JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Kuasa hukum Audi Marissa, Ryan Iswara, membantah anggapan bahwa kliennya ingin hidup bebas setelah sepakat berpisah dengan suaminya, Anthony Xie. Meski hak asuh anak nantinya berada di tangan Anthony, Audi disebut tetap akan menjalankan perannya sebagai seorang ibu.
Ryan menjelaskan, Audi dan Anthony telah menyepakati pola co-parenting dalam mengasuh anak semata wayang mereka. Dengan kesepakatan tersebut, keduanya tetap akan bersama-sama menjalankan tanggung jawab sebagai orang tua meski rumah tangga mereka berakhir.
Menurut Ryan, Audi tetap memiliki kebebasan untuk bertemu dan berkumpul dengan anaknya. Ia juga memastikan Audi tidak akan melepaskan tanggung jawabnya dalam kehidupan sehari-hari sang anak.
“Kalau itu (ingin bebas) kayaknya enggak. Karena dia yang akan tetap mengantar anaknya sekolah, dia tetap ngasih makan anaknya, bertanggung jawab sama anaknya. Dia ingin menjadi ibu yang baik dan meskipun hak asuh di tangan Anthony, Audi sebagai ibu memiliki kebebasan untuk bertemu dan berkumpul dengan anaknya karena itu sudah kesepakatan mereka,” ucap kuasa hukum Audi Marissa, Ryan Iswara dikutip dari channel Reyben Entertainment, Kamis (10/9/2026).
Ryan menegaskan, hak asuh anak yang berada di tangan Anthony Xie tidak berarti Audi Marissa menyerahkan seluruh tanggung jawab pengasuhan kepada sang suami.
Keduanya justru telah membicarakan pola pengasuhan yang akan diterapkan setelah berpisah. Audi dan Anthony sepakat tetap bekerja sama dalam membesarkan anak mereka.
“Yang jelas keduanya sudah sepakat co-parenting untuk anaknya karena keduanya sama-sama saling menyayangi dan semua dilakukan demi yang terbaik buat anak,” lanjutnya.
Kesepakatan tersebut menunjukkan bahwa meski hubungan sebagai pasangan suami istri berakhir, Audi dan Anthony tetap berupaya menjaga hubungan sebagai orang tua.
Lebih lanjut, Ryan mengungkapkan keputusan Audi Marissa dan Anthony Xie untuk bercerai bukan keputusan yang diambil secara mendadak.
Sebelum mengambil langkah perceraian, keduanya telah berupaya menyelesaikan persoalan rumah tangga secara damai. Bahkan, keluarga turut dilibatkan dalam proses tersebut.
Upaya untuk mempertahankan rumah tangga itu disebut telah berlangsung sepanjang 2025. Namun, berbagai usaha yang dilakukan pada akhirnya tidak menemukan jalan keluar.
“Sebelum akhirnya mengambil langkah ini, keduanya berupaya berdamai dan sudah membicarakan permasalahan ini dengan mediasinya keluarga dan itu telah dilakukan mereka sepanjang 2025 lalu, tetapi akhirnya mereka menyerah dan sepakat ambil keputusan ini (cerai),” jelasnya.
Menurut Ryan, persoalan utama yang membuat Audi dan Anthony akhirnya sepakat berpisah adalah perbedaan visi dan misi dalam menjalani rumah tangga.
“Intinya mereka sudah tidak sejalan visi dan misinya untuk terus melanjutkan rumah tangganya,” tutupnya.
Sementara itu, proses perceraian Audi Marissa dan Anthony Xie masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sidang selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 22 September 2026, dengan agenda mediasi. Dalam agenda tersebut, Audi Marissa dan Anthony Xie dijadwalkan wajib hadir secara langsung.(04)











