ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID — Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH, MAP, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan melalui penguatan program Asahan Clean Governance.
Komitmen tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Kabupaten Asahan Bulan Juni 2026 yang berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa (23/6/2026).
Rakorpem yang dihadiri jajaran pimpinan perangkat daerah ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus menyelaraskan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik di seluruh wilayah Kabupaten Asahan.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian, seluruh Camat, serta Kepala Puskesmas se-Kabupaten Asahan.
Dalam sambutannya, Rianto menekankan pentingnya koordinasi dan pengawasan yang berkelanjutan guna memastikan setiap program pemerintah berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Menurutnya, seluruh pimpinan OPD, camat, dan kepala puskesmas memiliki tanggung jawab besar dalam membina jajaran masing-masing agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Rakorpem ini menjadi sarana penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan memastikan seluruh program pembangunan daerah berjalan efektif, efisien, serta sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan,” ujar Rianto.
Ia menjelaskan bahwa salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Asahan saat ini adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi melalui program Asahan Clean Governance.
Untuk mendukung tujuan tersebut, Rianto meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan pengawasan internal, memperkuat integritas aparatur sipil negara, serta memastikan seluruh proses administrasi pemerintahan dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku.
Menurutnya, pengawasan yang kuat menjadi kunci dalam menciptakan pemerintahan yang profesional dan dipercaya masyarakat. Oleh karena itu, setiap pimpinan perangkat daerah diminta aktif melakukan pembinaan terhadap bawahannya serta melakukan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan program kerja.
Dalam kesempatan tersebut, Rianto juga mengungkapkan capaian penting yang berhasil diraih Kabupaten Asahan. Saat ini, Kabupaten Asahan masuk dalam tiga besar kandidat percontohan Kabupaten Anti Korupsi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Asahan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus memperkuat budaya integritas dan transparansi dalam setiap aspek penyelenggaraan pemerintahan,” katanya.
Guna mendukung proses penilaian dan persiapan menuju Kabupaten Anti Korupsi, Rianto menginstruksikan Inspektorat Kabupaten Asahan bersama seluruh pemangku kepentingan terkait untuk terus melakukan koordinasi secara intensif. Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh tahapan dan persyaratan yang dibutuhkan dapat dipenuhi secara maksimal.
Selain fokus pada penguatan tata kelola pemerintahan, Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh aspek ekonomi dan birokrasi, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi sosial yang kondusif.
Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah untuk turut mendukung upaya peningkatan Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) yang menjadi salah satu indikator nasional dalam mengukur tingkat kerukunan masyarakat.
“Kerukunan masyarakat harus terus dijaga dan diperkuat. Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis di tengah keberagaman yang ada,” ujarnya.
Setelah penyampaian arahan dari Wakil Bupati, kegiatan Rakorpem dilanjutkan dengan sesi ekspos dan pemaparan materi dari Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Asahan serta Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Asahan.
Dalam pemaparannya, kedua narasumber menyampaikan berbagai informasi strategis terkait program kerja sektoral, kondisi aktual daerah, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Materi yang disampaikan juga menjadi bagian dari upaya sinkronisasi kebijakan antarsektor sehingga pelaksanaan program pemerintah dapat berjalan lebih terarah dan terintegrasi.
Melalui Rakorpem yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap koordinasi lintas perangkat daerah semakin kuat, komunikasi antarpemangku kepentingan semakin efektif, serta berbagai tantangan pembangunan dapat diselesaikan secara bersama-sama.
Kegiatan Rakorpem Bulan Juni 2026 tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Forum ini diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (MA/09)










