ASAHAN, SUMUT | SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih dalam rangka menyambut dan memeriahkan Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., di Jalan Madong Lubis, tepatnya di depan SMP Negeri 1 Kisaran, Kamis (6/8/2026).
Gerakan pembagian bendera ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membangkitkan semangat nasionalisme, memperkuat rasa cinta tanah air, serta mengajak masyarakat ikut menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI dengan mengibarkan Sang Saka Merah Putih di lingkungan masing-masing.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan. Hadir Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Asahan, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Kajari Asahan, Kapolres Asahan, Danlanal Tanjung Balai Asahan, perwakilan Dandim 0208/Asahan, serta unsur pemerintah daerah lainnya.
Selain Forkopimda, kegiatan juga diikuti Staf Ahli Bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, serta jajaran Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Asahan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, M. Azmy Ismail, AP., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.10.1.1/5191/SJ tanggal 10 Juli 2026.
Dari gerakan tersebut, Pemkab Asahan berhasil mengumpulkan sebanyak 4.905 bendera untuk dibagikan kepada rumah penduduk. Selain itu, sebanyak 2.325 bendera disiapkan untuk kendaraan masyarakat sebagai bentuk partisipasi dalam memeriahkan momentum kemerdekaan.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya gerakan tersebut. Ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah hingga tingkat desa untuk aktif menyukseskan pemasangan bendera Merah Putih di seluruh wilayah Kabupaten Asahan.
Menurutnya, bendera Merah Putih bukan hanya simbol peringatan hari kemerdekaan, tetapi juga menjadi lambang kedaulatan negara, persatuan, dan perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.
“Kita ingin memastikan tidak ada wilayah di Kabupaten Asahan yang melewatkan momentum pengibaran Sang Saka Merah Putih. Bendera ini merupakan simbol pemersatu bangsa yang harus kita hormati dan banggakan bersama,” ujar Taufik.
Ia berharap Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih mampu memperkuat semangat gotong royong masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah menuju Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bendera secara simbolis kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Asahan.
Suasana semakin meriah ketika Bupati Asahan secara resmi melepas Pawai Kebangsaan. Kegiatan tersebut menampilkan berbagai atraksi, mulai dari drumband, Paskibraka, pertunjukan busana adat berbagai etnis oleh pelajar, hingga partisipasi organisasi kepemudaan (OKP) dan perwakilan partai politik.
Pawai Kebangsaan tersebut menjadi wadah untuk memperlihatkan keberagaman masyarakat Asahan yang tetap bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Usai pelepasan pawai, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian bendera Merah Putih secara langsung kepada masyarakat dan pengendara yang melintas di kawasan Jalan Madong Lubis.
Antusiasme masyarakat terlihat saat menerima bendera sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan nasional tersebut. Kegiatan ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman.
Seluruh rangkaian kegiatan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih dan Pawai Kebangsaan Kabupaten Asahan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Acara ditutup secara resmi pada pukul 10.30 WIB.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Asahan berharap semangat kemerdekaan tidak hanya dirasakan saat perayaan HUT RI, tetapi juga menjadi energi positif bagi masyarakat dalam menjaga persatuan dan bersama-sama membangun daerah. (MA/09)










