Indoor Skydiving Indonesia Raih 1 Emas dan 2 Perak

Indoor Skydiving Indonesia Raih 1 Emas dan 2 Perak
Tim Indoor Skydiving Indonesia meraih satu medali emas dan dua perak pada 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026 di Wind Tunnel Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat. (Foto: IST/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Tim Indoor Skydiving Indonesia meraih satu medali emas dan dua medali perak dalam ajang 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026 yang berlangsung di Wind Tunnel Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin (28/9/2026).

Capaian tersebut menjadi catatan positif bagi olahraga dirgantara Indonesia di tingkat Asia. Kejuaraan yang diselenggarakan Federasi Aeronautique Internationale (FAI) tersebut menjadi salah satu ajang penting bagi atlet indoor skydiving untuk mengukur kemampuan di level internasional.

Medali emas Indonesia diraih pada kategori 4 Way Formation Skydiving Open. Tim yang tampil pada nomor tersebut terdiri atas Briptu Ichiko Wuryantoro Putro, Briptu Muhamad Fadhly Nugroho, Bripda Ridwansyah, Bharatu Imam Ramdhan, dan Bharada Muhammad Apriliansyah.

Sementara itu, dua medali perak diraih Indonesia melalui kategori 4 Way Formation Skydiving Female dan 4 Way Vertical Formation Skydiving.

Medali perak kategori 4 Way Formation Skydiving Female dipersembahkan oleh Brigpol Nur Fauziah Anwari Puteri, Bripda Regina Valeria Sanam, Bripda Imelya Cahya Pramdita, Sertu Tismaenah, dan Sertu Ayu Fitria Handriani.

Adapun medali perak kategori 4 Way Vertical Formation Skydiving diraih Briptu Wildan Aditya Nugraha Mukti, Bharatu Husain, Bharatu Kms Aldi, Bharatu David Redonsen, dan Bharada Saidul Mahdi Firja.

Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada para atlet sekaligus memberikan penghargaan kepada Pengurus Besar Federasi Aero Sport Indonesia (PB FASI) yang telah mendukung pembinaan atlet hingga mampu berprestasi di level internasional.

BACA JUGA  Jojo Melaju ke Perempatfinal, 'The Daddies' Terhenti

“Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya memberikan ucapan selamat serta apresiasi kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi membanggakan dalam ajang 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026,” ujar Marciano.

Menurut Marciano, keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi atlet olahraga dirgantara lainnya. Ia juga menilai prestasi atlet merupakan bagian dari proses pembinaan yang perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Selain prestasi atlet, Marciano turut menyoroti peran Indonesia sebagai tuan rumah. Menurutnya, menjadi penyelenggara kejuaraan internasional membutuhkan proses panjang sehingga pengalaman tersebut perlu dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan kompetisi berikutnya.

“Menjadi tuan rumah dalam kejuaraan internasional merupakan sebuah kebanggaan, mengingat prosesnya cukup panjang dan tidak mudah,” katanya.

Ia berharap PB FASI terus melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan kompetisi sehingga Indonesia memiliki pengalaman dan kesiapan untuk kembali menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan internasional pada masa mendatang.

Indonesia sebelumnya juga pernah menjadi tuan rumah kejuaraan FAI pada 1991 dan 1996. Setelah beberapa dekade, Indonesia kembali dipercaya menyelenggarakan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026.

BACA JUGA  Gubernur Jateng Bangga dengan PON Bela Diri 2025 di Kudus

Capaian tahun ini juga menunjukkan perkembangan dibandingkan penampilan Indonesia pada 1st FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2024 di Makau, China. Saat itu, Indonesia membawa pulang satu medali perak dan satu medali perunggu.

Selain kejuaraan FAI, pada waktu yang bersamaan juga digelar International Open Indoor Skydiving Kapolri Cup II 2026. Kompetisi tersebut diikuti 382 peserta yang terbagi dalam 156 tim.

Pada kelas nasional, tim dari unsur Polri mendominasi perolehan medali dengan empat emas, lima perak, dan lima perunggu.

Sementara pada kelas International Open, tim yang tercatat berasal dari unsur Polri kembali meraih tiga medali emas dan satu medali perak.

Rangkaian kompetisi tersebut memberikan ruang bagi atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus menguji kemampuan dalam berbagai level persaingan. Kapolri Cup II menjadi wadah kompetisi dan pembinaan di dalam negeri, sedangkan kejuaraan FAI menjadi arena bagi atlet Indonesia untuk bersaing dengan peserta dari negara lain.

Keberhasilan atlet Indonesia meraih satu emas dan dua perak pada 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026 menjadi bagian dari perkembangan olahraga Aero Sport nasional.

Capaian tersebut juga memberikan tambahan pengalaman bagi atlet dan menjadi bahan evaluasi bagi PB FASI dalam melanjutkan pembinaan. Dengan kompetisi yang berkelanjutan, pengembangan kualitas atlet, pelatih, serta tenaga pendukung diharapkan dapat terus dilakukan.

BACA JUGA  Krisna Bayu Calon Tunggal Ketum Persambi 2026-2030

Prestasi di Cikeas sekaligus memperlihatkan bahwa olahraga indoor skydiving Indonesia memiliki potensi untuk terus berkembang di tingkat Asia.

Hasil tersebut menjadi modal bagi atlet dan federasi untuk menghadapi kompetisi internasional berikutnya sekaligus menjaga kesinambungan pembinaan prestasi olahraga dirgantara Indonesia.

Hasil Perolehan Medali 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026

Juara 1 Medali Emas, Kategori 4 Way Formation Skydiving Open :

Briptu Ichiko Wuryantoro Putro
Briptu Muhamad Fadhly Nugroho
Bripda Ridwansyah
Bharatu Imam Ramdhan
Bharada Muhammad Apriliansyah

Juara 2 Medali Perak, Kategori 4 Way Formation Skysiving Female :

Brigpol Nur Fauziah Anwari Puteri
Bripda Regina Valeria Sanam
Bripda Imelya Cahya Pramdita
Sertu Tismaenah
Sertu Ayu Fitria Handriani

Juara 2 Medali Perak, Kategori 4 Way Vertical Formation Skydiving :

Briptu Wildan Aditya Nugraha Mukti
Bharatu Husain
Bharatu Kms Aldi
Bharatu David Redonsen
Bharada Saidul Mahdi Firja.(09)