Satlantas Polresta Pasuruan Edukasi Pelajar soal Keselamatan

Satlantas Polresta Pasuruan memberikan edukasi tertib berlalu lintas dan keselamatan kepada 88 murid SMP Negeri 4 Pasuruan, Selasa (1/9/2026). (Foto: IST/SP).

PASURUAN, SUDUTPANDANG.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pasuruan memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas kepada kalangan pelajar melalui sosialisasi di SMP Negeri 4 Pasuruan, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia sekolah. Sebanyak 88 peserta yang terdiri atas perwakilan murid dan ketua kelas dari kelas 7, 8, dan 9 serta wali murid mengikuti kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 hingga 12.00 WIB.

Sosialisasi mengangkat tema tertib berlalu lintas dan keselamatan murid. Materi diberikan secara komunikatif agar para pelajar tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga menyadari pentingnya menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Rangkaian tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan dan semangat kebangsaan kepada para peserta.

Setelah itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Negeri 4 Pasuruan menyampaikan sambutan. Pihak sekolah menekankan pentingnya memberikan pembekalan kepada murid mengenai keselamatan berlalu lintas sebagai bagian dari pendidikan karakter.

Menurut pihak sekolah, kebiasaan tertib dan disiplin perlu dibangun sejak dini. Hal tersebut tidak hanya diterapkan dalam lingkungan sekolah, tetapi juga ketika murid beraktivitas di luar sekolah, termasuk saat berada di jalan raya.

BACA JUGA  Panen Kebun Pangan SMP Negeri 4 Pasuruan, Wujudkan Sekolah Sehat dan Berkarakter

Materi utama dalam kegiatan tersebut disampaikan AIPDA Agus Hartantyo, S.Psi., dari Satlantas Polresta Pasuruan. Selama kurang lebih satu jam, para murid mendapatkan penjelasan mengenai berbagai aspek keselamatan berlalu lintas.

Materi yang diberikan mencakup pentingnya menaati peraturan lalu lintas, mengenali dan memahami rambu-rambu, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta membangun perilaku yang aman ketika menjadi pengguna jalan.

AIPDA Agus juga mengingatkan bahwa keselamatan berlalu lintas harus berawal dari kesadaran masing-masing individu. Kepatuhan terhadap aturan tidak semestinya dilakukan hanya karena adanya pengawasan dari petugas kepolisian.

Menurutnya, menaati peraturan lalu lintas merupakan bentuk tanggung jawab untuk melindungi diri sendiri sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya.

Pesan tersebut dinilai relevan bagi para pelajar karena aktivitas sehari-hari mereka tidak terlepas dari lingkungan lalu lintas. Perjalanan menuju sekolah maupun pulang ke rumah menjadi bagian dari rutinitas yang membutuhkan kewaspadaan dan pemahaman mengenai keselamatan jalan.

Melalui edukasi tersebut, para murid diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Kesadaran yang dibangun sejak bangku sekolah juga diharapkan berkembang menjadi kebiasaan positif hingga mereka dewasa.

BACA JUGA  Babinsa Purwosari Gelar Pelatihan Tanggap Darurat Kebakaran 

Selain memberikan pemahaman mengenai aturan, sosialisasi juga menjadi sarana bagi kepolisian untuk berinteraksi langsung dengan pelajar. Kehadiran petugas Satlantas di lingkungan sekolah membuat materi yang disampaikan lebih kontekstual karena berasal dari pihak yang memiliki pengalaman dalam menangani persoalan lalu lintas.

Para peserta mengikuti kegiatan dengan tertib dan antusias. Interaksi selama penyampaian materi membuat sosialisasi tidak berlangsung satu arah. Murid mendapatkan kesempatan untuk memahami berbagai situasi yang berpotensi terjadi ketika berada di jalan.

Pihak sekolah juga mendorong agar edukasi keselamatan berlalu lintas terus menjadi bagian dari pembiasaan di lingkungan pendidikan. Kolaborasi dengan kepolisian dinilai penting untuk memperkuat pesan mengenai kedisiplinan dan keselamatan kepada generasi muda.

Budaya tertib berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Sekolah, keluarga, dan masyarakat memiliki peran dalam membentuk perilaku pelajar agar lebih disiplin dan bertanggung jawab ketika menggunakan jalan.

Karena itu, kegiatan sosialisasi seperti yang dilakukan Satlantas Polresta Pasuruan diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang. Para murid tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga diharapkan mampu menjadi contoh bagi teman sebaya dan lingkungan keluarga.

BACA JUGA  Haru dan Penuh Makna, UPT SMP Negeri 4 Pasuruan Sambut Murid Baru melalui Pra-MPLS Tahun Ajaran 2026/2027

Setelah seluruh materi disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan penutupan dan doa. Sosialisasi berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam kondisi tertib, aman, dan kondusif.

Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polresta Pasuruan bersama SMP Negeri 4 Pasuruan menunjukkan komitmen untuk memperkuat pendidikan keselamatan berlalu lintas bagi pelajar.

Edukasi sejak dini diharapkan dapat menumbuhkan generasi muda yang memahami aturan, memiliki kedisiplinan, serta mampu menempatkan keselamatan sebagai prioritas ketika berada di jalan.

Tertib berlalu lintas pada akhirnya bukan hanya persoalan mematuhi aturan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain. (ACZ/09)