PASURUAN – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – SMP Negeri 4 Pasuruan menjadi salah satu titik pantau dalam rangkaian visitasi Penilaian Adipura Kota Pasuruan Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengevaluasi kondisi kebersihan, pengelolaan sampah, serta kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Visitasi tersebut menjadi momentum penting bagi SMP Negeri 4 Pasuruan untuk menunjukkan komitmen dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, tertata, dan berkelanjutan. Berbagai upaya pembiasaan peduli lingkungan terus dikembangkan dengan melibatkan seluruh warga sekolah.
Dalam mendukung penilaian tersebut, sekolah berupaya mengoptimalkan pengelolaan kebersihan lingkungan melalui pembiasaan membuang sampah pada tempatnya, pemilahan sampah, perawatan tanaman, kebersihan ruang kelas, serta penataan area sekolah. Partisipasi murid, guru, dan tenaga kependidikan menjadi kunci dalam menjaga konsistensi budaya bersih dan sehat.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan semangat SPANPA SMART (Sehat, Merdeka, Aman, Religius, dan Tepercaya), khususnya dalam membangun lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman sebagai ruang tumbuh dan belajar bagi murid.
Lebih dari sekadar persiapan menghadapi penilaian, kepedulian terhadap lingkungan perlu menjadi karakter dan kebiasaan sehari-hari. Sekolah terus mendorong gerakan nyata yang dapat dilakukan murid, seperti membawa tumbler, menggunakan peralatan makan yang dapat dipakai ulang, mengurangi plastik sekali pakai, serta membiasakan penggunaan kantong belanja ramah lingkungan.
Melalui kegiatan visitasi titik pantau Adipura ini, SMP Negeri 4 Pasuruan berharap dapat berkontribusi dalam mendukung terwujudnya Kota Pasuruan yang bersih, hijau, sehat, dan berwawasan lingkungan.
Sebab, menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab seluruh warga sekolah dan masyarakat. Perubahan besar terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.(ACZ)



