TANGERANG – SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, selama tahun 2026 menggelar program pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Jayanti, dengan target sebanyak 1.700 peserta, maka 608 orang di antaranya wirausaha baru, diupayakan meningkat tahun berikutnya.
“Tidak semua bisa terserap di perusahaan karena keterbatasan kapasitas, maka mendorong lahirnya wirausaha baru, usai pelatihan, mereka langsung difasilitasi dengan peralatan agar bisa segera produksi dan memperoleh penghasilan,” kata Maesyal di Jayanti, dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya konkret pemerintah daerah dalam membuka akses pelatihan kerja sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Namun di BLK Jayanti ada sekitar 142 peserta yang sedang mengikuti pelatihan yang bekerja sama dengan pihak perusahaan untuk membuka kesempatan magang satu bulan, peserta bisa belajar langsung di perusahaan dengan jaminan transport dan uang saku.
Menurutnya, program magang diharapkan menjadi pintu masuk bagi peserta untuk bisa direkrut sebagai karyawan tetap, apabila mampu menunjukkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kinerja yang baik selama masa magang.
Pemkab Tangerang memiliki dua BLK di Jayanti dan di Jati Mulya, Kecamatan Kosambi menjadi sarana strategis dalam menyiapkan tenaga kerja, sesuai dengan kebutuhan industri.
Jenis pelatihan mulai dari servis AC, otomotif (motor dan mobil), forklift, tata boga, menjahit, hingga barista, garmen.
Meski begitu, program itu bertujuan menekan angka pengangguran dan kemiskinan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, menjelaskan program wirausaha itu merupakan bagian dari strategi perluasan kesempatan kerja yang berfokus pada peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat.
Rudi menyebutkan bahwa program itu melalui tahapan, yaitu pelatihan teknis dan kewirausahaan di BLK, pembekalan dan motivasi usaha, serta pemberian bantuan peralatan usaha.
Ia berharap melalui program ini, para peserta mampu mengembangkan usaha secara mandiri, meningkatkan pendapatan, serta menciptakan lapangan kerja baru di lingkungan masing-masing.(WAR)










