JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Timnas Indonesia U17 tergabung di Grup A Kualifikasi Piala Asia U17 2027 berdasarkan hasil undian yang berlangsung di AFC House, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (27/8/2026).
Garuda Muda akan bersaing dengan tuan rumah Myanmar, Afghanistan, Filipina, dan Kamboja.
Hasil undian tersebut menempatkan Indonesia U17 di grup yang dihuni lima negara. Skuad Garuda Muda akan berjuang menjadi juara grup demi mengamankan tiket menuju putaran final Piala Asia U17 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Uzbekistan.
Indonesia sebelumnya masuk Pot 1 dalam pengundian. Posisi tersebut ditempati berdasarkan perolehan poin AFC dari tiga edisi terakhir turnamen Piala Asia U17.
Selain Indonesia, negara yang berada di Pot 1 adalah Thailand, Uni Emirat Arab, Oman, Yaman, India, dan Iran. Dengan status sebagai salah satu unggulan, Indonesia kemudian ditempatkan di salah satu dari tujuh grup yang tersedia.
Sebanyak 35 negara ambil bagian dalam babak kualifikasi. Seluruh peserta dibagi ke dalam tujuh grup, dengan masing-masing grup berisi lima tim yang berasal dari lima pot berbeda.
Format tersebut membuat setiap tim harus tampil konsisten sejak pertandingan pertama. Indonesia tidak hanya dituntut mengatasi Myanmar sebagai tuan rumah, tetapi juga menghadapi Afghanistan, Filipina, dan Kamboja dalam persaingan untuk menjadi pemuncak klasemen Grup A.
Kualifikasi Piala Asia U17 2027 akan menggunakan format single round-robin. Dengan sistem tersebut, setiap peserta dalam grup akan saling berhadapan satu kali.
Seluruh pertandingan babak kualifikasi dijadwalkan berlangsung pada 8-20 November 2026. Indonesia harus memanfaatkan periode persiapan yang tersedia untuk membangun tim sebelum menghadapi persaingan resmi.
Saat ini, Indonesia U17 tengah menjalani rangkaian persiapan di bawah asuhan pelatih David Nascimento. Sebanyak 24 pemain dipanggil untuk mengikuti pemusatan persiapan sekaligus mematangkan skuad yang akan diproyeksikan tampil dalam Kualifikasi Piala Asia U17 2027.
Persiapan Garuda Muda juga telah mencakup sejumlah pertandingan uji coba internasional. Indonesia U17 menghadapi Malaysia pada Juli 2026 dan kemudian menjalani pertandingan uji coba melawan Uzbekistan pada Agustus.
Laga internasional tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi tim. Pertandingan uji coba memberikan kesempatan kepada tim pelatih untuk mengukur kemampuan pemain, mencoba komposisi skuad, serta memperbaiki sejumlah aspek permainan sebelum tampil dalam kompetisi resmi.
Target Indonesia pada babak kualifikasi kali ini cukup jelas. Garuda Muda harus mengakhiri fase grup sebagai juara Grup A untuk memastikan tiket ke putaran final Piala Asia U17 2027.
Hanya tujuh juara grup yang berhak lolos dari babak kualifikasi. Mereka kemudian akan bergabung dengan sembilan negara yang telah lebih dahulu memastikan tempat di putaran final setelah mendapatkan tiket menuju Piala Dunia U17 2026.
Sembilan negara tersebut adalah Uzbekistan, Australia, Arab Saudi, Tajikistan, Jepang, China, Vietnam, Korea Selatan, dan Qatar.
Uzbekistan akan menjadi tuan rumah putaran final Piala Asia U17 2027. Kehadiran negara-negara yang telah memastikan tiket lebih awal membuat persaingan di putaran final diprediksi tetap ketat.
Bagi Indonesia, keberhasilan menembus putaran final juga menjadi kesempatan untuk memperbaiki catatan pada edisi sebelumnya. Pada Piala Asia U17 2026, Indonesia yang ketika itu dilatih Kurniawan Dwi Yulianto harus mengakhiri turnamen sebagai juru kunci Grup B.
Indonesia mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan. Garuda Muda mengalami dua kekalahan dan hanya meraih satu kemenangan, yakni ketika mengalahkan China dengan skor 1-0.
Catatan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Indonesia U17 untuk menghadapi kualifikasi tahun ini. Dengan persiapan yang dilakukan sejak jauh hari, tim pelatih diharapkan dapat membentuk skuad yang lebih kompetitif dan mampu bersaing hingga pertandingan terakhir.
Hasil undian Grup A juga membuat persiapan Indonesia memasuki tahap penting.
David Nascimento dan staf pelatih perlu memastikan 24 pemain yang dipanggil memiliki kesiapan fisik, mental, serta pemahaman taktik sebelum bertolak menghadapi rangkaian pertandingan kualifikasi.
Indonesia U17 kini memiliki waktu untuk mematangkan strategi sekaligus mempelajari karakter permainan para calon lawan.
Konsistensi akan menjadi kunci karena hanya juara grup yang berhak melanjutkan perjuangan menuju Piala Asia U17 2027. (09/AGF).











