Menpora Dorong Sinergi Olahraga Maluku Utara

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir bertemu dengan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda di Jakarta pada Jumat (17/4). (foto: kemenpora).
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir bertemu dengan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda di Jakarta pada Jumat (17/4). (foto: kemenpora).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir bertemu dengan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda di Jakarta pada Jumat (17/4) pagi. Pertemuan tersebut membahas langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan potensi olahraga di Maluku Utara.

Dalam pertemuan itu, Menpora menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pemerintah guna menciptakan sistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan dan mampu melahirkan atlet berprestasi dari daerah. Ia juga mengapresiasi kehadiran Gubernur Maluku Utara yang secara langsung berdiskusi terkait arah kebijakan pengembangan olahraga di wilayahnya.

“Hari ini saya bertemu dengan Ibu Gubernur untuk membahas upaya sinergitas pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan olahraga, khususnya di wilayah Maluku Utara,” ujar Erick kepada wartawan usai pertemuan.

Menurut Erick, potensi olahraga di daerah memiliki peran penting dalam menopang prestasi olahraga nasional. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang matang, termasuk pemilihan cabang olahraga unggulan yang sesuai dengan karakteristik dan kekuatan daerah masing-masing.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sherly Tjoanda mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku Utara akan memfokuskan pembinaan pada sejumlah cabang olahraga unggulan, yakni atletik, sepak bola, dan tinju. Ketiga cabang tersebut dinilai memiliki sejarah prestasi dan potensi besar karena banyak atlet berbakat berasal dari daerah tersebut.

BACA JUGA  Kalah 0-4 Dari Thailand, Indonesia Tersingkir

“Saya ingin memfokuskan pembinaan olahraga pada cabang atletik, sepak bola, dan tinju. Alasannya sederhana, karena banyak atlet berprestasi di cabang tersebut berasal dari Maluku Utara,” kata Sherly.

Ia menambahkan, fokus pada cabang unggulan diharapkan dapat mempercepat pencapaian prestasi sekaligus menjadi strategi efektif dalam pembinaan atlet usia dini hingga tingkat profesional. Selain itu, pendekatan ini juga dinilai dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang dimiliki daerah.

Sherly juga menyampaikan harapannya agar Maluku Utara tidak hanya dikenal sebagai daerah kaya sumber daya alam, khususnya nikel, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki prestasi di bidang olahraga. Menurutnya, sejarah menunjukkan bahwa Maluku Utara pernah melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional.

“Saya ingin Maluku Utara tidak hanya dikenal karena potensi nikelnya, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki prestasi olahraga. Maluku Utara pernah berjaya karena potensi olahraganya. Saya ingin potensi tersebut kembali hadir,” ujarnya.

BACA JUGA  Piala Asia Sukses, Kemenpora Siapkan Langkah ke Futsal Dunia

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat infrastruktur olahraga, peningkatan kualitas pelatih, serta pembinaan atlet secara berjenjang. Dengan adanya dukungan tersebut, ia optimistis Maluku Utara dapat kembali menjadi salah satu daerah penghasil atlet unggulan di Indonesia.

Menpora Erick menyambut baik rencana tersebut dan menegaskan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga siap memberikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi olahraga. Ia menyebutkan bahwa sinergi antara pusat dan daerah merupakan kunci dalam membangun ekosistem olahraga nasional yang kuat dan kompetitif.

“Kemenpora siap berkolaborasi dengan daerah dan memberikan dukungan dalam pembinaan atlet serta pengembangan ekosistem olahraga,” tegas Erick.

Ia juga menambahkan bahwa penguatan ekosistem olahraga tidak hanya mencakup pembinaan atlet, tetapi juga melibatkan aspek lain seperti penyediaan fasilitas, pengembangan sport science, serta penyelenggaraan kompetisi yang berkelanjutan.

Erick berharap, melalui kolaborasi ini, akan lahir lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Ia menilai daerah memiliki peran strategis sebagai basis pembinaan atlet, sehingga perlu didukung dengan kebijakan yang tepat dan sinergi yang kuat.

BACA JUGA  Timnas Telan Kekalahan, Tae-yong Cari 'Kambing Hitam'

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan olahraga di seluruh wilayah Indonesia. Dengan mengoptimalkan potensi daerah, diharapkan prestasi olahraga nasional dapat meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Selain itu, kerja sama ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mencapai hasil program yang maksimal.

Dengan adanya komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah, pengembangan olahraga di Maluku Utara diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan. Tidak hanya meningkatkan prestasi, tetapi juga mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, disiplin, dan berdaya saing tinggi. (09/AGF).