KONI Lantik PB ORADO, Domino Menuju PON 2028

Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman melantik Ketua Umum PB ORADO Yooky Tjahrial beserta jajaran pengurus masa bakti 2025–2029 di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2026). (Foto: IST/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat resmi mengukuhkan dan melantik Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) masa bakti 2025–2029.

Pelantikan tersebut menjadi momentum untuk mendorong domino berkembang dari permainan tradisional menjadi olahraga prestasi.

Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menegaskan olahraga domino akan menjalani tahap ekshibisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 NTT-NTB. Ekshibisi menjadi salah satu tahapan penting sebelum suatu cabang olahraga dapat dipertandingkan secara resmi pada PON.

“Cabang olahraga yang menjadi anggota KONI Pusat, sebelum dipertandingkan pada PON, mereka harus menggelar ekshibisi pada PON XXII/2028 NTT-NTB,” kata Marciano saat pelantikan PB ORADO di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman melantik Ketua Umum PB ORADO Yooky Tjahrial beserta jajaran pengurus masa bakti 2025–2029 di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2026). (Foto: IST/SP).

Menurut Marciano, penyelenggaraan ekshibisi akan menjadi bahan evaluasi KONI Pusat untuk menilai kelayakan domino sebagai cabang olahraga pada PON berikutnya.

“Dengan ekshibisi itu, tim evaluasi dari KONI Pusat melihat apakah layak dipertandingkan pada PON,” lanjutnya.

PB ORADO sebelumnya resmi menjadi anggota KONI Pusat setelah mendapat persetujuan seluruh peserta Rakernas KONI 2026. Dengan status tersebut, Marciano meminta kepengurusan baru mampu menunjukkan kinerja dan prestasi untuk membuktikan keberadaan domino sebagai bagian dari olahraga nasional.

Ia bahkan mendorong PB ORADO untuk tidak hanya fokus pada kompetisi domestik, tetapi mulai menyiapkan penyelenggaraan kejuaraan berskala internasional di Indonesia.

BACA JUGA  Erick Thohir Tekankan Pembentukan Karakter Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045

“Dengan segala kemampuan yang dimiliki, saya berharap ORADO menyelenggarakan kejuaraan internasional di Indonesia,” ujar Marciano.

Menurutnya, pengembangan domino secara serius diharapkan dapat memberikan efek domino ke negara-negara tetangga. Dalam jangka panjang, olahraga tersebut diharapkan mampu berkembang hingga masuk dalam berbagai multievent internasional, mulai dari SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

Marciano juga mengingatkan pengurus PB ORADO agar menjalankan organisasi sesuai regulasi. Kepatuhan terhadap anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), serta berbagai aturan yang berlaku, menjadi salah satu hal yang ditekankan.

Selain itu, ia meminta para pengurus memiliki komitmen dan kesediaan berkorban untuk mengembangkan olahraga domino di Indonesia.

“Olahraga Domino akan besar kalau pengurusnya mencintai olahraga ini, saudara-saudara harus punya waktu untuk bekerja dan memantau perkembangan olahraga ini di Indonesia,” katanya.

Ketua Umum PB ORADO Yooky Tjahrial menyambut arahan tersebut dengan menegaskan komitmen organisasi untuk memperluas sosialisasi domino sebagai olahraga prestasi. Menurutnya, pembinaan atlet menjadi salah satu fokus utama setelah PB ORADO resmi menjadi bagian dari KONI Pusat.

“Kita semua semangat untuk lebih sosialisasi domino dan membentuk atlet,” ujar Yooky.

Saat ini, PB ORADO mengklaim telah memiliki kepengurusan di 38 provinsi dengan anggota yang tersebar di lebih dari 300 kabupaten/kota. Struktur tersebut menjadi modal bagi organisasi untuk memperluas pembinaan hingga tingkat daerah.

BACA JUGA  Raih Medali Internasional, PP Persambi Berharap Sambo Tampil di PON 2028

“Kita akan besarkan ORADO di seluruh Indonesia,” tegas Yooky.

Ia menilai pengembangan domino juga harus melibatkan para pemain dari generasi sebelumnya. Menurutnya, domino merupakan permainan yang telah dikenal masyarakat sejak lama sehingga pengalaman para pemain senior perlu dirangkul dalam proses pembinaan.

“Olahraga Domino ini warisan dari zaman dulu, jadi jangan ditinggalkan pemain zaman dulu, kita rangkul, kita berikan pengarahan,” jelasnya.

Selain membangun prestasi, PB ORADO juga ingin menjadikan domino sebagai bagian dari industri olahraga atau sport industry. Yooky menilai kompetisi domino memiliki potensi komersial dan hiburan yang dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Olahraga Domino ini akan menjadi Sport Industry, yang melekat pada nilai-nilai komersial, tetapi tetap menjunjung tinggi nilai-nilai olahraga,” katanya.

Sekretaris Jenderal KONI Pusat Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS., menjelaskan ekshibisi ORADO pada PON XXII/2028 NTT-NTB akan menjadi salah satu dasar evaluasi terhadap perkembangan organisasi dan olahraga domino.

“Setelah PON XXII/2028 NTT-NTB, tentunya kami akan melakukan evaluasi terhadap PB ORADO. Apabila seluruh persyaratan telah terpenuhi, ORADO dapat dipertandingkan pada PON 2032,” ujar Lukman.

BACA JUGA  Marquez Terpuruk di Honda, Jajal Ducati di MotoGP 2024

Ia menambahkan, kehadiran ORADO sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mengembangkan industri olahraga di Indonesia.

Sementara itu, PB ORADO menyiapkan sejumlah agenda kompetisi sebagai bagian dari pembinaan. Salah satunya kegiatan dalam rangka HUT TNI yang akan digelar serentak di 101 kota pada 27 September 2026.

Yooky menyebut kegiatan tersebut ditargetkan memecahkan Rekor MURI untuk jumlah peserta dan kota terbanyak. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan itu diharapkan memperluas basis pemain dan menemukan bibit atlet potensial.

PB ORADO juga menargetkan olahraga domino dapat menembus kompetisi internasional. Salah satu strategi yang disiapkan adalah membangun Liga Domino dan memperkuat klub-klub di berbagai daerah.

“Target kita ke depan adalah bertanding di tingkat internasional. Hal tersebut perlahan akan kita jajaki melalui kompetisi seperti Liga Domino, agar klub dapat lebih fokus membina para atlet, mengingat atlet-atlet terbaik biasanya lahir dari daerah,” pungkas Yooky. (09/AGF).