TMMD 129 Bojonegoro Pacu Pembangunan Kesongo

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro bersama Pemerintah Desa Kesongo menggelar rapat koordinasi untuk mempercepat penyelesaian sasaran fisik dan nonfisik. Sinergi TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci sukses pelaksanaan program pembangunan di Desa Kesongo. (Foto: ist/SP).

BOJONEGORO, SUDUTPANDANG.ID – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro bersama Pemerintah Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, memperkuat koordinasi untuk mempercepat penyelesaian seluruh sasaran program TMMD 2026.

Langkah tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi yang digelar di Posko TMMD, Kamis (23/7/2026), guna memastikan seluruh target pembangunan fisik maupun nonfisik dapat rampung sesuai jadwal.

Rapat koordinasi diikuti unsur Satgas TMMD, Pemerintah Desa Kesongo, Polri, serta pihak-pihak terkait yang terlibat dalam pelaksanaan program. Pertemuan itu menjadi forum evaluasi capaian pekerjaan selama sepekan terakhir sekaligus menyusun strategi percepatan terhadap sejumlah kegiatan yang masih berjalan.

Program TMMD ke-129 di Desa Kesongo merupakan salah satu upaya TNI bersama pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan desa melalui pembangunan infrastruktur sekaligus pemberdayaan masyarakat. Selain menyasar pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan pembinaan masyarakat guna memperkuat semangat gotong royong.

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, membuka rapat dengan mengajak seluruh peserta bersyukur atas kelancaran pelaksanaan TMMD sejak dimulai. Ia menilai keberhasilan yang telah dicapai hingga saat ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

Menurutnya, rapat koordinasi menjadi momentum penting untuk mengevaluasi progres pekerjaan sekaligus mengidentifikasi kendala yang masih dihadapi di lapangan agar penyelesaiannya dapat dilakukan lebih cepat.

“Alhamdulillah seluruh kegiatan, baik fisik maupun nonfisik, hingga saat ini berjalan sesuai jadwal. Semua itu berkat kolaborasi dan kekompakan seluruh unsur yang terlibat,” ujar Kusnadi.

BACA JUGA  Berkat TMMD 129 Bojonegoro, Rumah Bapak Ladi Dibagun Melalui Program Aladin

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satgas TMMD, aparat keamanan, pemerintah daerah, relawan, serta masyarakat yang terus memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program.

Kusnadi mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan selama pelaksanaan TMMD, baik dari sisi pelayanan maupun fasilitas di Posko TMMD. Karena itu, ia membuka ruang bagi seluruh peserta untuk memberikan masukan demi meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Apabila masih ada kekurangan dari kami sebagai tuan rumah, kami memohon maaf. Kami berharap setiap masukan dapat menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan TMMD semakin baik,” katanya.

Sementara itu, Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menjelaskan hasil evaluasi selama satu minggu menunjukkan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, secara umum seluruh sasaran pembangunan menunjukkan perkembangan positif. Meski demikian, ia meminta seluruh personel tetap meningkatkan koordinasi apabila menemukan hambatan di lapangan.

“Evaluasi selama satu minggu ini menunjukkan hasil yang baik. Kalaupun masih ada kekurangan, itu merupakan bagian dari dinamika di lapangan dan akan segera kita selesaikan bersama,” ujar Purnomo.

Ia menegaskan komunikasi yang cepat dan efektif menjadi kunci utama dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul selama pelaksanaan TMMD.

BACA JUGA  Kompak, Satgas TMMD 129 Bojonegoro dan Mahasiswa KKNTK Unigoro Bersih-Bersih Area Embung Bekatul

Karena itu, seluruh personel Satgas diminta segera melaporkan setiap kendala kepada pimpinan lapangan, Babinsa, maupun pemerintah desa agar solusi dapat segera diambil tanpa menghambat progres pekerjaan.

Dalam rapat tersebut juga dibahas percepatan penyelesaian berbagai sasaran fisik yang menjadi prioritas TMMD ke-129. Sejumlah proyek yang tengah dikerjakan meliputi pembangunan jalan cor beton, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan berbagai fasilitas pendukung lainnya yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Kesongo.

Selain pembangunan fisik, Satgas TMMD juga terus menjalankan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, edukasi, dan pembinaan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan sosial di pedesaan.

Tidak hanya itu, Satgas TMMD juga menyiapkan kegiatan olahraga untuk mempererat hubungan antara personel TNI dan masyarakat.

Salah satu agenda yang akan digelar adalah turnamen bola voli antardusun yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat hingga Minggu. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ajang silaturahmi sekaligus hiburan bagi masyarakat Desa Kesongo.

Menurut Lettu Ckm Purnomo, turnamen tersebut akan melibatkan berbagai elemen masyarakat dengan dukungan pengamanan dari jajaran Kepolisian agar seluruh pertandingan berjalan aman, tertib, dan lancar.

“Kami berharap rekan-rekan dari Kepolisian dapat membantu pengamanan sehingga seluruh pertandingan berlangsung aman dan meriah. Jadwal pelaksanaan disesuaikan dengan jumlah tim yang akan bertanding,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari semakin kuatnya hubungan antara TNI dan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan warga secara langsung.

BACA JUGA  TMMD 129 Bojonegoro: Senyum Syukur Warga Kesongo Terima Bantuan Rehab RTLH

Usai rapat koordinasi, seluruh peserta kembali menegaskan komitmen untuk mempercepat penyelesaian seluruh sasaran TMMD sebelum batas waktu pelaksanaan berakhir.

Sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Desa Kesongo, pemerintah daerah, serta masyarakat diyakini menjadi faktor utama keberhasilan program tersebut.

Melalui kerja sama yang solid, TMMD ke-129 diharapkan mampu menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, meningkatkan akses dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat budaya gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat pedesaan.

Pemerintah Desa Kesongo bersama Satgas TMMD optimistis seluruh target pembangunan, baik fisik maupun nonfisik, dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat secara luas. (ACZ/09)