Kemenpora Siapkan Kalender Olahraga 2027

Kemenpora menargetkan memiliki kalender olahraga nasional mulai 2027 untuk menyelaraskan berbagai agenda olahraga di Indonesia sekaligus memperkuat ekosistem dan industri olahraga. (Foto: AGF/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menargetkan memiliki kalender acara olahraga nasional mulai 2027.

Kalender tersebut akan menjadi panduan untuk menyelaraskan berbagai agenda olahraga di Indonesia agar penyelenggaraannya lebih teratur dan terintegrasi.

Rencana tersebut merupakan bagian dari target Kemenpora dalam membangun ekosistem industri olahraga yang lebih tertata. Kalender olahraga nasional nantinya memuat berbagai kegiatan dan pertandingan olahraga selama satu tahun, lengkap dengan lokasi serta waktu pelaksanaannya.

Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora Teuku Arlan Perkasa Lukman mengatakan penyusunan kalender acara olahraga menjadi salah satu target besar Kemenpora pada 2027. Program tersebut dijalankan sesuai arahan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir.

“Tujuan besar kami di tahun 2027 sesuai arahan Pak Menteri, bahwa kami akan membuat calendar of events di Indonesia,” kata Arlan dalam konferensi pers penyelenggaraan Jakarta Hybrid Race di Jakarta, Kamis.

Menurut Arlan, kalender olahraga nasional diperlukan untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai berbagai kegiatan olahraga yang berlangsung di Indonesia sepanjang tahun.

Dengan adanya kalender tersebut, agenda pertandingan dan kegiatan olahraga diharapkan dapat tersusun secara sistematis. Informasi mengenai waktu dan lokasi penyelenggaraan juga dapat diketahui lebih awal oleh berbagai pihak yang berkepentingan.

BACA JUGA  Timnas U-17 Indonesia Cetak Sejarah di Piala Dunia 2025

Kalender tersebut nantinya dapat menjadi acuan bagi atlet dalam mengatur persiapan. Penonton juga dapat merencanakan kehadiran untuk menyaksikan pertandingan atau kompetisi yang diminati.

Selain itu, pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat melakukan perencanaan secara lebih baik, termasuk dalam aspek promosi, dukungan penyelenggaraan, hingga pengembangan potensi ekonomi daerah.

Arlan mengatakan kebutuhan terhadap kalender olahraga semakin penting karena Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas. Wilayah Indonesia membentang dari Aceh hingga Papua dengan berbagai daerah yang menjadi lokasi penyelenggaraan kompetisi olahraga.

Menurut dia, kondisi geografis tersebut membuat penyelenggaraan berbagai ajang olahraga perlu ditata secara lebih baik. Penjadwalan yang terintegrasi diharapkan dapat mencegah terjadinya benturan agenda dan sekaligus memberikan ruang yang lebih optimal bagi setiap kegiatan.

“Jadi, pengaturannya kita siapkan karena pengaturan untuk event tidak bisa berdiri sendiri,” ujarnya.

Arlan menegaskan bahwa penyusunan kalender acara olahraga nasional menjadi bagian dari target utama Kemenpora untuk membangun ekosistem olahraga yang lebih terstruktur. Langkah tersebut juga diharapkan dapat memperkuat industri olahraga di berbagai daerah.

BACA JUGA  China Masters: Harapan Baru Ganda Putri dan Campuran Indonesia

Kemenpora, kata dia, tidak hanya fokus pada penyusunan kalender, tetapi juga terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan kegiatan olahraga. Kerja sama dilakukan dengan pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta yang dinilai sudah memiliki kesiapan dalam mendukung ekosistem industri olahraga.

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut adalah kerja sama Kemenpora dengan perusahaan industri olahraga 20FIT dalam penyelenggaraan Jakarta Hybrid Race. Kompetisi kebugaran itu menjadi bagian dari rangkaian Indonesia Sport Summit (ISS) 2026.

Jakarta Hybrid Race dirancang sebagai kompetisi kebugaran yang dapat mendorong keterlibatan masyarakat sekaligus memperkuat industri olahraga. Kegiatan tersebut juga diharapkan tidak hanya berlangsung dalam satu penyelenggaraan, tetapi dapat dikembangkan menjadi ajang berseri.

Arlan berharap kompetisi kebugaran tersebut nantinya dapat digelar di berbagai daerah. Dengan penyelenggaraan secara berkala, ekosistem olahraga kebugaran di Indonesia diharapkan semakin berkembang dan memiliki basis peserta yang lebih luas.

BACA JUGA  Kemenpora Siapkan Sertifikasi Pelatih Olahraga Disabilitas

Menurutnya, pengembangan event olahraga membutuhkan perencanaan yang matang dan tidak dapat dilakukan secara terpisah. Karena itu, sinergi antara pemerintah, penyelenggara, sektor swasta, atlet, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi faktor penting.

Penyusunan kalender olahraga nasional mulai 2027 diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat sinergi tersebut. Selain membantu penataan agenda, kalender juga dapat menjadi sarana promosi bagi berbagai event olahraga di Indonesia.

Pada akhirnya, Kemenpora berharap kalender olahraga nasional mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Agenda olahraga yang tersusun dengan baik tidak hanya mendukung prestasi atlet, tetapi juga berpotensi meningkatkan kunjungan, menggerakkan sektor usaha, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui industri olahraga. (09/AGF).