Zico Comeback ke Timnas di AMNC 2026

Sutan Diego Armando Zico kembali membela Merah Putih di ajang internasional bersama Timnas Minifootball Indonesia pada Asian Minifootball Championship (AMNC) 2026 di Jakarta, Selasa (15/9/2026). (Foto: IST/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Sutan Diego Armando Zico kembali mengenakan seragam Merah Putih di ajang internasional.

Setelah menjalani perjalanan sebagai pesepak bola profesional dan memperkuat Timnas Indonesia kelompok usia, Zico kini menjadi bagian dari Timnas Minifootball Indonesia yang tampil pada Asian Minifootball Championship (AMNC) 2026 di Jakarta.

AMNC 2026 menjadi pengalaman internasional pertama Zico di cabang mini football.

Pemain yang sebelumnya dikenal melalui kiprahnya bersama Timnas Indonesia kelompok usia itu harus beradaptasi dengan format permainan enam lawan enam yang memiliki karakter berbeda dari sepak bola konvensional.

Menurut Zico, permainan mini football memiliki perpaduan karakter sepak bola dan futsal.

Perbedaan tersebut membuat pemain dituntut lebih aktif bergerak serta melakukan rotasi selama pertandingan.

“Ini pertama kali karena ini level internasional. Biasanya kalau main mini soccer atau fun football bisa dibilang sering, tapi kalau ikut kompetisi seperti ini baru pertama kali,” kata Zico saat ditemui di Stadion ASIOP, Selasa (15/9/2026).

Sutan Diego Armando Zico kembali membela Merah Putih di ajang internasional bersama Timnas Minifootball Indonesia pada Asian Minifootball Championship (AMNC) 2026 di Jakarta, Selasa (15/9/2026). (Foto: IST/SP).

Zico juga mengaku baru bergabung dengan skuad Timnas Minifootball Indonesia sekitar satu pekan sebelum AMNC 2026 dimulai.

Kendati waktu persiapan relatif singkat, pengalaman bermain sepak bola dan kebiasaannya bermain futsal membantu proses adaptasi.

“Kayaknya semi-semi ya. Semi-semi futsal, semi-semi sepak bola. Cuma kemarin saya juga baru gabung. Baru seminggu latihan sebelum turnamen ini mulai,” ujarnya.

BACA JUGA  Brwa Nouri Pemain Asing Paling Loyal di Bali United

“Ya alhamdulillah, mungkin karena di rumah saya juga sering main futsal, jadi pelatih melihat saya cukup cepat beradaptasi. Saya juga merasa bisa mengikuti permainan ini.”

Kehadiran Zico di Timnas Minifootball Indonesia sekaligus melanjutkan perjalanan pemain kelahiran Jakarta tersebut di level internasional.

Sebelumnya, ia menjadi bagian dari Timnas Indonesia kelompok usia dan mencatatkan performa menonjol pada Kualifikasi Piala Asia U-16 2018.

Ketika itu, Zico mencetak 10 gol dan menjadi pencetak gol terbanyak Indonesia pada fase kualifikasi. Kariernya kemudian berlanjut ke level profesional.

Persija Jakarta sempat melepas Zico ke PSG Pati pada 2021 untuk mendapatkan pengalaman dan kesempatan bermain yang lebih besar.

Kini, beberapa tahun setelah menjalani karier di sepak bola profesional, Zico kembali mendapat kesempatan membela Indonesia.

Bedanya, kesempatan tersebut datang melalui mini football dengan format enam lawan enam.

Zico mengatakan dirinya harus kembali mempelajari cara membaca permainan karena sistem permainan mini football memiliki karakter tersendiri.

“Mulai dari awal. Cuma sebenarnya ada yang sama, tapi nggak sama juga. Buat saya, ini juga jadi pelajaran. Saya dapat ilmu baru dari permainan ini,” katanya.

BACA JUGA  Bobby Zulkarnain Buka Kejuaraan Taekwondo Honda Premium Matic Day di Medan

“Karena di sini benar-benar seperti futsal. Kita harus terus bergerak dan berputar. Kalau di sepak bola 11 lawan 11, kan memang sudah ada posisi dan pembagian areanya masing-masing. Kalau di sini lebih banyak rotasi dan pergerakan.”

Bagi Zico, pengalaman tampil di AMNC 2026 juga menunjukkan bahwa mini football dapat menjadi salah satu ruang bagi pemain sepak bola untuk terus berkompetisi.

Format permainan yang lebih kecil membuat pemain dengan latar belakang sepak bola maupun futsal memiliki kesempatan untuk beradaptasi dan mengembangkan kemampuan.

“Permainan ini juga dimainkan di lapangan yang masih punya karakter seperti sepak bola, bukan seperti futsal yang kemudian pindah ke sepak bola,” ujar Zico.

“Jadi menurut saya ada peluang buat pemain-pemain seperti kita untuk bermain dan berkembang di sini.”

AMNC 2026 sendiri memiliki arti penting bagi perkembangan mini football di kawasan Asia.

Turnamen yang berlangsung di Jakarta tersebut diikuti 10 negara yang terbagi dalam dua grup. Empat tim terbaik berhak melaju ke semifinal.

Selain memperebutkan gelar juara Asia, AMNC 2026 juga menjadi bagian dari jalur kualifikasi Asia menuju WMF World Championship 2027 di Republik Ceko.

Karena itu, kompetisi di Jakarta tidak hanya menjadi ajang regional, tetapi juga menjadi tahapan bagi negara-negara Asia untuk mendapatkan tiket menuju kejuaraan dunia.

BACA JUGA  Timnas 3x3 Putra Membangun Kekuatan Menuju SEA Games 2025 Thailand di GOR POPKI Cibubur

Bagi Indonesia, kehadiran Zico memperlihatkan bagaimana pemain yang memiliki pengalaman di sepak bola konvensional dapat masuk ke format permainan berbeda.

Pengalaman tersebut juga menjadi bagian dari proses berkembangnya mini football sebagai cabang olahraga dengan kompetisi yang semakin terstruktur.

Zico menilai keberadaan kompetisi seperti AMNC dapat membuka ruang baru bagi pemain yang ingin terus bermain dan berkembang.

“Menurut saya ada peluang buat pemain-pemain seperti kita untuk bermain dan berkembang di sini,” kata Zico.

Dengan pengalaman tersebut, AMNC 2026 menjadi babak baru dalam perjalanan Zico bersama Merah Putih.

Dari sepak bola usia muda, berlanjut ke level profesional, hingga kembali tampil di panggung internasional melalui mini football, Zico kini mendapat kesempatan menambah pengalaman sekaligus membantu Timnas Minifootball Indonesia bersaing di level Asia. (AGF/09).