Pontianak, SudutPandang.id – Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan, menghadiri video conference (Vidcon) dalam rangka tatap muka dengan pemerintah daerah dan penyelenggara Pilkada Serentak dengan tema “Refleksi & Proyeksi Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020” di Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalbar, Senin (14/12/2020).
Wagub Kalbar Ria Norsan mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan bersama Mendagri, Menko Polhukam, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu ini memberikan refleksi tentang Pilkada 2020 di seluruh Indonesia.
“Jadi hasil dari penjelasannya bahwa Pilkada di tahun 2020 di masa pandemi Covid-19 ini berjalan dengan lancar, bahkan partisipasi pemilih meningkat dari 73 persen menjadi 83 persen untuk Pilgub dan 82 persen untuk Bupati/Walikota. Tidak menurun dengan adanya Covid-19 dan partisipasi pemilih malah meningkat,” kata Ria Norsan.
Dikatakannya, saat pandemi ini pelanggaran tetap ada misalnya berkumpul tidak menggunakan masker dan lain sebagainya. Kemudian untuk Pilkada di Kalbar untuk 7 Kabupaten/Kota ada juga yang melakukan pelanggaran kecil misalnya tidak pakai masker dan melebihi kapasitas orangnya.
“Misalnya disuruh 50 dan lebih dari 50, nah itu pelanggaran,” ujarnya.
Dirinya juga mengatakan, Pilkada yang dilaksanakan di Kalbar sukses berjalan dengan lancar.
“Hanya ada selisih suara yang misalnya tidak terlalu jauh mungkin mereka saling berhak untuk melakukan tuntutan di Mahkamah Konstitusi (MK),” ungkap Ria Norsan.
Disamping itu, Wagub Kalbar juga tidak henti-hentinya mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mentaati Protokol Kesehatan.
“Saya menghimbau kepada masyarakat walaupun situasi kita sekarang ini kelihatan aktivitas sudah mulai lancar, tapi pandemi Covid-19 tetap mengancam kita, dan saya mengajak kepada masyarakat untuk selalu mengikuti protap kesehatan dengan 3M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, supaya kita terhindar dari pada penularan Covid-19,” ingatnya.(L4Y)










