Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dipamerkan di Bandung

Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dipamerkan di Bandung
Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memperkenalkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 di Paris Van Java Mall, Bandung, Kamis (24/9/2026). (Foto: AGF/SP).

BANDUNG, SUDUTPANDANG.ID – Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memperkenalkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 kepada masyarakat di Paris Van Java Mall, Kota Bandung, Kamis (24/9/2026).

Trophy reveal tersebut menjadi bagian dari rangkaian sosialisasi FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Indonesia. Pameran trofi di Paris Van Java berlangsung selama tiga hari, 24-26 September 2026.

Turnamen perdana FIFA ASEAN Cup mempertemukan 14 tim, terdiri atas 11 negara anggota ASEAN dan tiga tim tamu. Kompetisi berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026 dengan Indonesia dan Hong Kong sebagai tuan rumah. Pertandingan di Indonesia digelar di Jakarta dan Bandung.

Erick mengatakan Bandung kembali mendapatkan kepercayaan menjadi lokasi penyelenggaraan event sepak bola internasional FIFA. Sebelumnya, Jawa Barat menjadi salah satu daerah yang terlibat dalam penyelenggaraan Piala Dunia U-17 FIFA 2023.

“Alhamdulillah Bandung, Jawa Barat, untuk kedua kalinya mendapat event besar dari FIFA. Sebelumnya waktu itu Kejuaraan Dunia U-17, sekarang FIFA ASEAN Cup edisi pertama juga di Bandung,” ujar Erick.

Menurut Erick, kehadiran FIFA ASEAN Cup 2026 di Bandung bukan hanya berkaitan dengan pertandingan sepak bola. Turnamen tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas dampak olahraga kepada masyarakat dan menggerakkan aktivitas ekonomi daerah.

BACA JUGA  Sebanyak 27 Pemain Untuk Laga FIFA Match Day di Bali

Dorong Ekonomi Lewat Sepak Bola

Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dipamerkan di Bandung
Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memperkenalkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 di Paris Van Java Mall, Bandung, Kamis (24/9/2026). (Foto: IST/SP).

Erick menyebut penyelenggaraan pertandingan dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan event olahraga.

“Kita mencoba memutar ekonomi melalui sepak bola, ada yang jual baju, ada yang jual makanan, dan juga ada festivalnya,” kata Erick.

Ia mengajak masyarakat Jawa Barat, khususnya warga Bandung dan sekitarnya, untuk ikut menyemarakkan FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menyaksikan pertandingan secara langsung.

Menurut Erick, antusiasme penonton diperlukan agar event internasional tersebut tidak hanya berlangsung di dalam stadion, tetapi juga memberikan dampak kepada lingkungan sekitar.

PSSI juga menyiapkan hadiah bagi penonton yang hadir di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Hadiah tersebut diberikan melalui mekanisme berdasarkan tiket penonton saat jeda pertandingan.

“Di setiap pertandingan panitia akan memberikan hadiah untuk penonton-penonton yang nanti dilihat dari tiketnya pada jeda waktu pertandingan. Ada dua motor listrik dan empat sepeda listrik,” jelas Erick.

Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan minat masyarakat menyaksikan pertandingan FIFA ASEAN Cup secara langsung.

Jadi Ajang Pembinaan

Erick juga melihat FIFA ASEAN Cup sebagai kesempatan bagi generasi muda untuk mendapatkan pengalaman menyaksikan pertandingan sepak bola internasional secara langsung.

Menurut dia, kualitas tim yang tampil dapat menjadi bahan pembelajaran bagi pemain muda, termasuk anak-anak yang mengikuti sekolah sepak bola.

BACA JUGA  Erick Thohir Tegas: Saya Bukan Pelapor Malaysia ke FIFA

“Turnamen ini merupakan pembelajaran, terutama untuk anak-anak, sekolah sepak bola, untuk melihat langsung. Karena tim-tim yang bermain kelasnya bagus-bagus semua,” terang Erick.

FIFA sendiri menyebut turnamen perdana ini melibatkan seluruh 11 anggota ASEAN serta tiga tim tamu. Kompetisi dibagi ke dalam dua divisi dan berlangsung dalam kalender FIFA September-Oktober.

Bagi Indonesia, penyelenggaraan turnamen tersebut juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kesiapan infrastruktur dan kemampuan menjadi tuan rumah pertandingan internasional.

Erick mengatakan Bandung memiliki fasilitas olahraga yang telah dibangun dengan standar internasional. Karena itu, fasilitas tersebut perlu dimanfaatkan melalui penyelenggaraan berbagai event olahraga.

“Nah Bandung ini sudah punya fasilitas kelas internasional, kalau tidak diisi kegiatannya jadi mubazir. Makanya setelah dahulu Kejuaraan Dunia U-17, sekarang event FIFA kembali lagi kita bawa ke sini lagi,” tegasnya.

Ia menilai dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam penyelenggaraan event olahraga berskala internasional.

Dedi Apresiasi Kepercayaan PSSI

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi keputusan PSSI menjadikan Jawa Barat sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026.

Menurut Dedi, event olahraga internasional seperti ini dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat, terutama melalui aktivitas perdagangan dan penjualan tiket.

“Untuk itu saya ucapkan terima kasih, mudah-mudahan PSSI terus berkibar dan olahraga di Indonesia khususnya sepak bola terus meningkat prestasinya,” ujar Dedi.

BACA JUGA  MOPK SMA Angkasa, Danlanud Husein Sastranegara: Bangun Kekompakan Sejak Dini

Dedi juga menilai penyelenggaraan pertandingan dapat menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk mendapatkan manfaat dari meningkatnya aktivitas masyarakat selama turnamen berlangsung.

FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia menjadi bagian dari rangkaian kompetisi perdana yang mempertemukan tim-tim kawasan Asia Tenggara dan sejumlah negara tamu. Pertandingan di Indonesia berlangsung di Jakarta dan Bandung, sementara Hong Kong menjadi tuan rumah untuk divisi lainnya.

Dengan diperkenalkannya trofi kepada masyarakat, PSSI berharap antusiasme publik terhadap FIFA ASEAN Cup semakin meningkat. Pameran trofi di Paris Van Java menjadi salah satu rangkaian kegiatan untuk mendekatkan turnamen kepada masyarakat sebelum pertandingan berlangsung.

Bagi Bandung, kehadiran FIFA ASEAN Cup menjadi kesempatan untuk kembali menjadi bagian dari penyelenggaraan event sepak bola internasional setelah sebelumnya terlibat dalam Piala Dunia U-17 FIFA 2023.(09/AGF)