Camat Kisaran Timur Sosialisasikan Posyandu 6 SPM

Camat Kisaran Timur Sosialisasikan Posyandu 6 SPM
Camat Kota Kisaran Timur A. Syaiful P. Pasaribu membuka Sosialisasi Penerapan Posyandu 6 SPM Tahun 2026 di Aula Kantor Camat. (Foto: ist/sp)

ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Kecamatan Kota Kisaran Timur terus memperkuat kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat melalui penerapan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Upaya tersebut ditandai dengan pelaksanaan Sosialisasi Penerapan Posyandu 6 SPM Kecamatan Kota Kisaran Timur Tahun 2026 yang secara resmi dibuka oleh Camat Kota Kisaran Timur, A. Syaiful P. Pasaribu, S.AP., MM., di Aula Kantor Camat Kota Kisaran Timur, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperluas fungsi Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang terintegrasi.

Tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, Posyandu kini diarahkan menjadi wadah pelayanan dasar yang mencakup berbagai sektor penting guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Sosialisasi tersebut menghadirkan Kepala Bidang Pemberdayaan dan Kelembagaan Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Asahan sebagai narasumber utama.

Kehadiran narasumber dari Dinas PMD diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai kebijakan, mekanisme pelaksanaan, hingga strategi penerapan Posyandu 6 SPM di tingkat kelurahan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kota Kisaran Timur, para Kepala UPTD dan Koordinator Wilayah, para lurah se-Kecamatan Kota Kisaran Timur, Ketua TP PKK Kelurahan, serta kader Posyandu yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.

BACA JUGA  Camat Kota Kisaran Timur Gelar Jambore Kader Posyandu dan PKK

Dalam sambutannya, Camat Kota Kisaran Timur A. Syaiful P. Pasaribu menegaskan bahwa penerapan Posyandu 6 SPM merupakan salah satu program penting pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kesamaan persepsi dan pemahaman seluruh pihak yang terlibat.

Karena itu, sosialisasi menjadi sarana penting untuk menyatukan langkah antara pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, kader Posyandu, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat memahami tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing dalam mendukung implementasi Posyandu 6 SPM secara optimal,” ujar Camat.

Ia menjelaskan bahwa transformasi Posyandu saat ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah diakses, dan menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Jika sebelumnya Posyandu lebih dikenal sebagai pusat pelayanan kesehatan ibu dan anak, kini cakupan layanannya diperluas melalui integrasi enam bidang Standar Pelayanan Minimal.

Keenam bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan sosial.

Dengan konsep tersebut, Posyandu tidak lagi hanya menjadi tempat pemantauan kesehatan balita dan ibu hamil, tetapi juga berperan sebagai pusat informasi dan layanan dasar yang mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan.

BACA JUGA  Camat Kisaran Timur Pimpin Gotong Royong 'Mas Berlian'

Camat menilai penerapan Posyandu 6 SPM merupakan langkah nyata untuk mendukung pembangunan berbasis masyarakat.

Melalui pendekatan yang terintegrasi, pemerintah dapat memastikan bahwa pelayanan dasar benar-benar menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata.

Selain itu, program ini juga diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat ditangani secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Camat juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, kader Posyandu, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat luas.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi kunci keberhasilan implementasi Posyandu 6 SPM di seluruh wilayah Kecamatan Kota Kisaran Timur.

“Program ini tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan kerja sama dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga,” katanya.

Sementara itu, para peserta sosialisasi mendapatkan pemaparan mengenai konsep Posyandu 6 SPM, peran masing-masing stakeholder, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam pelaksanaan program di tingkat kelurahan.

Materi yang disampaikan juga menitikberatkan pada pentingnya peningkatan kapasitas kader Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai tantangan dan peluang dalam penerapan Posyandu 6 SPM.

BACA JUGA  Perkuat Tata Kelola Kelembagaan, Ketua TP PKK Asahan Dorong Desa Rahuning Tertib Administrasi

Di akhir kegiatan, Camat Kota Kisaran Timur mengajak seluruh peserta untuk mengikuti sosialisasi dengan sungguh-sungguh dan menerapkan ilmu yang diperoleh di lingkungan masing-masing.

Ia berharap seluruh pihak dapat menjadi agen perubahan dalam mewujudkan Posyandu yang lebih berkualitas, modern, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program pembangunan daerah serta menyukseskan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan di bawah kepemimpinan Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin dan Wakil Bupati Asahan Rianto dalam mewujudkan Kabupaten Asahan yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan.

Melalui penerapan Posyandu 6 SPM, Pemerintah Kecamatan Kota Kisaran Timur optimistis kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat peran Posyandu sebagai pusat pelayanan terpadu yang menjadi ujung tombak pembangunan masyarakat di tingkat lokal. (MA/09).