JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mendapat paparan menarik saat mengunjungi booth TikTok dalam Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Sabtu (12/9/2026).
Erick dibuat terkejut setelah TikTok mengungkap data mengenai tingginya ketertarikan pengguna terhadap konten olahraga. Dari seluruh pengguna TikTok secara global, sebanyak 89 persen disebut memiliki ketertarikan terhadap olahraga.
Data tersebut disampaikan langsung kepada Erick saat dirinya melihat berbagai informasi mengenai perkembangan konten olahraga di platform digital tersebut.
“Ternyata dari seluruh dunia yang pakai TikTok, delapan puluh sembilan persen pengguna tertarik sama olahraga,” kata pembawa acara saat memaparkan data TikTok kepada Erick.
Mendengar angka tersebut, Erick langsung memberikan respons positif. Ia menilai tingginya minat pengguna TikTok terhadap olahraga menunjukkan besarnya potensi ekosistem digital dalam mendukung perkembangan industri olahraga.
“Delapan puluh sembilan persen pengguna TikTok suka olahraga. Luar biasa,” ujar Erick.
Menurut Erick, perkembangan teknologi digital telah membuat olahraga memiliki ruang yang semakin luas untuk menjangkau masyarakat. Olahraga tidak lagi hanya dinikmati melalui pertandingan secara langsung atau pemberitaan media konvensional, tetapi juga melalui berbagai konten digital.
Kondisi tersebut membuka peluang bagi federasi, klub, atlet, komunitas, hingga penyelenggara kompetisi untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan penggemar.
TikTok juga memaparkan bahwa sekitar 60 juta pengguna secara global aktif mempublikasikan konten olahraga. Artinya, olahraga tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas kreatif pengguna.
Berbagai konten mengenai pertandingan, atlet, latihan, komunitas, hingga aktivitas olahraga sehari-hari dapat dikemas dan disebarluaskan melalui platform digital.
Selain itu, TikTok menyebut sekitar 60 persen penggemar olahraga menonton konten olahraga di platform tersebut setidaknya satu kali dalam sehari.
Data tersebut semakin memperlihatkan besarnya potensi media sosial sebagai sarana komunikasi dan promosi olahraga.
Bagi Erick, perkembangan tersebut menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan olahraga Indonesia. Terlebih, Indonesia memiliki basis penggemar yang besar untuk berbagai cabang olahraga.
Dalam kesempatan tersebut, Erick juga diajak menebak cabang olahraga yang memiliki tingkat jangkauan tertinggi di TikTok Indonesia.
Berdasarkan data TikTok Indonesia, sepak bola berada di posisi pertama. Setelah sepak bola, terdapat bola voli, lari, futsal, dan bulu tangkis.
Posisi sepak bola sebagai olahraga dengan jangkauan tertinggi tidak terlepas dari besarnya basis penggemar sepak bola di Indonesia. Konten mengenai pertandingan, pemain, klub, dan Timnas Indonesia menjadi bagian dari aktivitas digital masyarakat.
TikTok juga memaparkan sejumlah intellectual property (IP) olahraga yang memiliki tingkat keterikatan tinggi di Indonesia.
Tim Nasional Sepak Bola Indonesia menempati posisi teratas. Berikutnya terdapat Persib Bandung, kompetisi bola basket antarsekolah Developmental Basketball League (DBL), dan Persija Jakarta.
Data tersebut menunjukkan bahwa keterikatan masyarakat terhadap olahraga juga berkembang melalui komunitas dan identitas masing-masing IP olahraga.
Bagi pemerintah dan pelaku industri olahraga, kondisi itu menjadi peluang untuk mengembangkan strategi komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Platform digital dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan atlet, kompetisi, cabang olahraga, maupun berbagai program olahraga kepada kelompok masyarakat yang lebih luas.
Hal tersebut juga sejalan dengan perkembangan industri olahraga yang tidak lagi hanya berbicara mengenai pertandingan dan prestasi. Ekosistem olahraga kini mencakup media, teknologi, pemasaran, komunitas, hiburan, hingga ekonomi kreatif.
Kunjungan Erick ke booth TikTok menjadi salah satu agenda dalam rangkaian ISS 2026. Dalam kegiatan tersebut, Menpora melihat langsung berbagai perkembangan teknologi digital dan kaitannya dengan industri olahraga.
ISS 2026 sendiri menjadi ruang pertemuan berbagai pemangku kepentingan olahraga, mulai dari pemerintah, federasi olahraga, atlet, pelaku industri, hingga perusahaan teknologi.
Erick kemudian melanjutkan kunjungannya ke area pameran lainnya. Sebelum meninggalkan booth TikTok, ia menyempatkan diri berfoto bersama di fasilitas photo booth yang tersedia.
Paparan TikTok tersebut memberikan gambaran mengenai besarnya potensi olahraga di ruang digital.
Dengan 89 persen pengguna global disebut tertarik terhadap konten olahraga, Erick melihat adanya peluang besar untuk memperkuat hubungan antara olahraga, teknologi, dan masyarakat.
Bagi Indonesia, tingginya minat tersebut dapat menjadi modal untuk memperluas promosi olahraga sekaligus mendorong pertumbuhan industri olahraga berbasis digital. (09/AGF).











