KUDUS, SUDUTPANDANG.ID – Tim All-Stars Kudus memastikan langkah ke babak semifinal MilkLife Soccer Challenge (MSC) All-Stars 2026 setelah mengalahkan All-Stars Tangerang dengan skor 2-0 pada laga perempat final yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (26/6/2026).
Kemenangan tersebut mengantarkan tim tuan rumah menyusul tiga tim lainnya yang lebih dulu memastikan tiket ke empat besar.
Pada babak semifinal, Kudus akan menghadapi All-Stars Surabaya yang sebelumnya menyingkirkan Solo dengan kemenangan 2-1.
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim tampil disiplin dalam bertahan dan saling menekan untuk menciptakan peluang.
Meski menguasai jalannya pertandingan, Kudus belum mampu membongkar pertahanan rapat Tangerang sepanjang babak pertama.
Skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum. Sejumlah peluang yang diperoleh kedua tim belum mampu dikonversi menjadi gol karena penyelesaian akhir yang kurang maksimal serta solidnya lini pertahanan masing-masing.
Memasuki babak kedua, Kudus meningkatkan intensitas serangan.
Tekanan yang terus dilakukan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-22 melalui aksi Rara Zenita Fatin.
Talenta muda Kudus itu berhasil memanfaatkan peluang di depan gawang untuk membawa timnya unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi momentum kebangkitan tuan rumah yang semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan.
Setelah unggul, Kudus tetap tampil agresif dan tidak memberikan ruang bagi Tangerang untuk mengembangkan permainan. Serangan demi serangan terus dilancarkan guna memperbesar keunggulan.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-37. Raisha Qaireen Batrisyia sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan peluang dengan baik dan membawa Kudus unggul 2-0.
Gol kedua tersebut sekaligus memupus harapan Tangerang untuk mengejar ketertinggalan.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Kudus.
Hasil tersebut memastikan Kudus menjadi tim terakhir yang melaju ke semifinal MSC All-Stars 2026.
Pada babak empat besar, Kudus akan menghadapi Surabaya yang sebelumnya mengalahkan Solo dengan skor 2-1.
Sementara itu, satu laga semifinal lainnya mempertemukan Yogyakarta kontra Jakarta.
Yogyakarta memastikan tiket semifinal setelah mengalahkan Semarang melalui drama adu penalti usai kedua tim bermain imbang tanpa gol selama waktu normal.
Di sisi lain, Jakarta melaju ke semifinal dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Malang.
Keempat tim semifinalis dijadwalkan bertanding pada Sabtu (27/6/2026) untuk memperebutkan dua tiket menuju partai final yang akan berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Minggu (28/6/2026).
MSC All-Stars 2026 merupakan puncak dari rangkaian kompetisi MilkLife Soccer Challenge musim 2026 yang mempertemukan para pemain terbaik hasil seleksi dan pembinaan sepanjang musim.
Ajang tersebut menjadi wadah pembinaan sepak bola putri usia dini sekaligus memberikan pengalaman bertanding yang lebih kompetitif bagi para talenta muda dari berbagai daerah di Indonesia.
Pada edisi tahun ini, penyelenggara menghadirkan sejumlah pembaruan dibandingkan musim sebelumnya. Salah satunya adalah perubahan format pertandingan dari tujuh lawan tujuh (7 vs 7) menjadi sembilan lawan sembilan (9 vs 9).
Perubahan format tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus mempersiapkan para pemain menghadapi level pertandingan yang lebih tinggi pada masa mendatang.
Selain format permainan, durasi pertandingan juga mengalami penyesuaian. Jika pada edisi sebelumnya pertandingan berlangsung selama 2 x 15 menit, tahun ini setiap laga dimainkan selama 2 x 20 menit dengan waktu istirahat 10 menit.
Meski demikian, ukuran lapangan tetap menggunakan dimensi 50 x 35 meter dengan ukuran gawang 2 x 5 meter sehingga tetap sesuai dengan kategori usia peserta.
MSC All-Stars 2026 juga meningkatkan jumlah pemain dalam setiap tim. Jika sebelumnya hanya diperkuat 14 pemain, kini masing-masing tim diperbolehkan membawa 16 pemain yang didampingi empat orang ofisial.
Penyelenggara juga tetap membuka kesempatan bagi pemain non-MilkLife Soccer Challenge atau pemain bintang tamu untuk memperkuat setiap tim.
Setiap tim diperbolehkan mendaftarkan maksimal dua pemain tamu dengan syarat lahir paling lambat pada 2012 dan masih duduk di bangku kelas VI sekolah dasar.
Melalui berbagai inovasi tersebut, MilkLife Soccer Challenge diharapkan mampu menjadi salah satu kompetisi pembinaan sepak bola putri usia dini yang berkelanjutan serta melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial untuk memperkuat sepak bola putri Indonesia pada masa mendatang. (09/AGF).










