Veddriq Leonardo Lolos, Aditya Pecahkan Rekor Asian Games

Veddriq Leonardo mencatat waktu 4,78 detik dan menempati posisi kelima kualifikasi speed putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (Foto: IST/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Atlet panjat tebing Indonesia Veddriq Leonardo mengaku puas dengan penampilannya pada babak kualifikasi speed putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Veddriq mencatat waktu terbaik 4,78 detik dan mengakhiri kualifikasi di posisi kelima.

Babak kualifikasi berlangsung di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Aichi, Jepang, Rabu (30/9/2026). Veddriq menunjukkan peningkatan catatan waktu pada setiap kesempatan hingga akhirnya membukukan waktu terbaik pada percobaan keempat.

Pada kesempatan pertama, peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu mencatat waktu 5,06 detik. Ia kemudian memperbaikinya menjadi 4,99 detik pada percobaan kedua dan 4,89 detik pada kesempatan ketiga.

Veddriq akhirnya menorehkan waktu 4,78 detik pada percobaan keempat. Catatan tersebut menempatkannya di urutan kelima dan memastikan langkahnya berlanjut ke babak berikutnya.

“Alhamdulillah bisa menampilkan yang terbaik maksimal tadi. Memang cukup puas, hanya saja tadi agak sedikit kewalahan karena waktu persiapan saya terlalu mepet dengan babak kualifikasi,” kata Veddriq setelah perlombaan.

Menurut Veddriq, jadwal perlombaan yang berlangsung lebih cepat dari perkiraannya membuat waktu persiapan menjadi lebih singkat. Ia mengaku harus menyesuaikan diri dengan kondisi tersebut sebelum menjalani seluruh rangkaian kualifikasi.

BACA JUGA  Timnas Putri U16 Mulai TC 24 Juli di Kudus

“Ternyata pas perputaran agak lebih cepat, pesertanya enggak terlalu ramai. Tapi bisa teratasi, alhamdulillah,” ujarnya.

Meski demikian, Veddriq mampu memperbaiki catatan waktu secara bertahap. Konsistensi tersebut menjadi modal penting sebelum menghadapi fase gugur yang akan menentukan langkahnya menuju perebutan medali.

Selain penampilan Veddriq, Indonesia mendapatkan kabar positif dari Aditya Tri Syahria. Rekan satu tim Veddriq tersebut menjadi atlet tercepat pada babak kualifikasi speed putra.

Aditya mencatat waktu 4,62 detik pada kesempatan keempat di Lane A. Catatan tersebut sekaligus memecahkan rekor Asian Games dan mengantarkannya menduduki posisi pertama dalam klasemen kualifikasi.

Hasil tersebut membuat Aditya melaju ke babak perempat final bersama Veddriq. Keberhasilan dua atlet Indonesia menembus fase berikutnya membuka peluang bagi Merah Putih untuk bersaing dalam perebutan medali nomor speed putra.

Veddriq menyambut positif performa Aditya. Ia menilai catatan waktu yang dibuat rekannya memberikan tambahan motivasi bagi tim Indonesia.

“Insya Allah optimis lah buat tim Indonesia, apalagi Adit juga memuncaki klasemen kualifikasi dan masuk ke babak berikutnya,” kata Veddriq.

Dalam klasemen kualifikasi, Aditya berada di posisi teratas dengan waktu 4,62 detik. Atlet China Jianguo Long menempati posisi kedua dengan catatan 4,64 detik.

BACA JUGA  Beri Bantuan Alat Olahraga, Menpora Berharap Prestasi Aceh Terus Meningkat

Posisi ketiga ditempati atlet China Shouhong Chu dengan waktu 4,67 detik. Sementara itu, wakil Kazakhstan Damir Toktarov berada di peringkat keempat dengan catatan 4,76 detik, tepat di depan Veddriq.

Ketatnya persaingan terlihat dari selisih waktu para atlet. Veddriq menilai posisi dalam bagan pertandingan bukan satu-satunya faktor yang menentukan hasil pada fase gugur.

Menurut dia, perbedaan waktu yang sangat tipis membuat setiap atlet tetap memiliki peluang. Persiapan, konsistensi, dan kemampuan menjaga performa saat menghadapi lawan menjadi faktor penting dalam pertandingan berikutnya.

“Kalau di level ini sebetulnya bagan enggak terlalu berpengaruh karena perbedaannya tipis, kayak 0,02 detik. Nanti tinggal bagaimana persiapan dan kita lihat hasil pertandingan kayak gimana. Yang pasti kita coba berikan maksimal, terbaik,” tutur Veddriq.

Veddriq juga memastikan kondisi fisiknya dalam keadaan prima menjelang babak perempat final.

“Kondisi dalam keadaan alhamdulillah prima,” ujarnya.

Babak perempat final speed putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berlangsung Kamis (1/10/2026). Setelah itu, persaingan berlanjut ke semifinal dan final pada hari yang sama.

BACA JUGA  PBS Akhiri Perlawanan LavAni 3-2

Bagi Veddriq, fase gugur menjadi kesempatan untuk memperbaiki performa sekaligus menjaga peluang meraih medali bagi Indonesia.

Sementara Aditya akan berusaha mempertahankan momentum setelah menjadi pemuncak kualifikasi sekaligus memecahkan rekor Asian Games.

Dua wakil Indonesia tersebut kini menjadi tumpuan pada nomor speed putra. Dengan selisih waktu yang sangat ketat, Veddriq dan Aditya perlu menjaga fokus pada setiap detail perlombaan untuk melanjutkan langkah ke babak berikutnya.

Penampilan mereka di Portmesse Nagoya juga menjadi bagian dari perjuangan kontingen Indonesia dalam Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Performa maksimal pada fase gugur akan menentukan peluang kedua atlet untuk melangkah lebih jauh dan bersaing memperebutkan medali. (09/AGF).