Jetta X Siap Debut, Volkswagen Gaspol Garap SUV Listrik untuk Pasar China

Avatar photo
Jetta X Siap Debut, Volkswagen Gaspol Garap SUV Listrik untuk Pasar China
Foto: Dok. Jetta X

SUDUTPANDANG.ID – Volkswagen melalui kolaborasi dengan FAW-Volkswagen bersiap memperkenalkan konsep SUV listrik terbaru bertajuk Jetta X di China pada 21 April mendatang, sebagai bagian dari strategi agresif di segmen kendaraan energi baru.

Dari teaser yang dirilis, Jetta X tampil dengan desain mengarah ke SUV besar bergaya sporty, menggabungkan karakter crossover modern dengan garis bodi tegas khas kendaraan listrik masa kini.

Pendekatan desain ini diyakini menyasar konsumen muda yang mengutamakan tampilan dinamis dan fitur teknologi terkini.

Kehadiran Jetta X juga menandai babak baru bagi merek Jetta di China. Kini, Jetta beroperasi melalui entitas khusus, yakni FAW Volkswagen Jetta Automotive Technology Co Ltd yang berbasis di Chengdu, Sichuan.

BACA JUGA  Timnas Futsal Indonesia Taklukan Kamboja 5-1 di CFA 2025

Struktur baru ini memberikan ruang lebih fleksibel dalam pengembangan produk dan pengambilan keputusan, sehingga dapat merespons cepat persaingan ketat pasar mobil listrik di China.

Meski memiliki entitas mandiri, Volkswagen tetap berperan penting dalam mendukung pengembangan, mulai dari riset global hingga penyediaan komponen kendaraan listrik.

Jetta X menjadi bagian dari roadmap ambisius hingga 2028. Dalam periode tersebut, Jetta menargetkan peluncuran lima model baru, dengan empat di antaranya masuk kategori New Energy Vehicle (NEV), termasuk mobil listrik murni dan plug-in hybrid.

Meski spesifikasi teknis dan harga resmi belum diumumkan, sebagai gambaran, lini SUV Jetta saat ini seperti VS5 dan VS7 dipasarkan di kisaran 85.000 hingga 120.000 yuan.

BACA JUGA  Pesawat Berpenumpang 132 Orang Jatuh di Pegunungan China, Tidak Ada yang Selamat

Untuk versi listrik, harga diprediksi akan lebih tinggi seiring biaya produksi baterai yang masih signifikan.

Jetta juga membidik volume penjualan ambisius, yakni 400.000 hingga 500.000 unit per tahun.

Untuk mencapai target tersebut, lini kendaraan listrik terbaru diharapkan mampu menjadi magnet baru di segmen entry-level hingga menengah.

Model NEV produksi massal pertama dari pengembangan terbaru ini dijadwalkan meluncur pada kuartal ketiga tahun ini, dengan penjualan mulai kuartal keempat di pasar China menjadi langkah awal Jetta dalam memperkuat pijakan di era elektrifikasi.(red)