SAMPIT, SUDUTPANDANG.ID — Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) menegaskan dukungan penuh terhadap pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 923/Mentaya sebagai langkah strategis memperkuat pertahanan dan menjaga stabilitas keamanan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Pemkab Kotim bersama Polres Kotawaringin Timur dan Kodim 1015/Sampit dalam keterangan resmi pada Jumat (22/5/2026). Pemerintah daerah menilai kehadiran Yonif TP 923/Mentaya penting untuk mendukung keamanan wilayah sekaligus mempercepat pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur mengatakan, penjelasan resmi kepada publik diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan objektif terkait rencana pembangunan satuan tersebut.

Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi langkah penting untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat sekaligus menjaga suasana tetap kondusif. Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai aturan dan didukung komunikasi yang baik dengan masyarakat.
“Pemerintah daerah bersama unsur TNI dan Polri berkomitmen memberikan informasi yang transparan agar masyarakat memahami duduk persoalan secara jelas,” ujarnya.
Pemkab Kotim menilai keberadaan Yonif TP 923/Mentaya akan memberikan dampak positif bagi daerah, terutama dalam memperkuat sistem pertahanan teritorial dan mendukung keamanan jangka panjang di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Selain memperkuat sektor pertahanan, keberadaan batalyon tersebut juga diyakini dapat membantu menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Stabilitas keamanan dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung investasi, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemerintah daerah menyebut keamanan dan ketertiban yang terjaga akan membuka peluang percepatan pembangunan di berbagai sektor. Karena itu, dukungan terhadap pembangunan Yonif TP 923/Mentaya dinilai menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.
Dalam penjelasannya, Pemkab Kotim juga menegaskan bahwa lokasi pembangunan Yonif TP 923/Mentaya berada di atas lahan milik TNI yang sah. Status kepemilikan lahan disebut telah jelas dan memiliki dasar hukum yang kuat.

Pemerintah daerah memastikan lahan tersebut telah dikuasai dan dikelola secara fisik oleh Kodim 1015/Sampit sejak tahun 1999. Penguasaan fisik itu menjadi salah satu dasar yang memperkuat legalitas aset milik TNI di kawasan tersebut.
Selain itu, lahan pembangunan Yonif TP 923/Mentaya disebut telah memiliki Surat Pernyataan Tanah (SPT) yang teregistrasi secara resmi di tingkat kelurahan maupun kecamatan setempat. Dokumen tersebut menjadi bagian dari legalitas administrasi yang dimiliki atas lahan tersebut.
Pemkab Kotim menegaskan seluruh proses administrasi terkait lahan telah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah daerah juga memastikan pembangunan dilakukan dengan mengedepankan aturan hukum dan koordinasi lintas instansi.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Kotim bersama Polres Kotawaringin Timur dan Kodim 1015/Sampit mengajak masyarakat menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif selama proses pembangunan berlangsung.
Masyarakat juga diimbau untuk bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, terutama di media sosial. Pemerintah meminta warga mengedepankan fakta dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Seluruh pihak diharapkan dapat menjaga suasana tetap aman dan damai dengan mengedepankan fakta serta ketentuan hukum yang berlaku,” lanjutnya.
Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan Yonif TP 923/Mentaya. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan situasi yang stabil sekaligus memperkuat ketahanan wilayah di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Pemkab Kotim optimistis pembangunan Yonif TP 923/Mentaya akan membawa manfaat jangka panjang bagi daerah. Selain mendukung pertahanan negara, keberadaan satuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan rasa aman masyarakat dan memperkuat stabilitas daerah.
Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung proses pembangunan secara terbuka, transparan, dan sesuai aturan hukum yang berlaku. Dengan dukungan semua pihak, pembangunan Yonif TP 923/Mentaya diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan kontribusi positif bagi Kabupaten Kotawaringin Timur. (Egi)



