Wamenpora Taufik Harap Emas Tambahan dari Bulu Tangkis

Wamenpora Taufik Hidayat mengapresiasi perjuangan pebulu tangkis Indonesia yang berhasil meloloskan dua wakil ke final Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. (Foto: Kemenpora/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI Taufik Hidayat berharap dua wakil Indonesia yang lolos ke final bulu tangkis Asian Games 2026 Aichi-Nagoya mampu menambah koleksi medali emas bagi kontingen Merah Putih.

Harapan tersebut disampaikan Taufik setelah menyaksikan perjuangan para pebulu tangkis Indonesia pada babak semifinal di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Senin (28/9/2026).

Dua wakil Indonesia berhasil memastikan tiket ke partai puncak, yakni pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Amri/Nita melaju ke final setelah mengalahkan pasangan China, Feng Yan Zhe/Huang Dongping, dalam dua gim langsung dengan skor 21-12 dan 21-14.

Hasil positif juga diraih Leo/Daniel. Pasangan ganda putra Indonesia tersebut menyingkirkan wakil Korea Selatan, Kim Wong Hu/Seo Seung Jae, dengan kemenangan dua gim langsung 21-11 dan 21-14.

Taufik mengaku lega sekaligus bersyukur melihat dua wakil Indonesia mampu mencapai final. Ia berharap keduanya dapat tampil maksimal dan membawa pulang medali emas.

“Ya, lega, bersyukur lah. Besok final ada ganda putra sama ganda campuran kan. Mudah-mudahan bisa dapat emas tambahan besok. Tapi ya, kuncinya kan di anak-anak (atlet) ya,” ujar Taufik.

BACA JUGA  Antusias IKWI DKI Jakarta Ramaikan Powarnas 2022

Menurut Taufik, perjuangan seluruh pebulu tangkis Indonesia di Asian Games 2026 patut diapresiasi.

Ia menilai para atlet telah berusaha maksimal meski tidak semua wakil berhasil melangkah ke final.

Pada semifinal lainnya, tunggal putra Indonesia Alwi Farhan harus mengakui keunggulan pemain Thailand, Kunlavut Vitidsarn. Alwi kalah dalam dua gim dengan skor 13-21 dan 15-21.

Sementara itu, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga gagal melaju ke partai puncak setelah kalah dari ganda putra China, Liang Weikeng/Wang Chang.

Fajar/Fikri sempat merebut gim kedua, tetapi akhirnya menyerah dalam tiga gim dengan skor 17-21, 21-13, dan 9-21.

Kedua wakil Indonesia tersebut tetap membawa pulang medali perunggu dari cabang bulu tangkis.

“Maunya juga tadi kan di Alwi bisa menang, tapi ya bersyukur. Fajar/Fikri juga kalah tadi. Tapi ya udah, mereka sudah maksimal. Kita lupakan yang tadi, kita lihat besok finalnya. Mudah-mudahan mereka bisa berikan yang terbaik,” kata Taufik.

BACA JUGA  Gerhana Bulan Total Indonesia Bisa Diamati 8 November 2022

Taufik juga memberikan perhatian terhadap perkembangan para pemain muda Indonesia yang tampil pada Asian Games 2026.

Menurut dia, pengalaman tampil di ajang multicabang tingkat Asia menjadi bagian penting dari proses peningkatan kualitas atlet.

Salah satu pemain yang mendapat sorotan adalah Alwi Farhan. Asian Games 2026 menjadi pengalaman penting bagi Alwi untuk menghadapi lawan-lawan dengan level permainan yang lebih tinggi.

“Buat Alwi progresnya bagus ya. Ini Asian Games pertama buat Alwi, mudah-mudahan jadi pelajaran. Lebih ke tahu, mungkin Alwi kan juga mulai naik levelnya ke atas, jadi tahu lah lawan siapa-lawan siapa. Untuk pertandingan (event) berikutnya masih banyak juga,” tutur Taufik.

Selain Alwi, Indonesia juga memiliki pemain muda Moh. Zaki Ubaidillah atau Ubed yang menjadi bagian dari kekuatan bulu tangkis Merah Putih.

Kehadiran para pemain muda tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga untuk menghadapi turnamen internasional berikutnya.

Di sisi lain, Taufik mengapresiasi keberhasilan Amri/Nita dan Leo/Daniel menembus final setelah melewati lawan-lawan tangguh.

Menurutnya, kesiapan mental dan performa di lapangan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pertandingan final.

BACA JUGA  Indonesia-KDEI Taipei Tangani Pemulangan 5 ABK Ditahan di Taiwan

Taufik mengingatkan bahwa status peringkat tidak menjadi jaminan ketika pertandingan sudah memasuki babak puncak.

“Sebenarnya kalau udah di level atas itu kan udah sama saja ya. Yang penting dia siap. Udah final udah enggak ada peringkat satu atau dua itu. Harus maksimal lah semuanya,” pungkas Taufik.

Dengan keberhasilan Amri/Nita dan Leo/Daniel mencapai final, Indonesia kini memiliki peluang menambah perolehan medali emas dari cabang bulu tangkis Asian Games 2026.

Dua pasangan tersebut selanjutnya akan menjalani pertandingan final dengan membawa target yang sama, yakni tampil maksimal demi mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (AGF/09).