JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Dewan Pimpinan Cabang Indonesian National Shipowners’ Association (DPC INSA) Jaya sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Cabang (RAC) ke-18 Tahun 2026 di El Hotel, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (18/6/2026).
Agenda utama dalam forum organisasi tersebut adalah pemilihan Ketua DPC INSA Jaya periode 2026-2031 yang menetapkan Ir. H. Andi Patonangi sebagai ketua secara aklamasi.
RAC ke-18 dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP INSA, Carmelita Hartoto. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan organisasi yang menjadi forum tertinggi di tingkat cabang tersebut.
Mengusung tema “INSA Mewujudkan Maritim Indonesia Maju”, RAC ke-18 menjadi momentum penting bagi pelaku usaha pelayaran nasional untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan industri maritim.
Selain memilih kepemimpinan baru, forum ini juga menjadi wadah evaluasi program kerja dan penyampaian aspirasi anggota terkait perkembangan sektor pelayaran nasional.
Sejumlah pemangku kepentingan di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Kepala KSOP Utama Tanjung Priok Capt. Heru Susanto, Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto, Ketua Bidang Organisasi DPP INSA Capt. Zaenal Arifin Hasibuan, dan Kepala Distrik Navigasi Tanjung Priok Capt. Mugen R. Sartoto,
Kemudian Ketua DPW APBMI Jakarta Capt. Suwondo, Ketua ALFI Jakarta Adil Karim, perwakilan Kadin Jakarta Utara, Executive General Manager Pelindo Regional 2 Cabang Tanjung Priok Yandri Trisaputra, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
Apresiasi
Dalam sambutannya, Andi Patonangi menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota DPC INSA Jaya, DPP INSA, dan para pemangku kepentingan yang telah memberikan dukungan selama dirinya menjalankan amanah sebagai Ketua Pergantian Antar Waktu (PAW) setelah wafatnya Ketua DPC INSA Jaya sebelumnya, almarhum Capt. Alimudin.
Menurut Andi, berbagai masukan dan kritik dari anggota menjadi modal penting untuk memperkuat organisasi ke depan. Ia menegaskan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya akan terus terbuka terhadap evaluasi demi meningkatkan kualitas pelayanan dan peran organisasi dalam mendukung industri pelayaran nasional.
“Koreksi dan masukan dari seluruh anggota akan menjadi bahan perbaikan bagi kami. Ke depan, mari kita terus menjaga persatuan dan kebersamaan untuk kemajuan organisasi dan industri pelayaran,” ujarnya.
Andi juga menekankan bahwa perhatian INSA Jaya tidak hanya terfokus pada Pelabuhan Tanjung Priok, tetapi juga mencakup kawasan Pelabuhan Marunda yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung aktivitas logistik dan pelayaran nasional.
Menurutnya, sejumlah terminal di kawasan Marunda seperti KCN, MCT, dan Kalibaru memiliki kontribusi strategis terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, pengembangan dan perhatian terhadap kawasan tersebut perlu terus ditingkatkan secara bersama-sama.
Aktif Mendukung Program
Sementara itu, Kepala KSOP Utama Tanjung Priok Capt. Heru Susanto memberikan apresiasi kepada DPC INSA Jaya yang selama ini dinilai aktif mendukung berbagai program pemerintah dalam meningkatkan kinerja dan daya saing Pelabuhan Tanjung Priok sebagai gerbang utama perekonomian Indonesia.
Heru berharap INSA Jaya dapat terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan regulator, operator pelabuhan, serta seluruh pemangku kepentingan yang berada di kawasan pelabuhan.
“Selamat atas terselenggaranya RAC ke-18 DPC INSA Jaya Tahun 2026. Semoga sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat untuk mendukung kemajuan sektor maritim nasional,” katanya.
Dukungan serupa disampaikan Executive General Manager Pelindo Regional 2 Cabang Tanjung Priok, Yandri Trisaputra. Ia menegaskan bahwa Pelindo akan terus membuka ruang komunikasi dengan INSA Jaya guna meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi operasional di pelabuhan.
Menurut Yandri, masukan dari pelaku usaha pelayaran menjadi bagian penting dalam upaya perbaikan pelayanan kepelabuhanan sehingga dapat mendukung kelancaran arus barang dan logistik nasional.
Bersyukur
Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukur dapat menghadiri RAC ke-18 INSA Jaya. Ia juga memberikan penghormatan kepada almarhum Capt. Alimudin atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin organisasi.
Selain itu, Carmelita mengapresiasi Andi Patonangi yang dinilai berhasil menjaga stabilitas organisasi selama masa transisi kepemimpinan. Menurutnya, Andi mampu mempertahankan komunikasi yang baik dengan DPP INSA sekaligus menjalankan amanah organisasi secara bertanggung jawab.
Carmelita menilai tema RAC tahun ini sangat relevan dengan kondisi industri pelayaran yang masih menghadapi berbagai tantangan akibat dinamika ekonomi global dan perubahan geopolitik internasional.
“Dalam situasi yang penuh ketidakpastian seperti sekarang, pelaku usaha tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kita harus memperkuat kolaborasi, membangun komunikasi yang lebih baik, dan menciptakan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Ia berharap RAC tidak hanya menjadi forum penyampaian laporan pertanggungjawaban maupun pemilihan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi ruang diskusi yang produktif untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi industri pelayaran nasional.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan RAC ke-18, DPC INSA Jaya juga memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra kerja di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kerja sama yang telah terjalin dalam mendukung kelancaran aktivitas pelayaran dan logistik nasional.
Melalui kepemimpinan baru dan semangat kolaborasi yang terus diperkuat, INSA Jaya diharapkan mampu berperan lebih besar dalam mendorong kemajuan industri pelayaran nasional sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia sebagai negara maritim yang maju dan berdaya saing global. (red/09)










