TANGERANG, SUDUTPANDANG.ID – UPTD Puskesmas Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten, menggelar pelatihan 25 keterampilan bagi kader Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Desa Talok. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat desa.
Pemateri dari UPTD Puskesmas Kresek, Mad Hapip, S.K.M., mengatakan para kader menunjukkan perkembangan yang positif selama mengikuti pelatihan.
“Kami melihat antusiasme yang tinggi dan kemampuan kader yang terus meningkat dalam memahami setiap materi yang diberikan,” ujar Mad Hapip, Jumat (19/6/2026).
Ia berharap seluruh materi yang diperoleh dapat diterapkan secara konsisten dalam pelayanan Posyandu sehingga kualitas layanan kesehatan masyarakat semakin baik.
Pelatihan tersebut mencakup berbagai keterampilan dasar hingga teknis yang diperlukan dalam pelayanan Posyandu. Tim UPTD Puskesmas Kresek memberikan pendampingan dan panduan secara langsung agar para kader mampu mempraktikkan setiap keterampilan dengan benar.
Beberapa materi yang diberikan antara lain pengukuran antropometri, pencatatan dan pelaporan data kesehatan, edukasi kesehatan masyarakat, serta identifikasi dini berbagai permasalahan kesehatan. Seluruh materi dipraktikkan secara langsung melalui simulasi yang disesuaikan dengan kondisi lapangan yang sering dihadapi kader.
Selain keterampilan teknis, pelatihan juga menekankan pentingnya kemampuan komunikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Para kader dibekali teknik penyampaian informasi kesehatan yang jelas, mudah dipahami, dan efektif.
Tim pelatih juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya pendekatan interpersonal dalam pelayanan kesehatan. Menurut mereka, kemampuan membangun komunikasi yang baik dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Posyandu.
Sementara itu, Kepala Desa Talok, Bunyamin, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurut dia, peningkatan kapasitas kader merupakan investasi penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat desa.
“Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap kader Posyandu memiliki kompetensi yang lebih baik dan terstandar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Bunyamin.
Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku UPTD Puskesmas Kresek, Sumantri, S.K.M., menambahkan bahwa kader memiliki peran strategis sebagai ujung tombak edukasi kesehatan di masyarakat.
“Kader harus memiliki keterampilan komunikasi yang baik agar pesan-pesan kesehatan dapat diterima dan dipahami masyarakat secara tepat,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, UPTD Puskesmas Kresek berharap kualitas pelayanan Posyandu di Desa Talok semakin meningkat sehingga mampu mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.(WAR/01)










