Ryo Afandi Duduki Posisi 6 di Para Fencing World Cup 2025

Ryo Afandi
Ryo Afandi Duduki Posisi 6 di Para Fencing World Cup 2025 (Foto: SP)

SOLO, SUDUTPANDANG.ID – Tim anggar kursi roda Indonesia kembali menorehkan hasil membanggakan pada hari kedua Para Fencing World Cup 2025 yang berlangsung di GOR Indoor Manahan, Kota Solo, Selasa (16/9/2025). Atlet muda Ryo Afandi sukses menembus peringkat keenam di nomor sabre male senior individual B, meski langkahnya terhenti di babak delapan besar.

Ryo Afandi menampilkan performa gemilang dengan mengalahkan wakil Jerman, Tim Widmaier, pada fase grup. Namun perjuangannya dihentikan oleh atlet unggulan asal Thailand, Visit Kingmanaw, peraih medali perak Paralimpiade Paris 2024.

Pelatih nasional, Firman Raflesio, menegaskan bahwa capaian Ryo dan rekan-rekan sudah melampaui ekspektasi.

“Ini prestasi yang membanggakan karena kita baru kembali aktif setelah enam tahun vakum. Kejuaraan ini diikuti atlet-atlet berpengalaman level Paralimpiade, sementara kita masih tahap awal membangun kembali cabang ini,” jelas Firman.

BACA JUGA  Kejurnas Squash 2022 Resmi Bergulir

Sebelumnya, kejutan juga datang dari Sri Lestari yang finis di posisi sembilan pada nomor epee female senior individual A di hari pertama.

Firman menilai, pengalaman bertanding menjadi kunci untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara kuat.

“Para fencing butuh jam terbang tinggi. Setiap pertandingan seperti ini adalah investasi penting bagi atlet kita untuk berkembang,” tambahnya.

Target utama tim Indonesia adalah ASEAN Para Games 2025, di mana National Paralympic Committee (NPC) Indonesia membidik minimal dua medali emas dari cabang anggar kursi roda.

Firman menyebut kejuaraan di Solo ini memberikan gambaran jelas mengenai peta persaingan internasional.

“Kita sudah memetakan kelas dengan potensi medali. Dari sini, tugas kita memperbaiki kelemahan dan memperbanyak pengalaman bertaujarny,” ujarnya.

Hari kedua Para Fencing World Cup 2025 juga diwarnai persaingan ketat antar negara. Tiga negara sama-sama mengoleksi dua medali emas, yakni Thailand, Korea Selatan, dan Hong Kong.

BACA JUGA  Polsek Balongbendo Bersama Ponpes Mambaul Ulum Gelar Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan

Thailand mendulang emas lewat Saysunee Jana (foil dan epee female senior individual B).

Hong Kong meraih emas melalui Chui Yee Yu (foil female senior individual A) dan Yuen Hing Kwong (sabre male senior individual A).

Korea Selatan berjaya lewat Eun Hwan Ryu (sabre male senior individual B) serta tambahan medali dari sektor lainnya.

Dengan hasil ini, persaingan dipastikan semakin panas menjelang perebutan empat emas berikutnya di hari ketiga, Rabu (17/9/2025).

1. Foil Female Senior Individual B

  • Emas : Saysunee Jana (Thailand).
  • Perak : Eun Hye Cho (Korea Selatan).
  • Perunggu : Nga Ting Tong (Hong Kong), Irma Khetsuriani (Georgia).

2. Foil Female Senior Individual A

  • Emas : Chui Yee Yu (Hong Kong).
  • Perak : Judith Rodriguez Menendez (Spanyol).
  • Perunggu : Nino Tibilashvili (Georgia), Hyo Kyeong Kwon (Korea Selatan).
BACA JUGA  Sanksi WADA Resmi Dicabut, Tugas Satgas Terus Jalan

3. Sabre Male Senior Individual A

  • Emas : Yuen Hing Kwong (Hong Kong).
  • Perak : Boonsiri Sabitmuanwai (Thailand).
  • Perunggu : Serge Robin (Prancis), Maurice Schmidt (Jerman).

4. Sabre Male Senior Individual B

  • Emas : Eun Hwan Ryu (Korea Selatan).
  • Perak : Laurent Vadon (Prancis).
  • Perunggu : Visit Kingmanaw (Thailand), Sean Glass (Hong Kong). (PR/04)