Aktivitas Bongkar Muat Truk Picu Kemacetan Parah di Jalan Cakung-Cilincing

Avatar photo
Aktivitas Bongkar Muat Truk Picu Kemacetan Parah di Jalan Cakung-Cilincing
Kemacetan di Jalan Raya Bekasi hingga Jalan Raya Cakung-Cilincing. (Foto: istimewa)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Aktivitas bongkar muat truk di sejumlah depo kawasan Cakung, Jakarta Timur, diduga menjadi penyebab kemacetan panjang yang terjadi di Jalan Raya Bekasi hingga Jalan Raya Cakung-Cilincing sejak Senin (20/7/2026) malam.

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Timur Kompol Harnas Prihandito mengatakan, keluar-masuknya truk ke area depo menyebabkan kapasitas jalan berkurang sehingga arus lalu lintas tersendat, terutama pada jam-jam sibuk.

“Betul, jadi penyebab kemacetan panjang itu akibat truk-truk bongkar muat di beberapa depo di Cakung,” kata Harnas saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Menurut Harnas, perlambatan arus lalu lintas terjadi karena Jalan Raya Bekasi dan Jalan Raya Cakung-Cilincing merupakan jalur utama yang dilalui kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan logistik menuju kawasan industri dan Pelabuhan Tanjung Priok.

BACA JUGA  Ketum PWI Pusat Setujui Pengumuman Pemenang Adinegoro Tanggal 4 Februari 2024

Untuk mengurai kepadatan, Satlantas Polres Metro Jakarta Timur telah menempatkan personel di sejumlah titik sejak pagi. Petugas melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus membantu memperlancar pergerakan truk yang mengantre di area bongkar muat.

“Anggota kami dari pagi sudah di lapangan untuk membantu menguraikan truk-truk bongkar muat tersebut,” ujarnya.

Selain melakukan pengaturan arus kendaraan, kepolisian juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan situasi di lapangan.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana Perhubungan Kecamatan Cakung, Raden, mengatakan, antrean kendaraan dipicu tingginya aktivitas bongkar muat di depo yang melayani distribusi logistik dari Pelabuhan Tanjung Priok.

Menurut dia, kapasitas sejumlah depo tidak lagi mampu menampung kendaraan yang datang sehingga antrean truk meluas hingga ke badan jalan.

BACA JUGA  KSAD Cek Kesiapan Yonif Mekanis 203/AK Satgas Pamrahwan Papua

“Karena ini kenapa macet, sudah overload di dalam. Masih saja mengantre. Overload di dalam depo-depo, kapasitasnya sudah tidak muat,” kata Raden.

Kemacetan terpantau mengular sejak pagi di sejumlah titik, termasuk simpang lampu lalu lintas Kolong Cakung, baik menuju Cilincing maupun arah Harapan Indah, Bekasi.

Di sisi lain, seorang sopir truk, Suprapto, mengaku telah mengantre sejak pukul 00.00 WIB di sekitar Gerbang Tol Cakung. Namun hingga pagi hari, antrean kendaraan nyaris tidak bergerak.

“Terus sampai sekarang tidak ada pergerakan. Di depo pelayanannya makin banyak, jadi mobil antre,” kata Suprapto.(red)