan telak 7-0 atas Arab Saudi menjadi modal berharga bagi Garuda Pertiwi untuk melanjutkan perjuangan di Grup A Srikandi Merdeka Cup 2026. Timo dan tim pelatih kini memiliki pekerjaan untuk menjaga momentum sekaligus meningkatkan kualitas permainan pada laga berikutnya.










