JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Komisi I DPR RI memperkuat pemahaman publik mengenai etika dan regulasi di ruang digital melalui webinar Ngobrol Bareng Legislator bertema “Cakap Digital”, Sabtu (6/12/2025).
Kegiatan tersebut terselenggara atas kolaborasi Komisi I DPR dengan Direktorat Jenderal Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Digital (BPSDM Komdigi).
Webinar yang berlangsung secara daring itu diikuti sekitar 250 peserta dari berbagai profesi, kelompok usia, dan daerah. Antusiasme tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap literasi digital dan wawasan mengenai perlindungan hukum di ruang maya.
Dalam pemaparannya, Anggota Komisi I DPR Syahrul Aidi Maazat menegaskan bahwa kecakapan digital bukan hanya kemampuan mengoperasikan gawai atau memanfaatkan media sosial. Menurutnya, kecakapan digital mencakup sikap aman, etis, dan bertanggung jawab dalam beraktivitas di ruang siber.
“Internet hari ini tidak lagi sekadar ruang mencari informasi atau hiburan. Internet telah menjadi ruang publik yang memiliki aturan, hak, dan kewajiban. Karena itu, kita harus cakap, bukan hanya aktif,” ujar Syahrul Aidi.
Ia menjelaskan bahwa seseorang disebut cakap digital apabila mampu memanfaatkan teknologi secara produktif sekaligus memahami risiko, etika, dan aspek perlindungan data pribadi. Kesadaran mengenai pengelolaan data, katanya, menjadi bagian penting dalam kehidupan digital.
Syahrul Aidi mencontohkan bahwa masyarakat sering mengabaikan konsekuensi hukum setiap kali menyetujui syarat dan ketentuan penggunaan aplikasi atau layanan digital.
“Setiap klik ‘setuju’ dalam pemberian data pribadi memiliki konsekuensi hukum. Apalagi dengan hadirnya Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), hak pemilik data sudah sangat jelas dilindungi negara,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat memperkuat literasi digital masyarakat, terutama dalam menghadapi risiko kejahatan siber, penyalahgunaan data, dan informasi menyesatkan.
“Kami berterima kasih kepada Komdigi melalui BPSDM yang mendukung penyelenggaraan acara ini. Semoga kolaborasi ini dapat memperkuat literasi digital nasional dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat di ruang digital,” ucap legislator dari Dapil Riau II itu.(01)

