JAKARTA, SUDUT PANDANG.ID – Komandan Lanud (Danlanud) Halim Perdanakusuma Marsma TNI Ali Gusman, mendampingi Sekretaris Kabinet (Seskab) RI Teddy Indra Wijaya meninjau pengiriman 31 ton bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (24/8/2026).
Peninjauan dilakukan di Baseops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, untuk memastikan kesiapan proses pengiriman bantuan sebelum diberangkatkan menuju wilayah terdampak.
Sebanyak tiga pesawat TNI AU digunakan untuk mengangkut bantuan tersebut menuju Labuan Bajo dan Maumere. Bantuan terdiri atas makanan siap makan, biskuit, wafer, protein bar, roti, serta mainan untuk anak-anak terdampak bencana.
Pengiriman bantuan dilakukan menggunakan pesawat Airbus A400M Skadron Udara 31 dan Boeing 737 Skadron Udara 17.
Bantuan selanjutnya akan didistribusikan melalui Bandara Komodo, Labuan Bajo, dan Bandara Frans Seda, Maumere.
Seskab Teddy Indra Wijaya mengatakan, pengiriman bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan masyarakat terdampak bencana memperoleh bantuan secara cepat dan tepat.
“Sesuai arahan Presiden, seluruh penanganan harus dilakukan secara cepat dan terpadu. Kita memastikan bantuan benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak. Mereka tidak sendiri, kita hadir dan membersamai mereka,” ujar Teddy.
Sementara itu, Danlanud Marsma TNI Ali Gusman menegaskan bahwa kesiapan Lanud Halim Perdanakusuma dalam mendukung operasi penerbangan TNI AU untuk penanganan bencana dan pendistribusian bantuan kemanusiaan.
Ia menjelaskan, dukungan tersebut mencakup kesiapan fasilitas, personel, serta pelayanan penerbangan guna memastikan proses pengiriman bantuan berjalan aman dan lancar.
“Lanud Halim Perdanakusuma siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan aman dan lancar,” kata Ali.
Menurut Danlanud, pengiriman bantuan tersebut menjadi bagian dari sinergi pemerintah dan TNI AU dalam mempercepat penanganan bencana sekaligus memastikan bantuan kemanusiaan segera diterima masyarakat yang membutuhkan.(red)











