TANJUNGPINANG, SUDUTPANDANG.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sekretariat Nasional Jaringan Organisasi Komunitas Warga Indonesia Pendukung Jokowi (Seknas – Jokowi), menyerahkan mandat kepada Said Ahmad Syukri untuk menahkodai Dewan Pimpinan Daerah Seknas – Jokowi Kota Tanjungpinang, (1/2).
Penyerahan mandat ini berupa Surat Keputusan (SK) yang diserahkan Ketua DPW Seknas – Jokowi Provinsi Kepulauan Riau, Iswaniah, didampingi Wahidin selaku Bendahara DPW kepada Said Ahmad Syukri di Tugu Proklamasi, Kota Tanjungpinang.
Said Ahmad Syukri dalam memimpin DPD Seknas – Tanjungpinang dibantu oleh Sholikin sebagai sekretaris dan Riswandi sebagai Bendahara.
Atas amanah yang diberikan kepadanya, kepada media Said Ahmad Syukri kepada awak media mengungkapkan rasa syukur.
“ Kami bersyukur diberi amanah ini oleh DPW untuk membantu pergerakan Seknas – Jokowi menahkodai DPD Seknas – Jokowi Kota Tanjungpinang. Tentu kedepan kami akan bergerak cepat merampungkan seluruh kepengurusan dan membantu Presiden Jokowi menyukseskan visi – misinya di Kota Tanjungpinang. Penting juga kami akan mengawal Nawacita Presiden Joko Widodo salah satunya yaitu menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya. Untuk itu kami mendukung Pemerintahan yang bersih di Kota Tanjungpinang,” tegas Pria yang akrab disapa SAS Joni tersebut.
Dipilihnya tugu proklamasi saat penyerahan mandat ini dikarenakan supaya membangkitkan semangat perjuangan rakyat Indonesia.
“Saya yakin beliau (Ketua DPD Seknas – Jokowi Kota Tanjungpinang) dan jajarannya akan mampu sukseskan program – program Seknas kedepannya. Dipilihnya Tugu Proklamasi sebagai tempat penyerahan mandat ini dikarenakan supaya membangkitkan semangat perjuangan rakyat Indonesia,” tuturnya.
Disinggung terkait apakah dengan gerakan Seknas – Jokowi yang massif ini merupakan langkah mendukung presiden Jokowi lanjut ke periode ketiga.
Iswaniah mengatakan menyerahkan sepenuhnya kepada proses politik yang sedang berjalan dan menunggu arahan Dewan Pengurus Nasional. (red)

