Jakarta Hybrid Race Ramaikan ISS 2026

Kemenpora bersama 20FIT menghadirkan Jakarta Hybrid Race dalam rangkaian Indonesia Sport Summit (ISS) 2026 di JICC, Senayan, Jakarta, 11–13 September 2026, sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan industri olahraga dan kebugaran di Indonesia. (Foto: AGF/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggandeng perusahaan industri olahraga 20FIT untuk menghadirkan kompetisi kebugaran Jakarta Hybrid Race dalam rangkaian Indonesia Sport Summit (ISS) 2026.

Kompetisi tersebut dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, pada 11–13 September 2026. Ajang ini menjadi bagian dari upaya Kemenpora memperkuat Indonesia Sport Summit sebagai ruang pertemuan berbagai unsur dalam ekosistem olahraga nasional.

Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora Teuku Arlan Perkasa Lukman mengatakan ISS 2026 tidak hanya diarahkan sebagai ajang olahraga, tetapi juga menjadi wadah bagi pelaku industri, komunitas, atlet, dan masyarakat untuk berinteraksi.

“Kami ingin menjadikan ISS ini sebagai suatu platform atau suatu tempat di mana seluruh ekosistem olahraga akan berkumpul dan juga berinteraksi,” kata Arlan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Menurut Arlan, olahraga kebugaran, termasuk format hybrid race, menunjukkan perkembangan yang cukup pesat di Indonesia. Antusiasme masyarakat terhadap kompetisi tersebut juga terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Ia mencontohkan kompetisi hybrid race yang digelar di Jakarta pada 27–28 Juni. Dalam ajang tersebut, jumlah peserta tercatat mencapai sekitar 11.500 orang.

BACA JUGA  Perjalanan Persija di Liga 1 Hingga Pekan ke 10

Melihat tingginya minat masyarakat, Kemenpora bersama 20FIT kemudian menghadirkan Jakarta Hybrid Race dalam rangkaian ISS 2026. Kompetisi itu dirancang dengan format yang lebih singkat sehingga peserta dapat merasakan pengalaman bertanding yang lebih cepat dan dinamis.

Arlan menjelaskan, peserta nantinya akan menghadapi delapan station dengan jarak yang dibuat setengah dari format sebelumnya.

“Para peserta akan ikut delapan station, jaraknya setengah. Jadi harusnya lebih ramai dan lebih seru, tapi juga lebih cepat,” ujarnya.

Ia menilai pertumbuhan kompetisi kebugaran turut memberikan dampak terhadap perkembangan industri olahraga. Menurutnya, peningkatan jumlah peserta dalam berbagai kompetisi menunjukkan bahwa olahraga kebugaran telah berkembang menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi ekonomi.

Arlan mencontohkan perkembangan hybrid race di China. Kompetisi tersebut mulai masuk pada 2024 dan terus mengalami pertumbuhan hingga 2026. Pada penyelenggaraan 2026, jumlah peserta mencapai 7.660 orang dengan nilai ekonomi yang dihasilkan sekitar Rp22 miliar.

Karena itu, Kemenpora memastikan dukungan terhadap penyelenggaraan Jakarta Hybrid Race melalui kolaborasi dengan sektor swasta. Dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga mencakup aspek lain yang berkaitan dengan pengembangan industri olahraga.

BACA JUGA  Harapan Menpora Untuk Timnas Indonesia Pada Leg 2

“Kami hadir itu bukan cuma hadir dalam bentuk doa, tapi hadir dalam bentuk dukungan keuangan, kemudahan pajak dan segala macam,” kata Arlan.

Ia menambahkan, kehadiran kompetisi kebugaran di ISS 2026 diharapkan semakin memperkuat tujuan utama kegiatan tersebut. ISS tidak hanya menjadi tempat bertemunya masyarakat dan komunitas olahraga, tetapi juga membuka peluang interaksi ekonomi antar pelaku industri.

Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) 20FIT Novi Eastiyanto mengapresiasi dukungan Kemenpora terhadap penyelenggaraan Jakarta Hybrid Race. Menurutnya, Jakarta menjadi salah satu titik penting dalam perkembangan tren olahraga kebugaran di Indonesia.

Dalam kompetisi tersebut, 20FIT akan menyiapkan berbagai kebutuhan peserta, mulai dari arena pertandingan, program latihan, pelatih, hingga standar prosedur operasional.

“Kami juga memberikan pilihan ke kita semua untuk mencoba berlatih sesuai dengan kebutuhan race dan sebagainya,” kata Novi.

Selain program latihan, 20FIT juga menyiapkan fasilitas pemulihan bagi peserta yang ingin meningkatkan performa. Tim dokter turut disediakan untuk mendukung aspek kesehatan dan keselamatan selama rangkaian kegiatan.

Novi berharap Jakarta Hybrid Race dapat menjadi langkah awal untuk membangun lanskap kompetisi kebugaran yang lebih besar dan berkelanjutan di Indonesia.

BACA JUGA  Kemenpora Gandeng Nestlé Majukan Olahraga

Menurut dia, antusiasme masyarakat terhadap olahraga hybrid race tahun ini sangat tinggi. Fenomena tersebut terlihat dari semakin banyaknya masyarakat yang mulai mencoba olahraga tersebut, baik sebagai aktivitas sementara maupun dengan tujuan menjadi atlet.

“Kami sadar di tahun ini antusiasmenya sangat luar biasa. Hampir semuanya dalam tanda kutip kefomoan atau migrasi, baik migrasi sementara ataupun migrasi seterusnya menjadi atlet hybrid race,” ujarnya.

Konferensi pers Jakarta Hybrid Race turut dihadiri atlet elite hybrid race berdarah Amerika Serikat-Vietnam, Johnny Tieu.

Penyelenggaraan Jakarta Hybrid Race dalam ISS 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi kebugaran, tetapi juga memperluas ekosistem olahraga nasional.

Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta diharapkan mampu mendorong semakin banyak masyarakat terlibat dalam olahraga sekaligus membuka peluang ekonomi baru melalui industri kebugaran. (09/AGF).