Sinergi Penghijauan, Babinsa Kesongo dan DLH Bojonegoro Siapkan Ratusan Lubang Tanam

DLH
Sinergi Penghijauan, Babinsa Kesongo dan DLH Bojonegoro Siapkan Ratusan Lubang Tanam (foto: Kodim0813/Bojonegoro)

BOJONEGORO, SUDUTPANDANG.ID – Upaya menjaga lingkungan menjadi bagian dari pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Di tengah pengerjaan berbagai sasaran fisik, Babinsa Desa Kesongo bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro melakukan kegiatan pra-penanaman pohon di sepanjang tanggul sungai, Kamis (6/7/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan dengan membuat lubang tanam pada sejumlah titik yang telah ditentukan. Nantinya, lubang tersebut akan digunakan untuk menanam pohon yang diharapkan dapat membantu menjaga kondisi tanggul sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan di sekitar sungai.

Tidak hanya berorientasi pada pembangunan jalan, jembatan, atau fasilitas umum, TMMD ke-129 juga diarahkan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Babinsa dan petugas DLH terlihat bekerja bersama menyiapkan lahan tanam.

Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga kawasan sungai yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat Desa Kesongo.

BACA JUGA  Pemkab Asahan Gelar Tes Asesmen Kompetisi Seleksi JPT

Serka Lasmidi, Babinsa Desa Kesongo, mengatakan penghijauan menjadi bagian penting dalam pembangunan desa karena manfaatnya tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga untuk masa mendatang.

“TMMD tidak melulu soal bangun jalan atau jembatan, tapi juga tentang bagaimana kita bersama-sama menjaga alam demi keberlangsungan hidup generasi mendatang. Penanaman pohon di tanggul sungai ini sangat krusial, terutama untuk mengantisipasi bahaya erosi dan longsor, apalagi saat musim hujan tiba,” ungkap Serka Lasmidi.

Menurutnya, tanaman yang nantinya tumbuh di sepanjang tanggul diharapkan mampu membantu menjaga struktur tanah. Keberadaan pepohonan juga akan membuat kawasan sungai lebih hijau dan nyaman.

Penanaman pohon di sekitar tanggul bukan sekadar kegiatan penghijauan. Vegetasi di kawasan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang.

Selain membantu menjaga kondisi tanah, pohon juga dapat mendukung penyerapan air dan menciptakan habitat bagi berbagai organisme yang berada di sekitar ekosistem sungai.

BACA JUGA  Kapolres dan Dandim Tabanan Kompak Turun Langsung Bersihkan Pantai

“Selain memperkuat tanggul, pohon-pohon ini nantinya akan memberikan manfaat jangka panjang, seperti meningkatkan resapan air, menjaga keseimbangan ekosistem, serta memberikan keteduhan dan keindahan bagi desa kami,” tambahnya.

Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan desa membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. TNI melalui Babinsa, pemerintah daerah melalui DLH, serta masyarakat dapat mengambil peran masing-masing dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Keberhasilan program penghijauan tidak hanya ditentukan oleh proses menanam pohon. Perawatan setelah penanaman menjadi hal yang tidak kalah penting agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Karena itu, Serka Lasmidi mengajak masyarakat Desa Kesongo ikut menjaga tanaman yang nantinya ditanam di sepanjang tanggul sungai.

“Tentu kami sangat berharap masyarakat juga turut berpartisipasi aktif, tidak hanya dalam penanaman, tetapi juga dalam merawat dan menjaga pohon-pohon ini agar manfaatnya bisa dirasakan bersama. Ini adalah investasi kita untuk masa depan,” pungkas Serka Lasmidi.

BACA JUGA  Sriatun Dilantik sebagai Ketua Dekranasda Kab Sidoarjo

Kegiatan pembuatan lubang tanam di tanggul sungai Desa Kesongo menjadi salah satu wujud nyata kepedulian lingkungan dalam rangkaian TMMD ke-129 Bojonegoro.

Melalui kerja sama tersebut, penghijauan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama untuk menjaga tanggul, ekosistem sungai, serta lingkungan desa secara berkelanjutan.(ACZ/04)