DPRD Sidoarjo Genjot Penambahan Puskesmas dan Percepatan RS Sedati

DPRD Sidoarjo
DPRD Sidoarjo Genjot Penambahan Puskesmas dan Percepatan RS Sedati (Foto: SP)

SIDOARJO, SUDUTPANDANG.ID – DPRD Kabupaten Sidoarjo (DPRD Sidoarjo) mendorong percepatan pembangunan fasilitas kesehatan guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat. Upaya ini difokuskan pada penambahan Puskesmas di 18 kecamatan serta kelanjutan proyek pembangunan Rumah Sakit Sedati (RS Sedati) yang sempat terhenti pada 2025.

Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih menilai kebutuhan fasilitas kesehatan semakin mendesak seiring pertumbuhan jumlah penduduk yang terus meningkat. Menurutnya, jumlah Puskesmas yang ada saat ini belum mampu mengimbangi kebutuhan layanan masyarakat.

“Penambahan fasilitas kesehatan ini menjadi kebutuhan mendesak agar pelayanan bisa lebih merata, terutama di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi,” ujar Nasih, Selasa (21/4/2026).

Sebagai langkah awal, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menargetkan pembangunan dua Puskesmas baru pada 2026. Kebijakan ini diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan kesehatan dasar hingga ke tingkat kecamatan.

BACA JUGA  Wakil Bupati Kukuhkan 76 Anggota Pasikbraka : Jadilah Generasi Yang Menjaga Semangat Kemerdekaan

Selain itu, DPRD juga menaruh perhatian besar terhadap kelanjutan pembangunan RS Sedati. Proyek tersebut direncanakan rampung secara bertahap, dengan penyelesaian fisik pada 2026, kemudian dilanjutkan dengan pemenuhan alat kesehatan serta tenaga medis pada 2027.

“RS Sedati harus menjadi prioritas, tidak hanya bangunannya, tetapi juga kelengkapan fasilitas dan tenaga kesehatan agar bisa langsung optimal melayani masyarakat,” kata Nasih.

Dalam upaya memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan, DPRD membuka opsi fleksibel, baik melalui pembangunan unit baru maupun peningkatan status Puskesmas Pembantu (Pustu) menjadi Puskesmas induk.

Terkait anggaran, Nasih memastikan pembiayaan untuk pembangunan fisik telah dialokasikan pada tahun 2026. Sementara kebutuhan pendukung lainnya akan dipenuhi secara bertahap pada tahun berikutnya.

BACA JUGA  Halal Bihalal Forum Wartawan dan LSM Pagedangan Perkuat Kebersamaan

Meski demikian, sejumlah kendala masih dihadapi, terutama dalam proses pembebasan lahan di Kecamatan Taman. Jika permasalahan tersebut tidak segera terselesaikan, DPRD menyarankan pemerintah daerah untuk mencari lokasi alternatif agar program tetap berjalan sesuai rencana.

“Yang penting program ini tetap berjalan dan masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya,” ujarnya.(ACZ/04)