Asahan Salurkan Bantuan Rp30 Miliar untuk Bireuen

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyerahkan bantuan keuangan khusus senilai Rp30 miliar kepada Bupati Bireuen H. Mukhlis untuk mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Bireuen, Aceh. (Foto: ist/SP)

ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menunjukkan komitmennya dalam memperkuat solidaritas antardaerah dengan menyalurkan bantuan keuangan khusus senilai Rp30 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen, Aceh.

Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung percepatan program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah yang terdampak.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., kepada Bupati Bireuen, H. Mukhlis, S.T., dalam sebuah agenda resmi yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati Asahan, Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengatakan bantuan keuangan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas pemerintah serta masyarakat Kabupaten Asahan terhadap daerah yang sedang menghadapi proses pemulihan pascabencana.

Menurutnya, dana bantuan itu akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) di Kabupaten Bireuen sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat terdampak.

“Bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian kami kepada saudara-saudara di Kabupaten Bireuen. Kami berharap dana yang diberikan dapat membantu mempercepat pemulihan berbagai sektor yang terdampak bencana dan meringankan beban masyarakat,” ujar Taufik.

BACA JUGA  Bupati Asahan Terima Penghargaan Kabupaten Layak Anak

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900/3691/SJ tanggal 18 April 2026 tentang Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Daerah Terdampak Bencana.

Taufik menambahkan, sumber dana bantuan berasal dari pengembalian Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026 yang dipadukan dengan partisipasi dan donasi masyarakat Kabupaten Asahan. Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membantu daerah yang sedang menghadapi masa sulit.

Selain menyerahkan bantuan, Pemerintah Kabupaten Asahan juga berencana melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Bireuen dalam waktu mendatang. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat perkembangan proses rehabilitasi dan rekonstruksi sekaligus mempererat hubungan kerja sama antara kedua daerah.

“Ke depan kami berharap hubungan baik antara Kabupaten Asahan dan Kabupaten Bireuen dapat terus terjalin. Tidak hanya dalam penanganan bencana, tetapi juga dalam berbagai program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bireuen H. Mukhlis menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan atas bantuan yang diberikan. Ia menilai dukungan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat Bireuen yang masih berupaya bangkit dari dampak bencana.

BACA JUGA  Bupati Asahan Buka Rakorpem Bulan Januari Tahun 2024

Mukhlis mengatakan bantuan senilai Rp30 miliar itu akan dimanfaatkan secara optimal dan dikelola secara transparan sesuai dengan kebutuhan prioritas daerah. Fokus utama penggunaan anggaran diarahkan pada perbaikan infrastruktur vital yang mengalami kerusakan akibat bencana.

Menurutnya, pemulihan infrastruktur menjadi langkah strategis untuk mengembalikan aktivitas masyarakat serta mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan dan seluruh masyarakatnya. Bantuan ini menjadi dukungan besar bagi kami untuk mempercepat proses pemulihan dan pembangunan kembali fasilitas yang terdampak,” ujar Mukhlis.

Ia memastikan seluruh dana bantuan akan digunakan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan peraturan yang berlaku sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Penyaluran bantuan tersebut juga menjadi contoh nyata pentingnya sinergi antarpemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya bencana alam yang dapat terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

Kerja sama lintas daerah dinilai mampu memperkuat kapasitas pemerintah dalam memberikan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, kedua kepala daerah menyampaikan sambutan yang menegaskan pentingnya semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam membangun daerah yang tangguh menghadapi bencana.

BACA JUGA  Tujuh Fraksi DPRD Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD Kabupaten Asahan Tahun 2021

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis senilai Rp30 miliar dari Pemerintah Kabupaten Asahan kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga berakhir sekitar pukul 12.00 WIB. Momentum ini menjadi simbol kuat bahwa solidaritas antardaerah tetap menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan nasional menghadapi berbagai bencana.

Bantuan yang diberikan Pemkab Asahan diharapkan mampu mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi di Kabupaten Bireuen sehingga masyarakat dapat segera kembali menjalankan aktivitas secara normal dan menikmati fasilitas publik yang lebih aman serta layak. (MA/09)