JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Cabang olahraga angkat besi akan memperebutkan tiga medali emas pada setiap kelas yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 Nusa Tenggara Barat-Nusa Tenggara Timur (NTB-NTT).
Keputusan tersebut tertuang dalam surat resmi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Nomor 706/UMM/IX/2026 tentang Nomor Pertandingan Cabang Olahraga Angkat Besi pada PON XXII/2028 Nusa Tenggara.
Dalam keputusan tersebut, angkat besi akan mempertandingkan tiga nomor pada setiap kelas, yakni snatch, clean and jerk, serta total.
Masing-masing nomor akan memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu.
Dengan demikian, atlet tidak hanya berpeluang meraih satu medali emas dari hasil total angkatan, tetapi juga dapat bersaing memperebutkan emas pada nomor snatch dan clean and jerk.
Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman sebelumnya telah menyampaikan keputusan tersebut saat pelepasan kontingen atlet angkat besi Indonesia menuju Asian Games 2026 di Jepang.
“Kami telah memutuskan bahwa cabang olahraga angkat besi resmi akan memperebutkan tiga emas di setiap kelasnya,” kata Marciano Norman.
Keputusan tersebut menjadi kabar penting bagi pembinaan angkat besi di Indonesia.
Pasalnya, Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) sebelumnya telah mengusulkan penerapan tiga nomor medali tersebut pada PON.
Sekretaris Jenderal PB PABSI Djoko Pramono mengatakan pihaknya bersyukur usulan tersebut akhirnya mendapat persetujuan dari KONI Pusat.
Menurut dia, keputusan tersebut memberikan ruang lebih besar bagi atlet daerah untuk menunjukkan kemampuan di tingkat nasional.
“Kami bersyukur bahwa pengajuan kami kepada KONI Pusat akhirnya disetujui. Ini adalah kesempatan bagi para atlet daerah untuk menampilkan performa terbaiknya di PON nanti,” ujar Djoko Pramono melalui pesan singkat kepada awak media, Rabu (16/9/2026).
Penerapan tiga nomor pertandingan tersebut juga mengacu pada regulasi Federasi Angkat Besi Internasional atau International Weightlifting Federation (IWF).
Dalam format tersebut, penilaian pertandingan angkat besi tidak hanya menghasilkan klasifikasi berdasarkan total angkatan.
Atlet juga mendapatkan kesempatan meraih medali berdasarkan hasil terbaik pada angkatan snatch dan clean and jerk.
Pada PON 2028 NTB-NTT, cabang olahraga angkat besi akan mempertandingkan 16 kelas.
Jumlah tersebut terdiri atas delapan kelas putra dan delapan kelas putri.
Dengan tiga nomor pertandingan di setiap kelas, total terdapat 48 nomor pertandingan yang akan memperebutkan medali dalam cabang olahraga angkat besi pada PON 2028.
Rinciannya, setiap kelas memiliki tiga nomor medali, yaitu snatch, clean and jerk, dan total.
Karena terdapat 16 kelas, jumlah keseluruhan nomor pertandingan mencapai 48 nomor.
Format tersebut merupakan bagian dari usulan PB PABSI yang sebelumnya disampaikan berdasarkan amanah hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PABSI 2024 dan 2025.
Bagi PB PABSI, keputusan KONI Pusat tersebut tidak hanya berkaitan dengan jumlah medali yang diperebutkan.
Penerapan format pertandingan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembinaan atlet angkat besi di berbagai daerah.
PB PABSI berharap keputusan tersebut menjadi tambahan motivasi bagi atlet, pelatih, dan pembina untuk mempersiapkan diri menghadapi PON 2028.
Pembinaan di tingkat daerah dinilai menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga kesinambungan prestasi angkat besi Indonesia.
“PB PABSI berharap dengan adanya persetujuan ini dapat memberikan semangat dan motivasi baik para atlet, pelatih, maupun pembina untuk terus meningkatkan pembinaan prestasi cabang olahraga angkat besi di daerah masing-masing menuju prestasi internasional,” tandas Djoko Pramono.
PON 2028 NTB-NTT sendiri akan menjadi salah satu ajang penting bagi atlet daerah untuk menunjukkan hasil pembinaan sekaligus menjadi bagian dari proses regenerasi atlet angkat besi nasional.
Dengan diberlakukannya tiga nomor pertandingan pada setiap kelas, persaingan di cabang olahraga angkat besi dipastikan memiliki lebih banyak peluang perebutan medali.
Atlet dituntut memiliki performa konsisten sejak snatch hingga clean and jerk untuk mengamankan posisi pada nomor total.
Keputusan tersebut sekaligus memberikan kepastian mengenai format pertandingan angkat besi yang akan digunakan pada PON 2028, dengan total 48 nomor pertandingan dari 16 kelas putra dan putri. (AGF/09).











