Timnas Basket 3×3 Indonesia Siap Tempur di Asian Beach Games 2026

Timnas Basket 3x3 Indonesia menyatakan kesiapan penuh untuk tampil dan bersaing di Asian Beach Games Sanya 2026 yang akan digelar di China. (foto: perbasi).
Timnas Basket 3x3 Indonesia menyatakan kesiapan penuh untuk tampil dan bersaing di Asian Beach Games Sanya 2026 yang akan digelar di China. (foto: perbasi).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Timnas Basket 3×3 Indonesia menyatakan kesiapan penuh untuk tampil dan bersaing di Asian Beach Games Sanya 2026 yang akan digelar di China.

Dengan kombinasi pemain senior dan muda serta persiapan matang, skuad Merah Putih optimistis mampu memberikan hasil terbaik pada ajang multievent tingkat Asia tersebut.

Kejuaraan Asian Beach Games 2026 dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 30 April 2026, sementara cabang olahraga basket 3×3 akan dipertandingkan pada 25-28 April.

Timnas Basket 3×3 Indonesia sendiri telah dijadwalkan bertolak ke China pada 23 April setelah sebelumnya menjalani pengukuhan dan pelepasan atlet di Function Hall NOC Indonesia, Jakarta, pada 20 April.

Pada sektor putra, pengalaman menjadi kekuatan utama dengan hadirnya pemain senior Ebrahim Lopez. Pemain berusia 38 tahun itu menegaskan dirinya tidak merasakan tekanan meski berstatus sebagai pemain senior. Justru, ia menganggap perannya sebagai kesempatan untuk membimbing pemain muda dalam tim.

“Saya tidak ada tekanan karena ingin memberikan pengalaman kepada pemain yang lebih muda. Tugas saya adalah memberikan semangat dan membantu tim agar bisa tampil maksimal,” ujar Ebrahim.

Ia menambahkan bahwa tanggung jawab sebagai pemimpin tim menjadi motivasi tersendiri untuk tampil maksimal dan membawa Indonesia meraih prestasi. Menurutnya, kekompakan tim menjadi kunci utama dalam menghadapi persaingan di level Asia.

BACA JUGA  Menpora Minta Shin Tae-yong Tingkatkan Performa Timnas U-20
Timnas Basket 3x3 Indonesia menyatakan kesiapan penuh untuk tampil dan bersaing di Asian Beach Games Sanya 2026 yang akan digelar di China. (foto: perbasi).
Timnas Basket 3×3 Indonesia menyatakan kesiapan penuh untuk tampil dan bersaing di Asian Beach Games Sanya 2026 yang akan digelar di China. (foto: perbasi).

Komposisi tim putra juga diperkuat pemain muda potensial seperti Nickson Gosal (25 tahun), Maharanno Lolaru Hady (20 tahun), dan Jonathan Patrick (21 tahun). Perpaduan generasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang yang disiapkan oleh PERBASI untuk menghadapi berbagai ajang internasional, termasuk Asian Games 2026.

Menariknya, pada Asian Games 2026 nanti akan diberlakukan batasan usia pemain di bawah 23 tahun. Oleh karena itu, Asian Beach Games menjadi momentum penting untuk mengasah kemampuan pemain muda agar siap bersaing di level yang lebih tinggi.

Ebrahim yang akrab disapa Biboy juga menekankan pentingnya semangat juang dan rasa bangga membela negara. “Saya mengajak semua pemain untuk fight di setiap pertandingan, memberikan yang terbaik, dan memiliki kebanggaan untuk Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, dari sektor putri, semangat serupa juga ditunjukkan oleh Ayu Sriartha Kusuma Dewi yang dipercaya sebagai pemain senior. Ia mengaku tertantang untuk membawa tim putri meraih hasil maksimal di Sanya.

“Kami akan bertanding di Asian Beach Games dan ini menjadi tantangan bagi kami. Sebagai pemain senior, saya akan memberikan yang terbaik dan berharap bisa meraih hasil maksimal,” ujar Ayu.

BACA JUGA  Timnas eBasketball Evaluasi Usai Runner Up eFIBA Asia

Ayu bukan sosok asing dalam dunia basket 3×3 Indonesia. Ia memiliki rekam jejak prestasi yang cukup mentereng, termasuk membawa Indonesia meraih medali emas pada SEA Games 2025 di Thailand. Selain itu, ia juga turut menyumbangkan medali perunggu pada SEA Games Hanoi 2021.

Dalam skuad putri, Ayu akan didampingi sejumlah pemain muda berbakat seperti Angelica Jennifer Candra (20 tahun), Berlian Yesi Triutari (19 tahun), dan Diva Intan Nurfadillah (21 tahun). Nama terakhir bahkan sempat masuk dalam daftar top ten Women’s Player serta mencatatkan statistik impresif dalam kompetisi LIMANAS 2024.

Menurut Ayu, persiapan yang dilakukan tim sudah cukup matang, baik dari segi teknis maupun non-teknis. Ia optimistis tim putri mampu bersaing dan memberikan kejutan di ajang tersebut.

“Secara teori dan persiapan, kami sudah siap. Tinggal bagaimana kami mengeksekusi strategi di lapangan,” ujarnya.

Pelatih tim, Fandi Andika Ramadhani, menegaskan bahwa peran pemain senior sangat vital dalam pertandingan 3×3. Ia menyebut bahwa komunikasi dan pengambilan keputusan di lapangan sepenuhnya berada di tangan pemain.

“Ayu memiliki pengalaman yang sangat banyak sejak usia muda. Saya sudah berbicara dengan Ayu dan juga Biboy untuk menularkan pengalaman mereka, terutama soal komunikasi dan cara bermain di lapangan,” kata pelatih yang akrab disapa Coach Rama.

BACA JUGA  IBL–PERBASI Perkuat Kerja Sama Antinarkoba dengan BNN

Ia menjelaskan bahwa dalam format permainan 3×3, peran pelatih lebih terbatas dibandingkan basket konvensional. Oleh karena itu, pemain dituntut untuk lebih mandiri dalam mengambil keputusan selama pertandingan berlangsung.

“Dalam 3×3, pelatih hanya berperan sebelum dan sesudah pertandingan. Saat di lapangan, pemainlah yang menentukan jalannya laga. Di sinilah peran pemain senior menjadi sangat penting sebagai penghubung strategi,” jelasnya.

Dengan persiapan yang matang, kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda, serta dukungan penuh dari federasi, Timnas Basket 3×3 Indonesia menatap Asian Beach Games Sanya 2026 dengan optimisme tinggi.

Ajang ini tidak hanya menjadi target prestasi jangka pendek, tetapi juga bagian penting dari proses pembentukan tim menuju Asian Games 2026 dan kompetisi internasional lainnya. (09/AGF).