Pemkab Asahan Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Wakil Bupati Asahan Rianto menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Asahan di Masjid H. Agung Achmad Bakrie Kisaran, Senin (31/8/2026). (Foto: IST/SP).

ASAHAN, SUMUT – SUDUTPANDANG.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Asahan di Masjid H. Agung Achmad Bakrie Kisaran, Senin (31/8/2026).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menjadi momentum bagi jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat keimanan, ketakwaan, akhlak, serta kebersamaan.

Kegiatan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat di lingkungan Pemkab Asahan, Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Majelis Ulama Indonesia (MUI), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pelajar.

Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., hadir mewakili Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. Dalam kesempatan tersebut, Rianto menyampaikan pidato tertulis Bupati Asahan yang menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak seharusnya dipandang hanya sebagai kegiatan seremonial.

Menurutnya, peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW memiliki makna penting untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan sekaligus meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Wakil Bupati Asahan Rianto menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Asahan di Masjid H. Agung Achmad Bakrie Kisaran, Senin (31/8/2026). (Foto: IST/SP).

“Peringatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat keimanan, ketakwaan, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW,” demikian pesan Bupati Asahan yang disampaikan Wakil Bupati Rianto.

BACA JUGA  Momentum HKN ke-61 Dorong Transformasi Kesehatan di Kabupaten Asahan

Keteladanan Nabi Muhammad SAW, lanjutnya, perlu diwujudkan melalui sikap dan perilaku masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan untuk memperkuat persatuan dan membangun kehidupan sosial yang harmonis.

Bupati Asahan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan tamu undangan yang telah hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus membangun kebersamaan di Kabupaten Asahan.

Pemkab Asahan berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Selain itu, momentum tersebut diharapkan mampu mendorong terbentuknya masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.

Penguatan nilai agama dan kebersamaan juga dipandang sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan Kabupaten Asahan yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat. Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan Alhafiz Haikal Fajar Pane.

BACA JUGA  Wabup Asahan Adakan Prosesi Upah-Upah dan Tepung Tawar Jemaah Calon Haji

Suasana semakin semarak dengan tausiah singkat yang disampaikan Naya Berlian Setiawan, peraih Juara Dai Cilik TVRI Sumut 2024.

Pesan keagamaan yang disampaikan menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman nilai-nilai Islam kepada masyarakat, termasuk generasi muda.

Puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diisi ceramah agama oleh Al-Ustadz Buya Prof. Dr. KH. Amiruddin, MS., MA., MBA., Ph.D.

Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya membangun spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengingatkan pentingnya mengenalkan dan mempelajari Al-Qur’an sejak usia dini sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.

Selain itu, masyarakat diajak untuk bersikap tegas terhadap kemungkaran dengan tetap mengedepankan cara-cara yang bijak. Sikap tersebut dinilai penting agar upaya menjaga nilai-nilai agama dapat dilakukan tanpa mengabaikan keharmonisan kehidupan sosial.

Pesan lainnya yang disampaikan dalam ceramah adalah pentingnya mempererat silaturahmi antarsesama. Hubungan yang baik di tengah masyarakat dinilai menjadi salah satu fondasi dalam menciptakan kehidupan yang aman, harmonis, dan penuh kebersamaan.

BACA JUGA  Tim Pemkab Asahan Turun Tindaklanjuti Aspirasi Warga Simpang Empat

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Asahan kemudian ditutup dengan doa bersama dan selawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Pemkab Asahan berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW yang disampaikan dalam peringatan tersebut tidak berhenti pada kegiatan keagamaan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat Asahan untuk terus memperkuat keimanan, menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, serta membangun karakter yang berlandaskan akhlak mulia. (MA/09)