JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Industri olahraga semakin membuka peluang karier bagi masyarakat. Hal itu terlihat dari Sport Industry Job Fair and Career Hub dalam rangkaian Indonesia Sport Summit (ISS) 2026 yang menyediakan kebutuhan hingga 945 tenaga kerja dari sembilan perusahaan.
Job Fair ISS 2026 menghadirkan 32 jabatan yang dapat diisi para pencari kerja. Kesempatan tersebut menunjukkan bahwa perkembangan industri olahraga tidak hanya menciptakan peluang bagi atlet, tetapi juga membutuhkan tenaga profesional dari berbagai bidang.
Program Sport Industry Job Fair and Career Hub digelar secara virtual dan tatap muka. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Indonesia Sport Summit yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Melalui kegiatan ini, dunia usaha dipertemukan secara langsung dengan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan. Job Fair juga menjadi sarana bagi perusahaan di sektor olahraga maupun bidang pendukungnya untuk mendapatkan talenta baru sesuai kebutuhan.
Peluang kerja yang tersedia tidak hanya berkaitan dengan profesi yang berhubungan langsung dengan pertandingan atau aktivitas olahraga. Perusahaan peserta membuka kesempatan untuk berbagai posisi yang mendukung keberlangsungan ekosistem industri olahraga.
Kebutuhan tenaga kerja tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari manajemen, pemasaran, penyelenggaraan event, teknologi, kebugaran, hingga profesi profesional lainnya.
Dengan jumlah kebutuhan mencapai 945 tenaga kerja, Sport Industry Job Fair and Career Hub memperlihatkan besarnya potensi industri olahraga dalam menciptakan lapangan pekerjaan. Pertumbuhan sektor olahraga turut mendorong kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang memiliki kompetensi beragam.
Untuk memperluas akses masyarakat, Job Fair ISS 2026 diselenggarakan melalui dua format, yakni virtual job fair dan kegiatan tatap muka.
Virtual Job Fair berlangsung pada 24 Agustus hingga 4 September 2026 melalui platform jobfair.kemnaker.go.id. Melalui format virtual tersebut, pencari kerja dapat mengakses informasi lowongan yang tersedia tanpa harus datang langsung ke lokasi kegiatan.
Sementara itu, pencari kerja juga mendapatkan kesempatan mengikuti walk-in interview dan konseling karier pada 11-13 September 2026. Kegiatan tatap muka tersebut digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Pencari kerja yang ingin mengikuti kegiatan tatap muka harus melakukan registrasi terlebih dahulu melalui situs indonesiasportsummit.com. Registrasi tersebut menjadi syarat untuk memasuki area venue.
Tidak ada biaya yang dikenakan kepada pencari kerja untuk melakukan registrasi maupun mengikuti kegiatan Job Fair ISS 2026.
Kehadiran Sport Industry Job Fair and Career Hub menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat Indonesia Sport Summit. Ajang tersebut tidak hanya menghadirkan diskusi panel dan pameran industri olahraga, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk melihat peluang ekonomi dan karier yang berkembang di sektor olahraga.
Industri olahraga saat ini memiliki ekosistem yang semakin luas. Aktivitas olahraga tidak berhenti pada pertandingan, kompetisi, atau pencapaian prestasi atlet. Di belakangnya terdapat berbagai sektor pendukung yang membutuhkan tenaga kerja dengan keahlian berbeda.
Penyelenggaraan event olahraga, misalnya, membutuhkan sumber daya manusia untuk mengelola operasional, pemasaran, komunikasi, hingga pelayanan peserta. Perkembangan teknologi juga membuka kebutuhan baru terhadap tenaga profesional yang mampu mendukung transformasi digital dalam industri olahraga.
Begitu pula sektor kebugaran yang terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup aktif. Kondisi tersebut menciptakan kebutuhan terhadap berbagai profesi yang menunjang layanan kebugaran dan kesehatan olahraga.
Karena itu, peluang kerja di industri olahraga semakin beragam. Masyarakat tidak harus memiliki latar belakang sebagai atlet untuk dapat masuk ke dalam ekosistem tersebut.
Job Fair ISS 2026 menjadi salah satu gambaran bahwa olahraga dapat berkembang menjadi sektor ekonomi yang menciptakan kesempatan kerja. Dengan kebutuhan 945 tenaga kerja dari sembilan perusahaan dan 32 jabatan, ruang karier yang tersedia cukup luas bagi pencari kerja dengan kompetensi berbeda.
Bagi pencari kerja, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk memahami lebih jauh kebutuhan industri olahraga sekaligus menyesuaikan kompetensi dengan posisi yang ditawarkan.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa olahraga kini tidak lagi sekadar berbicara mengenai pertandingan dan medali. Ketika ekosistem olahraga tumbuh, berbagai aktivitas ekonomi ikut bergerak dan menciptakan kebutuhan terhadap tenaga kerja.
Melalui Sport Industry Job Fair and Career Hub, Indonesia Sport Summit 2026 turut mempertemukan potensi sumber daya manusia dengan kebutuhan industri.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja sekaligus memperkuat ekosistem industri olahraga nasional. (09/AGF).











