JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Kontingen atlet pelajar Jakarta Barat (Jakbar) mencetak sejarah dengan menjadi juara umum Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Popprov) DKI Jakarta 2026.
Atas pencapaian tersebut, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, memberikan apresiasi berupa bonus kepada para atlet peraih medali emas.
Penyerahan bonus berlangsung di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Barat dan disaksikan Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah, Selasa (15/9/2026).
Popprov DKI Jakarta 2026 berlangsung pada 31 Agustus hingga 5 September 2026 di Hall A Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan.

Dalam ajang tersebut, kontingen Jakarta Barat untuk pertama kalinya keluar sebagai juara umum dengan koleksi tujuh medali emas, dua perak, dan tujuh perunggu.
Perolehan tersebut mengungguli Jakarta Timur yang mengantongi lima medali emas.
Jakarta Selatan berada di posisi berikutnya dengan lima medali emas, sedangkan Jakarta Utara mengoleksi tiga medali emas.
Tujuh medali emas Jakarta Barat disumbangkan dari sejumlah cabang olahraga. Prestasi tersebut berasal dari bola basket beregu putri U-15, bulu tangkis beregu putra U-15 dan U-18, sepak bola beregu putra U-15 dan U-18, serta sepak takraw beregu putra dan putri U-18.
Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi tersebut, Kenneth memberikan bonus kepada atlet pelajar yang berhasil meraih medali emas.
Besaran bonus disesuaikan dengan jumlah atlet yang tergabung dalam masing-masing tim.
Cabang sepak bola memperoleh bonus terbesar, yakni Rp18 juta. Besarnya bonus diberikan karena jumlah atlet pelajar dalam tim sepak bola relatif banyak.
Sementara itu, tim bola basket mendapatkan Rp14 juta, sepak takraw Rp6 juta, dan bulu tangkis Rp5 juta.
Kenneth mengatakan perhatian terhadap olahraga dan kepemudaan diberikan karena dirinya memiliki ketertarikan terhadap olahraga.
Ia mengaku masih aktif bermain basket dan menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DKI Jakarta.
“Kenapa saya sangat mengapresiasi olahraga dan kepemudaan? Karena kebetulan saya suka olahraga. Saya masih main basket dan menjabat sebagai ketua umum catur DKI Jakarta (Percasi). Sayang sekali tim basket putranya gagal mendapatkan emas, cuma putri,” ujar Kenneth.

Menurut Kenneth, keberhasilan menjadi juara umum merupakan awal dari tantangan yang lebih besar.
Ia mengingatkan para atlet pelajar Jakarta Barat agar tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga mampu mempertahankan gelar pada Popprov berikutnya.
“Ini adalah sebuah awal. Yang paling berat itu adalah mempertahankan, harus diingat itu. Dan harapan saya tim basket putra tahun depan bisa mendapatkan medali emas,” katanya.
Kenneth memastikan tradisi pemberian apresiasi akan terus dipertahankan jika dirinya kembali memiliki kesempatan.
Ia bahkan berjanji akan menambah bonus apabila Jakarta Barat mampu kembali menjadi juara umum pada Popprov berikutnya.
Selain atlet peraih emas, Kenneth juga memberikan tantangan kepada atlet yang meraih medali perak dan perunggu agar meningkatkan prestasi dan membidik medali emas pada kompetisi selanjutnya.
“Saya berikan tantangan juga kepada para atlet pelajar peraih medali perunggu dan perak agar mereka penasaran dan bisa berjuang untuk merebut medali emas di Popprov selanjutnya tahun depan,” ujarnya.
Apresiasi juga diberikan kepada jajaran pelatih yang berperan mengantarkan tim meraih medali emas.
Kenneth memberikan bonus Rp2 juta kepada pelatih dan Rp1 juta untuk masing-masing asisten pelatih.
Menurut dia, keberhasilan atlet tidak terlepas dari peran pelatih dalam proses pembinaan dan latihan.
“Harus diingat bahwa tanpa pelatih kalian bukan apa-apa. Kebetulan saya bekas atlet, jadi saya tahu pentingnya peran pelatih. Pelatih adalah pelita kita, jadi harus kita hargai,” tutur Kenneth.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengapresiasi perjuangan para atlet pelajar yang berhasil membawa Jakarta Barat menjadi juara umum Popprov DKI Jakarta 2026.
“Terima kasih kepada atlet pelajar yang sudah berjuang untuk Jakarta Barat. Saya bangga dengan kalian. Ini perdana dan sejarah mencatatkan Jakarta Barat bisa menjadi juara umum sejak Popprov diadakan pada 2017,” ujar Iin.
Iin juga menyampaikan terima kasih kepada Kenneth atas perhatian dan bonus yang diberikan kepada para atlet.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap kerja keras dan perjuangan atlet pelajar.
“Bonus ini tentu bukan hanya soal nilai materi, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan atas kerja keras, disiplin, dan perjuangan para atlet pelajar ini. Mudah-mudahan ini bisa semakin memotivasi mereka untuk berlatih lebih giat dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” katanya.
Iin berharap dukungan terhadap pembinaan atlet pelajar terus diberikan berbagai pihak.
Dengan demikian, Jakarta Barat diharapkan mampu melahirkan atlet berprestasi yang dapat bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Salah satu atlet basket putri Jakarta Barat, Celine, menyambut positif pemberian bonus tersebut.
Ia berharap apresiasi itu semakin memotivasi para atlet untuk mempertahankan prestasi Jakarta Barat.
“Semoga dengan adanya bonus dari Pak Kenneth ini bisa memotivasi para atlet pelajar agar bisa berjuang lebih keras lagi di Popprov berikutnya dan bisa juara umum lagi,” kata Celine. (AGF/09).









