Ngantor di Dinas PUBM SDA, Bupati Sidoarjo Minta Pekerjaan Tak Lagi Tertinggal

Kegiatan pembinaan kepada jajaran Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM SDA) Kabupaten Sidoarjo (Foto Istimewa)

SIDOARJO – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Bupati Sidoarjo H. Subandi turun langsung memberikan pembinaan kepada jajaran Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM SDA) Kabupaten Sidoarjo, Selasa (1/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Subandi menekankan pentingnya kekompakan, koordinasi, serta percepatan penyelesaian berbagai pekerjaan yang masih menjadi pekerjaan rumah di lingkungan PUBM SDA.
Subandi mengatakan, sejumlah catatan pekerjaan pada 2025 harus menjadi bahan evaluasi agar persoalan serupa tidak kembali terjadi. Terlebih, saat ini sudah memasuki triwulan III 2026 sehingga seluruh kegiatan harus dikebut penyelesaiannya.

“Karena banyak PR yang masih harus kita lakukan, kita mengingatkan kembali bahwa kekompakan dan kerja sama ini yang kita dorong. Saya tidak mau dengan banyaknya PR di PUBM SDA masih ada kegiatan-kegiatan yang tertinggal,” tegas Subandi.

BACA JUGA  Kemenhan: Alami Gangguan Mental di Konflik Gaza, 2.800 Tentara Israel Direhabilitasi

Pembinaan tersebut diberikan kepada seluruh jajaran PUBM SDA, mulai dari sekretaris, kepala bagian, kepala bidang hingga pegawai. Pemkab Sidoarjo mendorong agar setiap pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu, tepat sasaran, sekaligus memiliki kualitas yang baik.

Subandi berharap kehadiran jajaran Pemkab Sidoarjo dalam pembinaan tersebut dapat menjadi dorongan bagi Dinas PUBM SDA untuk memperbaiki kinerja dan mempercepat penyelesaian pekerjaan.

“Insyaallah kalau itu nanti dijalankan, saya yakin tidak ada PR yang terlambat. Karena ini sudah triwulan III. Tugas Bupati itu mengingatkan kembali,” ujarnya.

Perkembangan Flyover Gedangan
Selain mengevaluasi pekerjaan di lingkungan PUBM SDA, Subandi juga menyampaikan perkembangan proses pembangunan Flyover Gedangan, khususnya terkait pembebasan lahan.

BACA JUGA  UMKM "Naik Kelas" Kota Bogor Gelar Kompetisi Profil Bisnis

Menurut dia, proses pengukuran lahan masih terus dilakukan. Peta bidang untuk sisi utara dan selatan ditargetkan segera diselesaikan sebelum masuk tahapan appraisal atau penilaian lahan.

“Mulai besok Pak Mahmud, Kepala Dinas PUBM SDA, akan segera melakukan appraisal karena membutuhkan waktu dua minggu,” kata Subandi.

Untuk bidang tanah yang belum dapat diselesaikan, Pemkab Sidoarjo menyiapkan mekanisme konsinyasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Dari sisi anggaran, Pemkab Sidoarjo juga memastikan dana untuk pembebasan lahan telah disiapkan. Pada 2026, anggaran yang tersedia mencapai Rp225 miliar, sementara kebutuhan yang belum terpenuhi akan dialokasikan pada 2027.
“2026 kita ada Rp225 miliar, yang sisanya untuk 2027,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUBM SDA Kabupaten Sidoarjo Mukhammad Makhmud menyatakan seluruh masukan yang disampaikan Bupati akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan tata kelola di lingkungan dinasnya.
Ia berharap pembinaan tersebut dapat mendorong peningkatan kinerja sehingga pelaksanaan program PUBM SDA ke depan berjalan lebih baik.(ACZ)