JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Klub raksasa Eropa, Chelsea dan AC Milan, dipastikan akan membawa skuad terbaik mereka saat bertanding dalam Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 8 Agustus 2026.
Kepastian tersebut disampaikan promotor Nine Sport Inc, yang menegaskan kehadiran para pemain bintang menjadi bagian dari komitmen kedua klub kepada jutaan penggemarnya di Indonesia.
Pendiri Nine Sport Inc, Arif Putra Wicaksono, mengatakan sejak awal pihaknya telah memasukkan klausul khusus dalam kontrak kerja sama agar kedua klub membawa pemain terbaik yang tersedia dalam tur pramusim musim 2026/2027.
“Sejak awal komitmen kami di Nine Sport selalu memasukkan dalam kontrak klausul best player available untuk hadir dan bermain,” ujar Arif dalam konferensi pers Indonesia Super Cup 2026: Chelsea vs AC Milan di Jakarta, Selasa.
Menurut Arif, kesepakatan tersebut menjadi salah satu syarat utama agar pertandingan yang digelar di Indonesia benar-benar menghadirkan kualitas terbaik.
Kehadiran pemain-pemain kelas dunia dinilai menjadi daya tarik utama bagi para pecinta sepak bola nasional yang telah lama menantikan laga dua klub elite Eropa tersebut.
Sejumlah nama besar diproyeksikan tampil di Jakarta. Dari kubu Chelsea, pemain seperti Joao Felix, Cole Palmer, hingga Enzo Fernandez masuk dalam daftar skuad yang direncanakan berangkat ke Indonesia.
Sementara dari AC Milan, gelandang berpengalaman Luka Modric juga disebut akan memperkuat tim dalam laga pramusim tersebut.
Arif menjelaskan, khusus untuk Enzo Fernandez yang masih menjalani masa libur usai membela negaranya di Piala Dunia 2026, keikutsertaannya di atas lapangan memang belum dapat dipastikan.
Namun, ia optimistis gelandang asal Argentina tersebut tetap akan ikut bersama rombongan Chelsea ke Jakarta.
“Kemungkinan besar Enzo akan datang bersama skuad Chelsea, meski soal tampil atau tidak tentu bergantung pada kondisi dan keputusan tim pelatih,” katanya.
Ia menegaskan bahwa seluruh pemain bintang tersebut merupakan bagian dari “produk utama” pertandingan.
Karena itu, baik Chelsea maupun AC Milan telah menyatakan komitmen untuk menghadirkan kekuatan terbaik mereka demi memberikan pengalaman berharga kepada para suporter di Indonesia.
Selain menyuguhkan pertandingan berkualitas, laga ini juga menjadi kesempatan bagi para penggemar untuk bertemu langsung dengan para pemain idolanya. Menurut Arif, interaksi antara pemain dan suporter menjadi salah satu nilai tambah yang ingin dihadirkan dalam Indonesia Super Cup 2026.
Tingginya antusiasme masyarakat terhadap pertandingan tersebut sudah terlihat sejak penjualan tiket dibuka. Arif mengungkapkan lebih dari 50 persen tiket yang tersedia telah terjual jauh sebelum hari pertandingan.
Capaian tersebut menunjukkan besarnya minat masyarakat Indonesia menyaksikan duel dua klub yang memiliki sejarah panjang dan basis penggemar besar di dunia.
“Laga ini mendapat sambutan yang luar biasa. Penjualan tiket sudah melampaui 50 persen, sehingga kami optimistis stadion akan dipenuhi para pencinta sepak bola,” ujarnya.
Arif juga memaparkan besarnya basis pendukung kedua klub di Indonesia. Berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, jumlah penggemar Chelsea di Tanah Air mencapai belasan juta orang, sedangkan pendukung AC Milan diperkirakan mencapai sekitar 40 juta.
Besarnya komunitas penggemar tersebut menjadi salah satu alasan Indonesia dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan laga pramusim. Selain memiliki pasar sepak bola yang besar, Indonesia juga dinilai mampu menjadi tuan rumah bagi pertandingan internasional berkelas dunia.
Lebih jauh, Arif berharap Indonesia Super Cup 2026 tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membawa dampak positif bagi citra Indonesia di mata dunia.
Pertandingan yang akan disiarkan ke sekitar 70 negara itu diyakini menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan Indonesia sebagai destinasi olahraga internasional sekaligus mempromosikan sektor pariwisata nasional.
Menurutnya, eksposur global dari pertandingan tersebut akan memperlihatkan kesiapan Indonesia dalam menggelar ajang olahraga berskala internasional, mulai dari infrastruktur stadion, penyelenggaraan acara, hingga antusiasme suporter.
“Kami ingin dunia melihat bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah pertandingan internasional dengan standar tinggi. Ini bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga promosi negara,” katanya.
Arif menambahkan, kehadiran Chelsea dan AC Milan di Jakarta menjadi momentum penting setelah lebih dari satu dekade Indonesia tidak menjadi tuan rumah pertandingan yang menghadirkan klub-klub papan atas Eropa dalam laga pramusim.
Ia berharap keberhasilan penyelenggaraan Indonesia Super Cup 2026 akan membuka jalan bagi kedatangan klub-klub elite Eropa lainnya pada masa mendatang.
Menurutnya, semakin banyak klub besar yang datang ke Indonesia, semakin besar pula dampak ekonomi dan promosi yang dapat dirasakan, baik bagi industri olahraga, pariwisata, maupun pelaku usaha lokal.
Dengan menghadirkan dua klub legendaris Eropa dalam satu pertandingan, Indonesia Super Cup 2026 diharapkan menjadi tonggak baru perkembangan industri olahraga nasional.
Selain mempererat hubungan antara klub-klub Eropa dengan penggemarnya di Indonesia, ajang ini juga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu tujuan utama penyelenggaraan pertandingan sepak bola internasional di kawasan Asia. (09/AGF).










