Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Sorot Persoalan Sosial Dampak Pinjol Berujung Cerai

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail dalam acara MCD di Pandeglang. (Foto: WAR)

TANGERANG, SUDUTPANDANG.ID – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Banten, Kholid Ismail menyoroti dampak ekonomi akibat pinjaman online (pinjol) yang berujung pada perceraian dan berbagai kasus pelecehan terhadap, maka perlu jurnalis untuk berperan lebih dalam.

“Berharap insan Media Center DPRD Kabupaten Tangerang dapat ikut berperan menghadirkan edukasi dan solusi melalui pemberitaan yang membangun,” kata Kholid di Pandeglang.

Siaran pers Media Center DPRD (MCD) Kabupaten Tangerang yang diterima Senin (3/8/2026) menyebutkan bahwa pernyataan Kholid tersebut saat membuka raker di sebuah hotel di Pandeglang Sabtu dan Minggu (1-2/8/2026).

Politisi PDI Perjuangan itu mengapresiasi dedikasi para jurnalis yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata melalui karya yang dapat diketahui publik.

Dia menjelaskan bahwa media memiliki peran penting dalam menciptakan keseimbangan (check and balance) terhadap jalannya pemerintahan.

BACA JUGA  Perampok Bersenjata Gasak Minimarket di Pagedangan Tangerang

Bahkan dua kasus pelecehan seksual terhadap anak di Kabupaten Tangerang harus diungkap oleh jurnalis MCD agar pelakunya dapat dihukum dan ada keadilan bagi korban dan keluarganya.

Demikian pula peran jurnalis MCD untuk memberitakan terkait pinjol yang menyebabkan terjadinya perceraian agar warga lain dapat mengetahui dampaknya sehingga mereka tidak mengulangi.

Ia bilang keberadaan media sebagai mitra strategis yang tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga mampu menjadi penggerak lahirnya berbagai gagasan dan inovasi bagi kemajuan daerah.

“Kontribusi pemikiran teman-teman media untuk pembangunan Kabupaten Tangerang nyata. Tanpa adanya check and balance dari media, pembangunan tentu tidak akan berjalan sebaik sekarang,” ujarnya.

Namun ia mengajak MCD Kabupaten Tangerang menjadi wadah yang mampu menghimpun berbagai potensi, kreativitas, serta inovasi para anggota bahwa melalui kolaborasi tersebut berharap lahir berbagai gagasan positif dapat memberikan warna bagi pembangunan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang.

BACA JUGA  Bus Primajasa Kecelakaan di Tol Tangerang-Merak

Kholid juga membuka peluang kolaborasi bagi insan media dalam pembinaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia mengungkapkan, tahun ini akan menjalankan program pembinaan UMKM di setiap kecamatan, diawali dari Kecamatan Kelapa Dua.

Masih kata Kholid bahwa jurnalis tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga dapat menjadi pendamping masyarakat dalam mengembangkan usaha.

Menurutnya, para pelaku UMKM akan difasilitasi mulai dari pembinaan produk hingga akses terhadap lembaga keuangan dan permodalan.

Demikian pula teman MCD tetap menulis, tetapi juga bisa berkarya melalui pembinaan UMKM, saat ini jika tidak ada UMKM, ekonomi bisa runtuh, maka peran jurnalis tidak diragukan lagi menyongsong pembangunan Kabupaten Tangerang menjadi gemilang. (WAR/04)