Pelajar SDIT BMUQ Bekasi Raih Medali Taekwondo Nasional

Dua pelajar SDIT Baitul Marhamah Ummul Quro (BMUQ) Kota Bekasi, Muhamad Fathian Kautsar dan Kireina Zahrotu Delisha, meraih medali emas dan perak pada Jakarta Open Championship 2026 cabang olahraga taekwondo di GOR Ciracas, Jakarta Timur. (Foto: IST/SP).

BEKASI – SUDUTPANDANG.ID – Dua pelajar Sekolah Dasar Islam Terpadu Baitul Marhamah Ummul Quro (SDIT BMUQ) Kota Bekasi menorehkan prestasi membanggakan pada Jakarta Open Championship 2026 tingkat nasional cabang olahraga taekwondo.

Kejuaraan yang diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah di Indonesia tersebut berlangsung pada akhir Agustus 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur. Delegasi SDIT BMUQ berhasil membawa pulang satu medali emas dan satu medali perak melalui dua nomor pertandingan.

Medali emas dipersembahkan Muhamad Fathian Kautsar setelah menjadi juara pertama pada nomor Kyorugi Pracadet Pemula. Sementara medali perak diraih Kireina Zahrotu Delisha yang menempati posisi kedua pada nomor Poomsae Pracadet Pemula.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan siswa di Kota Bekasi tidak hanya diarahkan pada bidang akademik, tetapi juga mencakup pengembangan bakat, minat, karakter, dan prestasi melalui kegiatan olahraga.

Prestasi kedua siswa tersebut sekaligus menunjukkan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh sekolah bersama pelatih dan dukungan yayasan.

Kepala Sekolah SDIT BMUQ, Ustaz Samsuludin, M.A., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian yang diraih kedua siswanya pada ajang taekwondo tingkat nasional tersebut.

Menurut Samsuludin, prestasi Fathian dan Kireina merupakan hasil dari proses pembinaan yang melibatkan berbagai pihak. Dukungan yayasan dan manajemen sekolah, kerja keras siswa, serta pendampingan guru dan pelatih menjadi bagian penting dalam pencapaian tersebut.

BACA JUGA  Ganda Putra Sisakan Dua Wakil

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga. Ini adalah hasil dari bimbingan, dukungan penuh dari yayasan dan manajemen sekolah, serta kerja keras anak-anak dan para guru di SDIT BMUQ,” ujar Samsuludin.

Ia menegaskan, pihak sekolah berkomitmen memberikan ruang yang maksimal bagi siswa untuk mengembangkan potensi yang dimiliki, termasuk di bidang nonakademik.

Menurutnya, setiap siswa memiliki bakat dan kemampuan yang berbeda. Karena itu, sekolah berupaya menyediakan wadah yang dapat membantu siswa mengembangkan potensi tersebut secara positif dan terarah.

Samsuludin berharap prestasi yang diraih pada Jakarta Open Championship 2026 dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan.

Ia juga berharap keberhasilan tersebut dapat membawa nama baik SDIT BMUQ sekaligus Kota Bekasi dalam berbagai kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

Sementara itu, Head Coach Taekwondo SDIT BMUQ, Jody Hanif, mengapresiasi penampilan kedua atlet binaannya. Ia menilai keberhasilan Fathian dan Kireina tidak terlepas dari kedisiplinan dan fokus yang dibangun selama proses latihan.

Jody mengatakan, selain kemampuan teknis, para atlet juga terus ditanamkan nilai respect dan mental bertanding. Hal tersebut menjadi bekal penting ketika mereka harus menghadapi lawan dalam kompetisi.

BACA JUGA  Menpora Erick Thohir Buka IBL 2026

“Kemenangan ini adalah buah dari disiplin, respect, dan fokus yang selalu kami tanamkan sejak latihan. Anak-anak menunjukkan mental juara di arena,” kata Jody.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada manajemen SDIT BMUQ yang telah memberikan ruang bagi siswa untuk berkembang melalui pembinaan olahraga.

Menurut Jody, lingkungan yang positif menjadi salah satu faktor penting dalam membantu atlet usia dini mengembangkan kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri.

Keberhasilan dua pelajar SDIT BMUQ tersebut turut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pendidikan (Disdik).

Plt. Kepala Disdik Kota Bekasi, Chandra Wibowo, menyampaikan ucapan selamat kepada Muhamad Fathian Kautsar dan Kireina Zahrotu Delisha atas prestasi yang diraih di tingkat nasional.

“Atas nama Pemkot Bekasi, kami mengucapkan selamat kepada Ananda Fathian dan Ananda Kireina, serta seluruh keluarga besar SDIT BMUQ,” ujar Chandra.

Ia menilai prestasi tersebut sejalan dengan upaya Kota Bekasi dalam membentuk generasi muda yang unggul, berkarakter, dan memiliki daya saing.

Pemerintah Kota Bekasi, kata Chandra, akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan kegiatan ekstrakurikuler serta pembinaan atlet usia dini di lingkungan sekolah.

BACA JUGA  Dekranasda Kota Bekasi Siap Dongkrak Kesejahteraan Masyarakat

Dukungan tersebut dinilai penting untuk memberikan kesempatan kepada pelajar mengembangkan potensi di bidang olahraga sejak usia dini.

Dengan raihan satu medali emas dan satu medali perak di Jakarta Open Championship 2026, SDIT BMUQ berharap pembinaan taekwondo dapat terus berkembang.

Prestasi tersebut juga menjadi dorongan bagi para atlet muda untuk meningkatkan kualitas latihan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.

Sekolah bersama pelatih dan pemerintah daerah diharapkan dapat terus memperkuat pembinaan agar prestasi serupa dapat kembali ditorehkan pada ajang tingkat nasional maupun internasional.

Bagi Fathian dan Kireina, capaian di Jakarta Open Championship 2026 menjadi pengalaman penting dalam perjalanan mereka sebagai atlet usia dini. Prestasi tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk terus berlatih, menjaga disiplin, dan berani menargetkan kompetisi yang lebih tinggi pada masa mendatang. (UM/09)