BMKG Pastikan Cahaya Misterius di Langit Malang Bukan Rudal

BMKG Pastikan Cahaya Misterius di Langit Malang Bukan Rudal
Penampakan cahaya misterius di Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Tangkapan layar video)

MALANG-JATIM, SUDUTPANDANG.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan fenomena benda bercahaya yang sempat menggegerkan warga Kabupaten Malang, Jawa Timur, bukan rudal, melainkan sampah antariksa yang terbakar saat memasuki atmosfer bumi.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang, Ricko Kardoso, mengatakan, hasil analisis awal menunjukkan objek tersebut merupakan bagian roket atau space debris yang mengalami proses re-entry.

“Bukan rudal. Analisis awal menunjukkan objek tersebut kemungkinan besar adalah sampah antariksa atau tahap roket yang terbakar saat memasuki atmosfer bumi,” ujar Ricko, dalam keterangannya, Minggu (13/4/2026).

Ia menjelaskan, cahaya terang yang terlihat di langit tersebut merupakan fenomena yang dikenal sebagai space jellyfish, yakni efek pantulan sinar matahari pada gas buang roket di ketinggian.

BACA JUGA  Barcelona Resmi Pecat Xavi Hernandes

Fenomena tersebut membuat objek tampak memiliki ekor panjang menyerupai ubur-ubur, terutama ketika terjadi di saat langit mulai gelap.

Menurut Ricko, fenomena serupa juga pernah terlihat di sejumlah wilayah Indonesia, seperti Lampung pada 4 April 2026 dan Natuna pada 9 April 2026.

Ia menambahkan, kejadian tersebut kerap terjadi di wilayah khatulistiwa karena menjadi jalur lintasan orbit satelit dan sampah antariksa yang memasuki atmosfer bumi.

Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat tidak perlu panik atau khawatir terhadap kemunculan fenomena tersebut.

Penampakan benda bercahaya itu sebelumnya viral di media sosial setelah direkam warga menggunakan telepon seluler pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 18.46 WIB.

Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang.

BACA JUGA  3 Korban Kecelakaan Pesawat TNI-AU Dimakamkan di Malang, 1 di Madiun

Dalam video yang beredar, objek terlihat bergerak cepat secara horizontal dengan cahaya terang dan ekor memanjang, sehingga sempat diduga sebagai rudal oleh warga.(ACZ/01)