Hijrah Fest Muharram 1448 H, Pemerintah Desa Caringin Legok Santuni Anak Yatim Piatu

Hijrah Fest Muharram 1448 H, Pemerintah Desa Caringin Legok Santuni Anak Yatim Piatu
Pemerintah Desa Caringin, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, menggelar santunan bagi anak yatim piatu dalam gelaran acara Hijrah Fest Muharram, Sabtu (20/6/2026). (Foto: istimewa)

TANGERANG, SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Desa Caringin, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, menggelar santunan bagi 156 anak yatim piatu dalam rangka Hijrah Fest Muharram 1448 Hijriah, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Tahun Baru Islam 1448 H sekaligus wujud kepedulian sosial kepada masyarakat.

Mengusung tema “Mewujudkan Tradisi, Menguatkan Silaturahmi”, kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri masyarakat serta berbagai unsur pemerintahan.

Santunan terhadap anak yatim piatu diberikan sebagai bentuk perhatian kepada anak yatim piatu sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Acara tersebut mendapat dukungan dari Camat Legok H.M. Yusuf Fachroji beserta Sekretaris Kecamatan Dani Herdani dan jajaran Pemerintah Kecamatan Legok.

Perwakilan pemerintah desa se-Kecamatan Legok juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

BACA JUGA  Kebakaran Ruko Tekstil di Cipadu Tangsel, Api Padam Setelah Empat Jam

Adapun tausiyah disampaikan oleh KH Ahmad Dasuki. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat menjadikan bulan Muharram sebagai momentum berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan berbagai elemen masyarakat. Di antaranya dari LSM Harapan Rakyat Indonesia Maju (Harimau) yang dipimpin Pantun Siagian serta jajarannya turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara.

Selain itu, Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Legok yang dipimpin Babay Setiawan beserta anggotanya juga hadir memberikan dukungan.

Kepala Desa Caringin, Supriyadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, santunan bagi anak yatim piatu merupakan tradisi yang perlu terus dijaga sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial bersama.

BACA JUGA  Pertama di Indonesia Kabupaten Tangerang Sebagai Lokasi "Kick Off" Peluncuran Nasional Pendidikan Pengawas Partisipatif 2026

“Melalui Hijrah Fest Muharram 1448 Hijriah ini, kami berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial terus tumbuh serta menjadi budaya yang mengakar di tengah masyarakat,” harap Supriyadi.(A. Sutisna/01)