PADANG, SUDUTPANDANG.ID – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menambah satu unit reach stacker di Area Pelabuhan Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang, Sumatera Barat. Penambahan alat ini dilakukan untuk memperkuat layanan bongkar muat peti kemas dan menjaga kelancaran operasional terminal.
Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, mengatakan, penambahan peralatan merupakan bagian dari evaluasi berkala terhadap kesiapan fasilitas dan kebutuhan operasional di lapangan.
“Kami terus melakukan penyesuaian dan penguatan fasilitas sesuai dengan kebutuhan operasional. Penambahan reach stacker ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan layanan bongkar muat di Teluk Bayur tetap berjalan optimal dan memberikan kepastian waktu bagi pengguna jasa,” ujar Pramestie dalam keterangan tertulis, Rabu (25/2/2026).
Dengan tambahan tersebut, IPC TPK Area Teluk Bayur kini mengoperasikan tiga unit gantry luffing crane (GLC), tiga unit rubber tyred gantry crane (RTGC), dan dua unit reach stacker untuk menunjang aktivitas terminal.
Pada Januari 2026, kinerja bongkar muat peti kemas di terminal tersebut tercatat mencapai 8.877 TEUs.
Selain penambahan alat, perusahaan juga memperkuat program perawatan preventif serta optimalisasi pola operasional peralatan guna menjaga keandalan dan meminimalkan potensi gangguan layanan.
IPC TPK merupakan bagian dari ekosistem kepelabuhanan nasional di bawah koordinasi Pelindo. Perusahaan menyatakan terus menjalin komunikasi dengan asosiasi, pelaku usaha logistik, dan perusahaan pelayaran untuk memastikan kebutuhan layanan dapat direspons secara kolaboratif.(PR/01)









